Cari disini...
Seputarfakta.com - Sahrul -
Seputar Kaltim
Desa Mendik Makmur saat menyelenggarakan kegiatan (dok. Desa Mendik Makmur/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Desa Mendik Makmur, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser meraih juara I lomba desa tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mewakili Kabupaten Paser.
Sebelumnya, Desa Mendik Makmur mampu mengungguli seluruh desa se-Kabupaten Paser, sehingga terpilih mengikuti Lomba Desa tingkat Provinsi Kaltim.
Keberhasilan Desa Mendik Makmur meraih juara I tingkat provinsi membuatnya mewakili Kaltim mengikuti lomba desa tingkat nasional.
“Ini kami lagi persiapan untuk mengikuti lomba tingkat nasional mewakili Kaltim,” kata Kepala Desa (Kades) Mendik Makmur, Kris Setio Adi, Senin (24/6/2024).
Kriteria lomba, kata dia, lebih pada kemampan pengelolaan belanja desa untuk kesejahteraan masyarakat yang terdiri dari berbagai kategori, seperti di bidang pendidikan dan kesehatan. “Jadi dilihat bagamana desa mengelola anggaran dengan baik, dimulai dari perencanaan,” jelas Kris.
Beberapa inovasi Desa Mendik Makmur telah dipaparkan di perlombaan, yakni pemerintah desa (pemdes) membantu petani karet yang lahannya kurang produktif untuk diberikan solusi dengan mengelola tanaman holtikultura.
Pemdes Mendik Makmur turut membantu warga dengan memberikan alat mesin pertanian (alsintan), pupuk, bibit dan obat-obatan holtikultura.
“Jadi selama warga merawat lahan karetnya sebelum menginjak usia produktif, mereka bisa mengelola tanaman holtikultura,” tuturnya.
Bidang pendidikan, Pemdes Mandik Makmur memberikan beasiswa bagi warga yang kurang mampu agar dapat menyelesaikan pendidikannya hingga meraih gelar sarjana. “Tak hanya beasiswa, siswa yang berprestasi akan diberikan reward sebagai apresiasi,” jelasnya.
Prestasi-prestasi yang diraih itu, kata dia, yang menjadi nilai penting adalah menjaga kerukunan di lingkungan desa, tak hanya antar pemdes dan lembaga, tapi juga masyarakatnya.
“Dengan prestasi yang kami raih, saya menginginkan dari apa yang menjadi karakterisitik desa bisa terus berjalan dengan baik,” pungkasnya.
(Sf/By)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Sahrul -
Seputar Kaltim

Desa Mendik Makmur saat menyelenggarakan kegiatan (dok. Desa Mendik Makmur/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Desa Mendik Makmur, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser meraih juara I lomba desa tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mewakili Kabupaten Paser.
Sebelumnya, Desa Mendik Makmur mampu mengungguli seluruh desa se-Kabupaten Paser, sehingga terpilih mengikuti Lomba Desa tingkat Provinsi Kaltim.
Keberhasilan Desa Mendik Makmur meraih juara I tingkat provinsi membuatnya mewakili Kaltim mengikuti lomba desa tingkat nasional.
“Ini kami lagi persiapan untuk mengikuti lomba tingkat nasional mewakili Kaltim,” kata Kepala Desa (Kades) Mendik Makmur, Kris Setio Adi, Senin (24/6/2024).
Kriteria lomba, kata dia, lebih pada kemampan pengelolaan belanja desa untuk kesejahteraan masyarakat yang terdiri dari berbagai kategori, seperti di bidang pendidikan dan kesehatan. “Jadi dilihat bagamana desa mengelola anggaran dengan baik, dimulai dari perencanaan,” jelas Kris.
Beberapa inovasi Desa Mendik Makmur telah dipaparkan di perlombaan, yakni pemerintah desa (pemdes) membantu petani karet yang lahannya kurang produktif untuk diberikan solusi dengan mengelola tanaman holtikultura.
Pemdes Mendik Makmur turut membantu warga dengan memberikan alat mesin pertanian (alsintan), pupuk, bibit dan obat-obatan holtikultura.
“Jadi selama warga merawat lahan karetnya sebelum menginjak usia produktif, mereka bisa mengelola tanaman holtikultura,” tuturnya.
Bidang pendidikan, Pemdes Mandik Makmur memberikan beasiswa bagi warga yang kurang mampu agar dapat menyelesaikan pendidikannya hingga meraih gelar sarjana. “Tak hanya beasiswa, siswa yang berprestasi akan diberikan reward sebagai apresiasi,” jelasnya.
Prestasi-prestasi yang diraih itu, kata dia, yang menjadi nilai penting adalah menjaga kerukunan di lingkungan desa, tak hanya antar pemdes dan lembaga, tapi juga masyarakatnya.
“Dengan prestasi yang kami raih, saya menginginkan dari apa yang menjadi karakterisitik desa bisa terus berjalan dengan baik,” pungkasnya.
(Sf/By)