Cari disini...
Seputar Kaltim
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) siapkan tas pakai ulang untuk pengunjung. (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat selama libur panjang ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara mendorong Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerapkan sejumlah aturan baru.
Fokusnya tidak hanya pada ketertiban, tetapi juga penguatan budaya ramah lingkungan di ruang publik, khususnya di Masjid Negara IKN.
Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian adalah imbauan penggunaan tas pakai ulang untuk menyimpan alas kaki sebelum memasuki area ibadah.
“Langkah ini dinilai sebagai solusi praktis untuk menjaga kebersihan masjid, sekaligus mengurangi sampah plastik dari kantong sekali pakai yang kerap digunakan pengunjung,” ucap Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/3/2026).
Troy menyebut kebiasaan sederhana tersebut merupakan bagian dari edukasi publik yang ingin dibangun sejak awal di kawasan ibu kota baru.
“Ini bukan sekadar soal kebersihan, tetapi juga membangun kebiasaan berkelanjutan. Hal kecil seperti membawa tas sendiri bisa berdampak besar jika dilakukan bersama,” jelasnya.
Tidak hanya soal kebersihan, lonjakan pengunjung juga membuat aspek ketertiban menjadi perhatian utama. Otorita IKN mengingatkan masyarakat untuk mematuhi arahan petugas, terutama terkait pengaturan parkir kendaraan yang telah disediakan di sekitar kawasan.
“Pengunjung juga diminta lebih disiplin dalam menjaga lingkungan, seperti membuang sampah pada tempatnya serta memastikan keamanan barang pribadi selama berada di area kunjungan,” lanjutnya.
Untuk mendukung pengalaman berkunjung, masyarakat dianjurkan memanfaatkan aplikasi digital IKNOW. Aplikasi ini menyediakan berbagai informasi penting, termasuk fitur tombol darurat yang dapat digunakan saat membutuhkan bantuan.
Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin melanjutkan kunjungan ke Istana Negara IKN, terdapat pembatasan waktu akses hingga pukul 17.00 WITA.
“Pengunjung juga diwajibkan mematuhi ketentuan berpakaian, seperti mengenakan sepatu tertutup dan pakaian sopan,” terangnya.
Otorita IKN juga mengingatkan pentingnya kesiapan pribadi menghadapi kondisi cuaca yang berubah-ubah, dengan membawa perlengkapan seperti topi atau payung.
Melalui pengaturan ini, Otorita IKN tidak hanya berupaya mengelola lonjakan pengunjung, tetapi juga menanamkan budaya baru dalam berkunjung yakni tertib, bersih, dan berkelanjutan.
“Pendekatan ini diharapkan dapat menjadikan kawasan Nusantara sebagai contoh ruang publik modern yang nyaman sekaligus ramah lingkungan,” tuturnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) siapkan tas pakai ulang untuk pengunjung. (Foto: Otorita/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat selama libur panjang ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara mendorong Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerapkan sejumlah aturan baru.
Fokusnya tidak hanya pada ketertiban, tetapi juga penguatan budaya ramah lingkungan di ruang publik, khususnya di Masjid Negara IKN.
Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian adalah imbauan penggunaan tas pakai ulang untuk menyimpan alas kaki sebelum memasuki area ibadah.
“Langkah ini dinilai sebagai solusi praktis untuk menjaga kebersihan masjid, sekaligus mengurangi sampah plastik dari kantong sekali pakai yang kerap digunakan pengunjung,” ucap Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/3/2026).
Troy menyebut kebiasaan sederhana tersebut merupakan bagian dari edukasi publik yang ingin dibangun sejak awal di kawasan ibu kota baru.
“Ini bukan sekadar soal kebersihan, tetapi juga membangun kebiasaan berkelanjutan. Hal kecil seperti membawa tas sendiri bisa berdampak besar jika dilakukan bersama,” jelasnya.
Tidak hanya soal kebersihan, lonjakan pengunjung juga membuat aspek ketertiban menjadi perhatian utama. Otorita IKN mengingatkan masyarakat untuk mematuhi arahan petugas, terutama terkait pengaturan parkir kendaraan yang telah disediakan di sekitar kawasan.
“Pengunjung juga diminta lebih disiplin dalam menjaga lingkungan, seperti membuang sampah pada tempatnya serta memastikan keamanan barang pribadi selama berada di area kunjungan,” lanjutnya.
Untuk mendukung pengalaman berkunjung, masyarakat dianjurkan memanfaatkan aplikasi digital IKNOW. Aplikasi ini menyediakan berbagai informasi penting, termasuk fitur tombol darurat yang dapat digunakan saat membutuhkan bantuan.
Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin melanjutkan kunjungan ke Istana Negara IKN, terdapat pembatasan waktu akses hingga pukul 17.00 WITA.
“Pengunjung juga diwajibkan mematuhi ketentuan berpakaian, seperti mengenakan sepatu tertutup dan pakaian sopan,” terangnya.
Otorita IKN juga mengingatkan pentingnya kesiapan pribadi menghadapi kondisi cuaca yang berubah-ubah, dengan membawa perlengkapan seperti topi atau payung.
Melalui pengaturan ini, Otorita IKN tidak hanya berupaya mengelola lonjakan pengunjung, tetapi juga menanamkan budaya baru dalam berkunjung yakni tertib, bersih, dan berkelanjutan.
“Pendekatan ini diharapkan dapat menjadikan kawasan Nusantara sebagai contoh ruang publik modern yang nyaman sekaligus ramah lingkungan,” tuturnya.
(Sf/Lo)