Seputar Kaltim

    Masifkan Peran Pemuda Jelang Pemilu 2029, Generasi Muda Kuaro Dibekali Literasi Demokrasi 

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    23 April 2026 pukul 16:36 WITA

    Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Paser, Fauzan saat menyampaikan materi di Kuaro. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Sebanyak 120 pemuda di Kecamatan Kuaro dibekali pengetahuan merawat demokrasi dalam kegiatan Sosialisasi Partisipatif yang digelar Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Paser di Aula Kecamatan Kuaro, Kamis (23/4/2026).

    Ketua Bawaslu Paser, Nur Khamid menekankan kepada pemuda untuk terus berperan aktif melakukan pengawasan terhadap demokrasi yang berjalan saat ini, meskipun sedang berada pada masa luar tahapan pemilu.

    "Generasi muda diproyeksikan akan menjadi pemilih dominan di Pemilu 2209 mendatang. Untuk itu forum seperti ini sebagai salah satu upaya memberikan bekal untuk melawan politik uang, hoaks dan potensi pelanggaran pemilu lainnya," kata Nur Khamid.

    Di sisi lain, Kepala Bidang Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Hubungan Masyarakat (Humas) Bawaslu Paser, Fauzan menyampaikan peran pemuda sangat diperlukan untuk menciptakan generasi pengawas yang kritis dan bertanggung jawab terhadap demokrasi saat ini.

    "Generasi muda saat ini harus memiliki jiwa yang kritis terhadap demokrasi yang berjalan karena mereka memiliki peran untuk menjaga dan merawat demokrasi agar tetap utuh dan tidak tercederai oleh perilaku praktis yang dapat menciderai pemilu," tegasnya.

    Sementara Kasi Pemerintahan Kecamatan Kuaro, Yudo Cahyono menjelaskan pemuda kini merupakan generasi penentu bangsa yang memiliki peranan vital dalam menjaga keutuhan demokrasi.

    "Kegiatan yang dilaksanakan bawaslu ini merupakan upaya guna meningkatkan kesadaran politik generasi muda dalam merawat demokrasi, khususnya di tingkat daerah," imbuhnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Masifkan Peran Pemuda Jelang Pemilu 2029, Generasi Muda Kuaro Dibekali Literasi Demokrasi 

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    23 April 2026 pukul 16:36 WITA

    Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Paser, Fauzan saat menyampaikan materi di Kuaro. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Sebanyak 120 pemuda di Kecamatan Kuaro dibekali pengetahuan merawat demokrasi dalam kegiatan Sosialisasi Partisipatif yang digelar Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Paser di Aula Kecamatan Kuaro, Kamis (23/4/2026).

    Ketua Bawaslu Paser, Nur Khamid menekankan kepada pemuda untuk terus berperan aktif melakukan pengawasan terhadap demokrasi yang berjalan saat ini, meskipun sedang berada pada masa luar tahapan pemilu.

    "Generasi muda diproyeksikan akan menjadi pemilih dominan di Pemilu 2209 mendatang. Untuk itu forum seperti ini sebagai salah satu upaya memberikan bekal untuk melawan politik uang, hoaks dan potensi pelanggaran pemilu lainnya," kata Nur Khamid.

    Di sisi lain, Kepala Bidang Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Hubungan Masyarakat (Humas) Bawaslu Paser, Fauzan menyampaikan peran pemuda sangat diperlukan untuk menciptakan generasi pengawas yang kritis dan bertanggung jawab terhadap demokrasi saat ini.

    "Generasi muda saat ini harus memiliki jiwa yang kritis terhadap demokrasi yang berjalan karena mereka memiliki peran untuk menjaga dan merawat demokrasi agar tetap utuh dan tidak tercederai oleh perilaku praktis yang dapat menciderai pemilu," tegasnya.

    Sementara Kasi Pemerintahan Kecamatan Kuaro, Yudo Cahyono menjelaskan pemuda kini merupakan generasi penentu bangsa yang memiliki peranan vital dalam menjaga keutuhan demokrasi.

    "Kegiatan yang dilaksanakan bawaslu ini merupakan upaya guna meningkatkan kesadaran politik generasi muda dalam merawat demokrasi, khususnya di tingkat daerah," imbuhnya.

    (Sf/Lo)