Cari disini...
Seputar Kaltim
Personel Ditpolairud Polda Kaltim siaga di kawasan banjir Kilometer 18 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, Selasa (2/1/2024). (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Meski masih dalam suasana tahun baru, warga kawasan RT 17 Gang Mandor Kilometer 18, Balikpapan Utara (Balut) sudah harus menghadapi musibah. Hujan yang mengguyur sejak Selasa (2/1/2024) dini hari, menyebabkan banjir yang merendam kawasan permukiman tersebut.
Dari pantauan di lokasi, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa dan merendam akses jalan keluar masuk dari jalan raya menuju Gang Mandor.
Bersyukur, jajaran Ditpolairud Polda Kaltim menyediakan personelnya untuk turun langsung memberikan pertolongan dan membantu evakuasi beberapa warga yang membutuhkan pertolongan.
"Setelah mendapat informasi, kami langsung mendatangi TKP banjir. Tugas kami yaitu monitoring sambil membantu warga yang memang membutuhkan pertolongan," ucap personel Ditpolairud Polda Kaltim Bripka Taufik Ismail, kepada Seputar Fakta, saat berada di lokasi, Selasa (2/1/2024) siang.
Tak hanya itu, Taufik menyebut, ia bersama personel lain akan bersiaga di lokasi banjir sambil memonitor situasi jika diperlukan bantuan lebih. Bahkan, ia mengaku selalu berkoordinasi dengan jajaran terkait agar dapat memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak.
"Dengan kehadiran itu nanti kami bisa memberikan informasi ke direktorat kalau diperlukan bantuan perahu karet, pasti kami telepon di kantor untuk didatangkan ke sini," beber Taufik.
Sejauh ini, beberapa warga yang ingin bepergian serta anak-anak yang bersekolah telah dievakuasi oleh jajaran Ditpolairud Polda Kaltim.
"Alhamdulillah sejauh ini masyarakat masih bisa mengendalikan diri, dalam arti mereka masih mampu menghadapi bencana seperti ini, karena lokasi ini memang sering terjadi di daerah Kilometer 18 ketika hujan deras," jelasnya.
Sementara situasi di lokasi saat ini masih terpantau genangan air perlahan mulai surut, khususnya di Gang selamat dan Gang Mandor Kilometer 18 Balikpapan Utara.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Personel Ditpolairud Polda Kaltim siaga di kawasan banjir Kilometer 18 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, Selasa (2/1/2024). (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Meski masih dalam suasana tahun baru, warga kawasan RT 17 Gang Mandor Kilometer 18, Balikpapan Utara (Balut) sudah harus menghadapi musibah. Hujan yang mengguyur sejak Selasa (2/1/2024) dini hari, menyebabkan banjir yang merendam kawasan permukiman tersebut.
Dari pantauan di lokasi, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa dan merendam akses jalan keluar masuk dari jalan raya menuju Gang Mandor.
Bersyukur, jajaran Ditpolairud Polda Kaltim menyediakan personelnya untuk turun langsung memberikan pertolongan dan membantu evakuasi beberapa warga yang membutuhkan pertolongan.
"Setelah mendapat informasi, kami langsung mendatangi TKP banjir. Tugas kami yaitu monitoring sambil membantu warga yang memang membutuhkan pertolongan," ucap personel Ditpolairud Polda Kaltim Bripka Taufik Ismail, kepada Seputar Fakta, saat berada di lokasi, Selasa (2/1/2024) siang.
Tak hanya itu, Taufik menyebut, ia bersama personel lain akan bersiaga di lokasi banjir sambil memonitor situasi jika diperlukan bantuan lebih. Bahkan, ia mengaku selalu berkoordinasi dengan jajaran terkait agar dapat memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak.
"Dengan kehadiran itu nanti kami bisa memberikan informasi ke direktorat kalau diperlukan bantuan perahu karet, pasti kami telepon di kantor untuk didatangkan ke sini," beber Taufik.
Sejauh ini, beberapa warga yang ingin bepergian serta anak-anak yang bersekolah telah dievakuasi oleh jajaran Ditpolairud Polda Kaltim.
"Alhamdulillah sejauh ini masyarakat masih bisa mengendalikan diri, dalam arti mereka masih mampu menghadapi bencana seperti ini, karena lokasi ini memang sering terjadi di daerah Kilometer 18 ketika hujan deras," jelasnya.
Sementara situasi di lokasi saat ini masih terpantau genangan air perlahan mulai surut, khususnya di Gang selamat dan Gang Mandor Kilometer 18 Balikpapan Utara.
(Sf/Rs)