Seputar Kaltim

    Masitah Ditinggal, Golkar Pilih Ikhwan Antasari Dampingi dr Fahmi di Pilkada Paser

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    08 Agustus 2024 pukul 09:46 WITA

    Tanah Grogot - Pasangan dr Fahmi Fadli-Syarifah Masitah Assegaf di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Paser 2020 lalu ternyata tidak berlanjut di Pilkada tahun ini.

    Masitah yang merupakan kader Golkar ditinggal partainya sendiri karena partai berlogo pohon beringin itu lebih memilih Ikhwan Antasari untuk berpasangan dengan dr Fahmi.

    Kabar ini diketahui setelah diungkap oleh Ikhwan Antasari yang juga sebagai Ketua Golkar Paser, bahwa ia telah resmi mengantongi rekomendasi pasangan calon (paslon) dari DPP Golkar.

    “Surat rekomendasi dari DPP Partai Golkar sudah diserahkan kepada saya. Mengusung dr Fahmi Fadli sebagai Calon Bupati dan saya sebagai Calon Wakil Bupati,” kata Ikhwan Antasari, Kamis (8/8/2024).

    Dengan Golkar mengusung dr Fahmi-Ikhwan menandakan PKB-Golkar kembali berkoalisi seperti Pilkada 2020 lalu, namun dengan figur wakil yang berbeda.

    Dua partai politik (parpol) tersebut tergolong parpol besar di Paser dengan perolehan kursi terbanyak di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, yakni PKB 12 Kursi dan Golkar tujuh kursi.

    Jumlah kursi dari dua parpol itu sudah melebihi separuh dari total kursi di DPRD Paser, yakni sebanyak 30 kursi, hal ini juga menandakan bakal pasangan calon (paslon) dr Fahmi-Ikhwan bakal menjadi calon kuat di Pilkada tahun ini.

    Untuk diketahui bahwa syarat mengusung paslon di Pilkada Paser, yakni minimal memperoleh enam kursi di DPRD.

    Meski begitu, kata Ikhwan tak menutup kemungkinan bakal tetap menjalin koalisi dengan parpol lainnya.

    “Meski Golkar memperoleh tujuh kursi dan PKB 12 kursi, tapi semakin banyak partai yang merapat tentunya semakin mudah melanjutkan program pembangunan Paser MAS,” tandasnya.

    Sementara masih ada empat parpol lainnya yang memperoleh kursi di DPRD Paser, di antaranya Demokrat lima kursi, NasDem tiga kursi, PDIP dua kursi, dan Gerindra satu kursi.

    Hingga menjelang masa pendaftaran pasangan calon (paslon) Pilkada di akhir Agustus 2024 mendatang, diketahui belum ada rekomendasi yang dikeluarkan dari keempat parpol tersebut.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Masitah Ditinggal, Golkar Pilih Ikhwan Antasari Dampingi dr Fahmi di Pilkada Paser

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    08 Agustus 2024 pukul 09:46 WITA

    Tanah Grogot - Pasangan dr Fahmi Fadli-Syarifah Masitah Assegaf di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Paser 2020 lalu ternyata tidak berlanjut di Pilkada tahun ini.

    Masitah yang merupakan kader Golkar ditinggal partainya sendiri karena partai berlogo pohon beringin itu lebih memilih Ikhwan Antasari untuk berpasangan dengan dr Fahmi.

    Kabar ini diketahui setelah diungkap oleh Ikhwan Antasari yang juga sebagai Ketua Golkar Paser, bahwa ia telah resmi mengantongi rekomendasi pasangan calon (paslon) dari DPP Golkar.

    “Surat rekomendasi dari DPP Partai Golkar sudah diserahkan kepada saya. Mengusung dr Fahmi Fadli sebagai Calon Bupati dan saya sebagai Calon Wakil Bupati,” kata Ikhwan Antasari, Kamis (8/8/2024).

    Dengan Golkar mengusung dr Fahmi-Ikhwan menandakan PKB-Golkar kembali berkoalisi seperti Pilkada 2020 lalu, namun dengan figur wakil yang berbeda.

    Dua partai politik (parpol) tersebut tergolong parpol besar di Paser dengan perolehan kursi terbanyak di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, yakni PKB 12 Kursi dan Golkar tujuh kursi.

    Jumlah kursi dari dua parpol itu sudah melebihi separuh dari total kursi di DPRD Paser, yakni sebanyak 30 kursi, hal ini juga menandakan bakal pasangan calon (paslon) dr Fahmi-Ikhwan bakal menjadi calon kuat di Pilkada tahun ini.

    Untuk diketahui bahwa syarat mengusung paslon di Pilkada Paser, yakni minimal memperoleh enam kursi di DPRD.

    Meski begitu, kata Ikhwan tak menutup kemungkinan bakal tetap menjalin koalisi dengan parpol lainnya.

    “Meski Golkar memperoleh tujuh kursi dan PKB 12 kursi, tapi semakin banyak partai yang merapat tentunya semakin mudah melanjutkan program pembangunan Paser MAS,” tandasnya.

    Sementara masih ada empat parpol lainnya yang memperoleh kursi di DPRD Paser, di antaranya Demokrat lima kursi, NasDem tiga kursi, PDIP dua kursi, dan Gerindra satu kursi.

    Hingga menjelang masa pendaftaran pasangan calon (paslon) Pilkada di akhir Agustus 2024 mendatang, diketahui belum ada rekomendasi yang dikeluarkan dari keempat parpol tersebut.

    (Sf/By)