Cari disini...
Seputar Kaltim
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur (Kutim), Irma Yuwinda. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur (Kutim), Irma Yuwinda, mengungkapkan hingga saat ini masih ada sekitar 700 orang guru honorer yang di Kutim.
Selain menerima gaji melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat, tenaga honorer juga masih diintervensi kesejahteraannya oleh Pemerintah Kabupaten Kutim melalui tunjangan kinerja daerah.
“Tenaga honorer masih kita intervensi kesejahteraannya melalui tunjangan kinerja daerah,” ujar Irma.
Ia menambahkan, besaran tunjangan tersebut dibedakan berdasarkan zona wilayah tugas. Untuk wilayah yang paling dekat, seperti Sangatta Utara, tunjangan yang diterima guru honorer kurang lebih berada di angka Rp1.800.000 per bulan.
“Paling sedikit atau yang paling dekat itu sekitar Rp1.800.000, seperti Sangatta Utara,” tambahnya.
Sementara untuk wilayah yang lebih jauh dan sulit dijangkau, seperti Busang dan Sandaran, tunjangan yang diberikan lebih besar, yakni sekitar Rp2 juta lebih per bulan.
“Yang terjauh itu sekitar 2 jutaan ke atas,” jelasnya Irma.
Ia juga mengatakan guru swasta juga masuk dalam kategori penerima tunjangan kinerja daerah dari Pemerintah Kabupaten Kutim.
“Guru swasta juga itu masuk dalam kategori pemberian kita, kita masukkan di tunjangan kinerja daerah,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur (Kutim), Irma Yuwinda. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur (Kutim), Irma Yuwinda, mengungkapkan hingga saat ini masih ada sekitar 700 orang guru honorer yang di Kutim.
Selain menerima gaji melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat, tenaga honorer juga masih diintervensi kesejahteraannya oleh Pemerintah Kabupaten Kutim melalui tunjangan kinerja daerah.
“Tenaga honorer masih kita intervensi kesejahteraannya melalui tunjangan kinerja daerah,” ujar Irma.
Ia menambahkan, besaran tunjangan tersebut dibedakan berdasarkan zona wilayah tugas. Untuk wilayah yang paling dekat, seperti Sangatta Utara, tunjangan yang diterima guru honorer kurang lebih berada di angka Rp1.800.000 per bulan.
“Paling sedikit atau yang paling dekat itu sekitar Rp1.800.000, seperti Sangatta Utara,” tambahnya.
Sementara untuk wilayah yang lebih jauh dan sulit dijangkau, seperti Busang dan Sandaran, tunjangan yang diberikan lebih besar, yakni sekitar Rp2 juta lebih per bulan.
“Yang terjauh itu sekitar 2 jutaan ke atas,” jelasnya Irma.
Ia juga mengatakan guru swasta juga masuk dalam kategori penerima tunjangan kinerja daerah dari Pemerintah Kabupaten Kutim.
“Guru swasta juga itu masuk dalam kategori pemberian kita, kita masukkan di tunjangan kinerja daerah,” pungkasnya.
(Sf/Rs)