Cari disini...
Seputar Kaltim
Pemaparan potensi desa di Lomba Desa Berprestasi. (Foto: Pemdes Klempang Sari)
Tana Paser - Keikutsertaan Desa Klempang Sari dalam Lomba Desa Berprestasi Tingkat Nasional Regional Kalimantan tidak sekadar ditujukan untuk mengejar gelar juara.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mendorong desa dari Kecamatan Kuaro tersebut untuk menjadi percontohan dalam pengelolaan potensi wilayah serta penciptaan inovasi lokal.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari saat mendampingi jajaran pemerintah desa dalam tahapan pemaparan. Pengelolaan potensi yang tepat diharapkan mampu memberikan dampak positif, terutama pada peningkatan pendapatan desa demi kesejahteraan warga.
"Kita mendorong Desa Klempang Sari untuk menjadi desa percontohan karena inovasi lokal yang dihadirkan," kata Ikhwan Antasari, Senin (5/10/2026).
Desa Klempang Sari resmi melangkah ke tahapan penilaian tingkat nasional setelah berhasil masuk dalam jajaran lima besar untuk Regional Kalimantan. Prestasi itu melanjutkan rekor positif Kabupaten Paser yang pada tahun sebelumnya juga berhasil meraih posisi pertama dalam ajang serupa.
Proses penilaian Lomba Desa Berprestasi Tingkat Nasional Regional Kalimantan tersebut digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan tersebut terpusat di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda.
"Kita berharap Desa Klempang Sari bisa meraih juara satu untuk Regional Kalimantan dan tahun kemaren kita juga meraih juara satu untuk lomba yang sama," tambahnya.
Ajang tahunan itu diikuti oleh sebanyak 23 desa terpilih yang mewakili berbagai kabupaten dari seluruh wilayah Pulau Kalimantan. Setiap desa bersaing menunjukkan keunggulan tata kelola pemerintahan, inovasi, serta potensi kemasyarakatan di daerah masing-masing.
Dalam urutan presentasi, Desa Klempang Sari mendapatkan kesempatan tampil pada urutan kedua. Kesempatan pertama sebelumnya diberikan kepada perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, yakni Desa Warukin dari Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong.
Kepala Desa Klempang Sari diberikan alokasi waktu selama 45 menit oleh panitia penilai untuk memaparkan gambaran umum wilayah. Sesi tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk membeberkan berbagai potensi unggulan serta keunggulan strategis yang dimiliki desa.
Selain pemaparan langsung dari kepala desa, presentasi juga dilengkapi dengan penayangan video dokumenter. Tayangan visual tersebut menampilkan inovasi dan hasil kreativitas warga Desa Klempang Sari yang telah diterapkan dalam pemenuhan kebutuhan lokal.
Guna mendukung keberlanjutan program pembangunan desa, kegiatan tersebut juga dihadiri pihak swasta dan lembaga keuangan. Perwakilan dari CSR PT Kideco Jaya Agung serta Bankaltimtara turut hadir menyaksikan pemaparan potensi Desa Klempang Sari.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pemaparan potensi desa di Lomba Desa Berprestasi. (Foto: Pemdes Klempang Sari)
Tana Paser - Keikutsertaan Desa Klempang Sari dalam Lomba Desa Berprestasi Tingkat Nasional Regional Kalimantan tidak sekadar ditujukan untuk mengejar gelar juara.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mendorong desa dari Kecamatan Kuaro tersebut untuk menjadi percontohan dalam pengelolaan potensi wilayah serta penciptaan inovasi lokal.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari saat mendampingi jajaran pemerintah desa dalam tahapan pemaparan. Pengelolaan potensi yang tepat diharapkan mampu memberikan dampak positif, terutama pada peningkatan pendapatan desa demi kesejahteraan warga.
"Kita mendorong Desa Klempang Sari untuk menjadi desa percontohan karena inovasi lokal yang dihadirkan," kata Ikhwan Antasari, Senin (5/10/2026).
Desa Klempang Sari resmi melangkah ke tahapan penilaian tingkat nasional setelah berhasil masuk dalam jajaran lima besar untuk Regional Kalimantan. Prestasi itu melanjutkan rekor positif Kabupaten Paser yang pada tahun sebelumnya juga berhasil meraih posisi pertama dalam ajang serupa.
Proses penilaian Lomba Desa Berprestasi Tingkat Nasional Regional Kalimantan tersebut digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan tersebut terpusat di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda.
"Kita berharap Desa Klempang Sari bisa meraih juara satu untuk Regional Kalimantan dan tahun kemaren kita juga meraih juara satu untuk lomba yang sama," tambahnya.
Ajang tahunan itu diikuti oleh sebanyak 23 desa terpilih yang mewakili berbagai kabupaten dari seluruh wilayah Pulau Kalimantan. Setiap desa bersaing menunjukkan keunggulan tata kelola pemerintahan, inovasi, serta potensi kemasyarakatan di daerah masing-masing.
Dalam urutan presentasi, Desa Klempang Sari mendapatkan kesempatan tampil pada urutan kedua. Kesempatan pertama sebelumnya diberikan kepada perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, yakni Desa Warukin dari Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong.
Kepala Desa Klempang Sari diberikan alokasi waktu selama 45 menit oleh panitia penilai untuk memaparkan gambaran umum wilayah. Sesi tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk membeberkan berbagai potensi unggulan serta keunggulan strategis yang dimiliki desa.
Selain pemaparan langsung dari kepala desa, presentasi juga dilengkapi dengan penayangan video dokumenter. Tayangan visual tersebut menampilkan inovasi dan hasil kreativitas warga Desa Klempang Sari yang telah diterapkan dalam pemenuhan kebutuhan lokal.
Guna mendukung keberlanjutan program pembangunan desa, kegiatan tersebut juga dihadiri pihak swasta dan lembaga keuangan. Perwakilan dari CSR PT Kideco Jaya Agung serta Bankaltimtara turut hadir menyaksikan pemaparan potensi Desa Klempang Sari.
(Sf/Lo)