Seputar Kaltim

    Masuki Hari Ketiga, Pencarian Korban Kecelakaan Perahu Ces di Sungai Penoon Nihil

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    15 Januari 2026 pukul 19:43 WITA

    Tim gabungan saat melakukan penyisiran di Sungai Penoon (Dok: istimewa)

    Tenggarong - Pencarian korban tenggelam atas nama Arani (58) yang terlibat dalam insiden kecelakaan antara perahu ces dan Kapal LCT di Sungai Penoon, Desa Long Beleh Haloq, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar) telah memasuki hari ketiga.

    Puluhan petugas penyelamat dikerahkan untuk mencari keberadaan korban dengan menyisir belasan kilometer dari titik terjadinya insiden kecelakaan air tersebut.

    Hasilnya hingga kini, petugas belum menemukan keberadaan tubuh korban meski telah menyusuri aliran sungai sejak pagi hingga menjelang petang.

    “Ini memasuki hari ketiga, sementara sampai saat ini hasilnya masih nihil,” ujar Dantim Sementara BPBD Kukar, Afriyanto Raiman, Kamis (15/1/2026).

    Saat proses pencarian, petugas sempat menghadapi kendala yakni kondisi aliran sungai yang deras, sehingga cukup menyulitkan saat melakukan penyisiran.

    Kini pencarian korban terpaksa dihentikan sementara karena hari sudah gelap dan akan dilanjutkan pada keesokan harinya.

    “Kita hanya melakukan pencarian hingga pukul enam sore,” tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Masuki Hari Ketiga, Pencarian Korban Kecelakaan Perahu Ces di Sungai Penoon Nihil

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    15 Januari 2026 pukul 19:43 WITA

    Tim gabungan saat melakukan penyisiran di Sungai Penoon (Dok: istimewa)

    Tenggarong - Pencarian korban tenggelam atas nama Arani (58) yang terlibat dalam insiden kecelakaan antara perahu ces dan Kapal LCT di Sungai Penoon, Desa Long Beleh Haloq, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar) telah memasuki hari ketiga.

    Puluhan petugas penyelamat dikerahkan untuk mencari keberadaan korban dengan menyisir belasan kilometer dari titik terjadinya insiden kecelakaan air tersebut.

    Hasilnya hingga kini, petugas belum menemukan keberadaan tubuh korban meski telah menyusuri aliran sungai sejak pagi hingga menjelang petang.

    “Ini memasuki hari ketiga, sementara sampai saat ini hasilnya masih nihil,” ujar Dantim Sementara BPBD Kukar, Afriyanto Raiman, Kamis (15/1/2026).

    Saat proses pencarian, petugas sempat menghadapi kendala yakni kondisi aliran sungai yang deras, sehingga cukup menyulitkan saat melakukan penyisiran.

    Kini pencarian korban terpaksa dihentikan sementara karena hari sudah gelap dan akan dilanjutkan pada keesokan harinya.

    “Kita hanya melakukan pencarian hingga pukul enam sore,” tandasnya.

    (Sf/Rs)