Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Andi Faisal (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Ketua Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Andi Faisal mencoba mengajak seluruh perusahaan swasta untuk turut membantu pembiayaan persiapan kontingen daerah mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) pada November 2026 mendatang.
Menurutnya, perusahaan swasta yang beroperasi di Kukar dan memperoleh keuntungan ekonomi dari daerah memiliki tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi terhadap daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
“Kita juga akan melibatkan pihak swasta untuk menjadi orang tua asuh bagi sejumlah cabor dan para atlet daerah karena mereka telah berinvestasi dan mengeruk kekayaan alam di Kukar, harapannya mereka juga memberikan dukungan terhadap keolahragaan,” ujar Andi, Jumat (24/4/2026).
Ia menilai dukungan perusahaan swasta dari segi pembiayaan dinilai sangat penting, mengingat kebutuhan anggaran yang diajukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar baru terpenuhi 70 persen, sementara 30 persen sisanya masih mengalami kekurangan.
“Dari Disdikpora total untuk pelaksanaanya saja masih kekurangan sekitar Rp15 miliar, di luar dari pengadaan peralatan training camp,” jelasnya.
Selain berupaya melibatkan pihak swasta, DPRD Kukar juga meminta seluruh paparan yang telah disampaikan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 22 April 2026 lalu untuk dikumpulkan terlebih dahulu.
Seluruh materi yang dipaparkan tersebut akan digunakan sebagai bahan pembahasan bersama di internal lembaga legislatif, sebelum didiskusikan bersama kepala daerah.
“Tapi insyaallah kita upayakan (usulan penambahan anggaran) ini dapat terealisasi,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Andi Faisal (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Ketua Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Andi Faisal mencoba mengajak seluruh perusahaan swasta untuk turut membantu pembiayaan persiapan kontingen daerah mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) pada November 2026 mendatang.
Menurutnya, perusahaan swasta yang beroperasi di Kukar dan memperoleh keuntungan ekonomi dari daerah memiliki tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi terhadap daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
“Kita juga akan melibatkan pihak swasta untuk menjadi orang tua asuh bagi sejumlah cabor dan para atlet daerah karena mereka telah berinvestasi dan mengeruk kekayaan alam di Kukar, harapannya mereka juga memberikan dukungan terhadap keolahragaan,” ujar Andi, Jumat (24/4/2026).
Ia menilai dukungan perusahaan swasta dari segi pembiayaan dinilai sangat penting, mengingat kebutuhan anggaran yang diajukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar baru terpenuhi 70 persen, sementara 30 persen sisanya masih mengalami kekurangan.
“Dari Disdikpora total untuk pelaksanaanya saja masih kekurangan sekitar Rp15 miliar, di luar dari pengadaan peralatan training camp,” jelasnya.
Selain berupaya melibatkan pihak swasta, DPRD Kukar juga meminta seluruh paparan yang telah disampaikan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 22 April 2026 lalu untuk dikumpulkan terlebih dahulu.
Seluruh materi yang dipaparkan tersebut akan digunakan sebagai bahan pembahasan bersama di internal lembaga legislatif, sebelum didiskusikan bersama kepala daerah.
“Tapi insyaallah kita upayakan (usulan penambahan anggaran) ini dapat terealisasi,” tandasnya.
(Sf/Lo)