Cari disini...
Seputar Kaltim
Mudyat Noor (empat dari kiri) saat mendaftarkan diri sebagai Bacalon Bupati dan Wakil Bupati ke Partai Golkar PPU (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sekaligus pengusaha asal Kota Samarinda, Mudyat Noor menjadi salah satu tokoh yang menonjolkan diri untuk maju di Pemilihan Kepala Derah (Pilkada) Penajam Paser Utara (PPU) pada November 2024 mendatang.
Menjelang Pilkada 2024, Mudyat Noor sudah mendaftarkan diri di dua Partai, yakni Partai Demokrat dan Partai Golkar.
Ia juga merupakan calon pertama yang mendaftarkan diri ke Partai Golkar PPU untuk maju sebagai bakal calon (Bacalon) Bupati, sejak pendaftaran diumumkan tim penjaringan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar PPU yang dibuka 16-22 April 2024.
Modyat Noor menyampaikan minat untuk maju di Pilkada PPU dari dua partai di PPU yang membuka pendaftaran dan sudah melakukan pengambilan formulir pendaftaran Bacalon Bupati.
“Sebelumnya sudah mendaftar di Demokrat, termasuk di Golkar juga sudah. Jika ada lagi partai yang membuka pendaftaran, maka saya ikut mendaftarkan lagi,” kata Mudyat Noor yang juga sebagai Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Samarinda.
Saat ini, kata dia, upaya sosialisasi ke tiap Kecamatan di PPU tengah digencarkan untuk meningkatkan popularitasnya, termasuk untuk melihat respon masyarakat PPU sendiri.
“Jadi saat ini kita sosialisasikan diri dulu, biar populiaritas bisa terus naik dan bisa diterima oleh masyarakat PPU,” tuturnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Mudyat Noor (empat dari kiri) saat mendaftarkan diri sebagai Bacalon Bupati dan Wakil Bupati ke Partai Golkar PPU (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sekaligus pengusaha asal Kota Samarinda, Mudyat Noor menjadi salah satu tokoh yang menonjolkan diri untuk maju di Pemilihan Kepala Derah (Pilkada) Penajam Paser Utara (PPU) pada November 2024 mendatang.
Menjelang Pilkada 2024, Mudyat Noor sudah mendaftarkan diri di dua Partai, yakni Partai Demokrat dan Partai Golkar.
Ia juga merupakan calon pertama yang mendaftarkan diri ke Partai Golkar PPU untuk maju sebagai bakal calon (Bacalon) Bupati, sejak pendaftaran diumumkan tim penjaringan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar PPU yang dibuka 16-22 April 2024.
Modyat Noor menyampaikan minat untuk maju di Pilkada PPU dari dua partai di PPU yang membuka pendaftaran dan sudah melakukan pengambilan formulir pendaftaran Bacalon Bupati.
“Sebelumnya sudah mendaftar di Demokrat, termasuk di Golkar juga sudah. Jika ada lagi partai yang membuka pendaftaran, maka saya ikut mendaftarkan lagi,” kata Mudyat Noor yang juga sebagai Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Samarinda.
Saat ini, kata dia, upaya sosialisasi ke tiap Kecamatan di PPU tengah digencarkan untuk meningkatkan popularitasnya, termasuk untuk melihat respon masyarakat PPU sendiri.
“Jadi saat ini kita sosialisasikan diri dulu, biar populiaritas bisa terus naik dan bisa diterima oleh masyarakat PPU,” tuturnya.
(Sf/By)