Cari disini...
Seputar Kaltim
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Sebanyak 850 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi damai dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kutai Timur (Kutim), Jumat (1/5/2026).
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menyampaikan rencana pengamanan telah disusun dan diimplementasikan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta instansi pemerintah daerah.
“Pengamanan kami melibatkan 850 personel gabungan dari TNI, Polri, Pemkab Kutim, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, hingga Dinas Kesehatan,” ujar AKBP Fauzan.
Ia menyebut hingga siang hari situasi di wilayah Kutim terpantau aman, kondusif dan kegiatan berjalan lancar. “Alhamdulillah, sampai siang situasi berjalan aman, kondusif, damai dan lancar,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, massa buruh juga menyampaikan aspirasi yang diterima langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Kutim, bersama DPRD, Dinas Tenaga Kerja dan BPJS. Sejumlah poin aspirasi telah dicatat dan akan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Selain pengamanan, Polres Kutim juga menggelar kegiatan sosial berupa bakti kesehatan dan bakti sosial, meliputi donor darah serta pembagian lebih dari 200 paket sembako bekerja sama dengan serikat buruh.
Pembagian sembako dilakukan secara simbolis di depan kantor DPRD Kutim, serta sebagian didistribusikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Fauzan berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjaga situasi tetap kondusif di Kutim.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi penyejuk atau cooling system bagi situasi keamanan di Kutim,” pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Sebanyak 850 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi damai dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kutai Timur (Kutim), Jumat (1/5/2026).
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menyampaikan rencana pengamanan telah disusun dan diimplementasikan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta instansi pemerintah daerah.
“Pengamanan kami melibatkan 850 personel gabungan dari TNI, Polri, Pemkab Kutim, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, hingga Dinas Kesehatan,” ujar AKBP Fauzan.
Ia menyebut hingga siang hari situasi di wilayah Kutim terpantau aman, kondusif dan kegiatan berjalan lancar. “Alhamdulillah, sampai siang situasi berjalan aman, kondusif, damai dan lancar,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, massa buruh juga menyampaikan aspirasi yang diterima langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Kutim, bersama DPRD, Dinas Tenaga Kerja dan BPJS. Sejumlah poin aspirasi telah dicatat dan akan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Selain pengamanan, Polres Kutim juga menggelar kegiatan sosial berupa bakti kesehatan dan bakti sosial, meliputi donor darah serta pembagian lebih dari 200 paket sembako bekerja sama dengan serikat buruh.
Pembagian sembako dilakukan secara simbolis di depan kantor DPRD Kutim, serta sebagian didistribusikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Fauzan berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjaga situasi tetap kondusif di Kutim.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi penyejuk atau cooling system bagi situasi keamanan di Kutim,” pungkasnya.
(Sf/Lo)