Seputar Kaltim

    Masuk Masa Transisi, Waris Soroti Pejabat Pemkab PPU yang Jarang Komunikasi

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    09 Januari 2025 pukul 17:39 WITA

    Wakil Bupati PPU terpilih periode 2025-2030, Abdul Waris Muin.(Istimewa)

    Penajam - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Penajam Paser Utara (PPU) menuju babak akhir dan menyisakan tahapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang diperkirakan terlaksana Maret 2025 mendatang.

    Namun, persiapan yang dilakukan Pemkab PPU untuk keberlangsungan pemerintahan di masa transisi kepemimpinan dari Penjabat (Pj) Bupati kepada kepala daerah terpilih sedikit terhambat.

    Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati PPU terpilih periode 2025-2030, Abdul Waris Muin usai rapat pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati PPU, Kamis (9/1/2025).

    Dia menyayangkan tindakan pejabat pemkab yang jarang melakukan komunikasi dengannya maupun Mudyat Noor sebagai Bupati terpilih, terutama semua hal yang bersangkutan dengan pemerintahan.

    “Sampai saat ini belum ada komunikasi, dalam hal ini komunikasi dari Pemkab PPU dengan kita (Bupati dan Wakil Bupati terpilih) yang pemenang Pilkada,” tegas Waris.

    Waris lantas membandingkan wilayah lain yang telah terlebih dahulu melakukan komunikasi dengan kepala daerah terpilih saat memasuki masa transisi.

    “Dari berita yang sama baca dan lihat, daerah lain sangat bagus komunikasinya antara pemerintah dengan kepala daerah terpilih. Berbeda dengan di PPU,” ungkapnya.

    Waris berharap Pemkab PPU dapat menjalin komunikasi dengan pihaknya agar roda pemerintahan dapat berjalan maksimal saat mereka menjabat.

    “Kita lihat sepekan setelah penetapan, apakah mereka bakal berkomunikasi atau tidak,” tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Masuk Masa Transisi, Waris Soroti Pejabat Pemkab PPU yang Jarang Komunikasi

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    09 Januari 2025 pukul 17:39 WITA

    Wakil Bupati PPU terpilih periode 2025-2030, Abdul Waris Muin.(Istimewa)

    Penajam - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Penajam Paser Utara (PPU) menuju babak akhir dan menyisakan tahapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang diperkirakan terlaksana Maret 2025 mendatang.

    Namun, persiapan yang dilakukan Pemkab PPU untuk keberlangsungan pemerintahan di masa transisi kepemimpinan dari Penjabat (Pj) Bupati kepada kepala daerah terpilih sedikit terhambat.

    Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati PPU terpilih periode 2025-2030, Abdul Waris Muin usai rapat pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati PPU, Kamis (9/1/2025).

    Dia menyayangkan tindakan pejabat pemkab yang jarang melakukan komunikasi dengannya maupun Mudyat Noor sebagai Bupati terpilih, terutama semua hal yang bersangkutan dengan pemerintahan.

    “Sampai saat ini belum ada komunikasi, dalam hal ini komunikasi dari Pemkab PPU dengan kita (Bupati dan Wakil Bupati terpilih) yang pemenang Pilkada,” tegas Waris.

    Waris lantas membandingkan wilayah lain yang telah terlebih dahulu melakukan komunikasi dengan kepala daerah terpilih saat memasuki masa transisi.

    “Dari berita yang sama baca dan lihat, daerah lain sangat bagus komunikasinya antara pemerintah dengan kepala daerah terpilih. Berbeda dengan di PPU,” ungkapnya.

    Waris berharap Pemkab PPU dapat menjalin komunikasi dengan pihaknya agar roda pemerintahan dapat berjalan maksimal saat mereka menjabat.

    “Kita lihat sepekan setelah penetapan, apakah mereka bakal berkomunikasi atau tidak,” tandasnya.

    (Sf/By)