Cari disini...
Seputar Kaltim
Potret pelajar SDN 013 Penajam yang sempat menerima makanan bergizi gratis sebagai pilot projek pertama di PPU (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor menargetkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh sekolah dimulai sebelum akhir 2025 atau tepatnya antara November dan Desember mendatang.
Pemerintah daerah (pemda) telah mematangkan berbagai persiapan untuk pelaksanaan MBG, mulai dari membagi tugas kepada masing-masing perangkat daerah hingga menyusun konsep penganggaran.
“Karena ini program nasional, saya ingin berjalan secara maksimal sebelum akhir tahun,” ucap Mudyat, Jumat (12/9/2025).
Ia mengatakan penyajian satu porsi MBG akan menelan biaya Rp10 ribu. Nominal itu dinilai cukup besar apabila dikalikan dengan jumlah hari sekolah dan total pelajar yang mencapai ribuan jiwa.
Pemda lantas berinisiatif akan mengucurkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukung pelaksanaan MBG, apabila alokasi dana dari pemerintah pusat tidak cukup untuk mengakomodir seluruh pelajar di PPU.
“Insyaallah sisanya pemda yang akan penuhi, tinggal menunggu proses pengelolaannya saja yang perlu diatur,” ujarnya.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, Muhajir menjelaskan mekanisme penganggaran MBG untuk pelaksanaan di sekolah swasta akan dilakukan melalui skema dana hibah yang disalurkan lewat Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).
“Kalau (sekolah) swasta konsepnya nanti melalui dana hibah, yaitu BOSDA,” terangnya.
Kata dia, penyajian menu MBG akan melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) guna memastikan gizi yang disediakan sesuai standar kebutuhan nutrisi anak sekolah.
Sebelum pelaksanaan dimulai, pemda akan menggelar pelatihan terkait penyajian menu dan gizi yang tepat terlebih dahulu.
“Nanti akan kita panggil semua teman-teman yang memang ditunjuk untuk diberikan pelatihan soal penyajian menu, gizi pada makanan dan sebagainya,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Potret pelajar SDN 013 Penajam yang sempat menerima makanan bergizi gratis sebagai pilot projek pertama di PPU (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor menargetkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh sekolah dimulai sebelum akhir 2025 atau tepatnya antara November dan Desember mendatang.
Pemerintah daerah (pemda) telah mematangkan berbagai persiapan untuk pelaksanaan MBG, mulai dari membagi tugas kepada masing-masing perangkat daerah hingga menyusun konsep penganggaran.
“Karena ini program nasional, saya ingin berjalan secara maksimal sebelum akhir tahun,” ucap Mudyat, Jumat (12/9/2025).
Ia mengatakan penyajian satu porsi MBG akan menelan biaya Rp10 ribu. Nominal itu dinilai cukup besar apabila dikalikan dengan jumlah hari sekolah dan total pelajar yang mencapai ribuan jiwa.
Pemda lantas berinisiatif akan mengucurkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukung pelaksanaan MBG, apabila alokasi dana dari pemerintah pusat tidak cukup untuk mengakomodir seluruh pelajar di PPU.
“Insyaallah sisanya pemda yang akan penuhi, tinggal menunggu proses pengelolaannya saja yang perlu diatur,” ujarnya.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, Muhajir menjelaskan mekanisme penganggaran MBG untuk pelaksanaan di sekolah swasta akan dilakukan melalui skema dana hibah yang disalurkan lewat Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).
“Kalau (sekolah) swasta konsepnya nanti melalui dana hibah, yaitu BOSDA,” terangnya.
Kata dia, penyajian menu MBG akan melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) guna memastikan gizi yang disediakan sesuai standar kebutuhan nutrisi anak sekolah.
Sebelum pelaksanaan dimulai, pemda akan menggelar pelatihan terkait penyajian menu dan gizi yang tepat terlebih dahulu.
“Nanti akan kita panggil semua teman-teman yang memang ditunjuk untuk diberikan pelatihan soal penyajian menu, gizi pada makanan dan sebagainya,” tandasnya.
(Sf/Lo)