Seputar Kaltim

    Masalah Data Bisa Hambat Bantuan Sekolah di Kutim, Disdik Ingatkan Sekolah Perbarui Dapodik

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    12 Januari 2026 pukul 20:26 WITA

    Sejumlah siswa menerima paket bantuan perlengkapan sekolah di Kutim. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Program bantuan perlengkapan sekolah untuk siswa TK, SD, dan SMP di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berjalan. 

    Bantuan yang mencakup seragam, sepatu, buku, dan alat tulis ini menyasar sekolah negeri maupun swasta sebagai upaya mendukung kebutuhan pendidikan siswa.

    Kepala Dinas Pendidikan Kutim, Mulyono, menegaskan penentuan penerima bantuan sepenuhnya mengacu pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Untuk itu, kelengkapan dan ketepatan data siswa yang diinput oleh sekolah menjadi faktor utama agar bantuan dapat tersalurkan dengan baik.

    “Jika masih ada siswa yang belum menerima bantuan, kemungkinan besar karena datanya belum terinput di Dapodik oleh operator sekolah,” ujar Mulyono.

    Ia mengingatkan pihak sekolah agar tidak mengabaikan proses administrasi, karena berpengaruh langsung terhadap hak siswa.

    “Kami minta operator sekolah rutin melakukan pembaruan data. Jangan sampai anak-anak kehilangan haknya hanya karena persoalan input data,” tegasnya.

    Menurutnya, sistem pendataan yang tertib akan mempermudah pemerintah dalam menyalurkan bantuan secara adil dan tepat sasaran. Disdik Kutim pun terus melakukan pemantauan terhadap proses pendataan di seluruh satuan pendidikan.

    Melalui program ini, pemerintah daerah berharap seluruh siswa di Kutim dapat memperoleh perlengkapan belajar yang memadai, sehingga tidak ada anak yang tertinggal dalam proses pendidikan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Masalah Data Bisa Hambat Bantuan Sekolah di Kutim, Disdik Ingatkan Sekolah Perbarui Dapodik

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    12 Januari 2026 pukul 20:26 WITA

    Sejumlah siswa menerima paket bantuan perlengkapan sekolah di Kutim. (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Program bantuan perlengkapan sekolah untuk siswa TK, SD, dan SMP di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berjalan. 

    Bantuan yang mencakup seragam, sepatu, buku, dan alat tulis ini menyasar sekolah negeri maupun swasta sebagai upaya mendukung kebutuhan pendidikan siswa.

    Kepala Dinas Pendidikan Kutim, Mulyono, menegaskan penentuan penerima bantuan sepenuhnya mengacu pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Untuk itu, kelengkapan dan ketepatan data siswa yang diinput oleh sekolah menjadi faktor utama agar bantuan dapat tersalurkan dengan baik.

    “Jika masih ada siswa yang belum menerima bantuan, kemungkinan besar karena datanya belum terinput di Dapodik oleh operator sekolah,” ujar Mulyono.

    Ia mengingatkan pihak sekolah agar tidak mengabaikan proses administrasi, karena berpengaruh langsung terhadap hak siswa.

    “Kami minta operator sekolah rutin melakukan pembaruan data. Jangan sampai anak-anak kehilangan haknya hanya karena persoalan input data,” tegasnya.

    Menurutnya, sistem pendataan yang tertib akan mempermudah pemerintah dalam menyalurkan bantuan secara adil dan tepat sasaran. Disdik Kutim pun terus melakukan pemantauan terhadap proses pendataan di seluruh satuan pendidikan.

    Melalui program ini, pemerintah daerah berharap seluruh siswa di Kutim dapat memperoleh perlengkapan belajar yang memadai, sehingga tidak ada anak yang tertinggal dalam proses pendidikan.

    (Sf/Rs)