Cari disini...
Seputar Kaltim
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Markaca, menyatakan bahwa pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Samarinda masih menghadapi beberapa kendala. Masalah utama yang dihadapi adalah pendanaan.
"Pertama, masalah pendanaan kemudian kapasitas listrik kota Samarinda, itu yang menjadi kendala. Kalau keduanya siap, bisa terang semua Samarinda," ujar Markaca, Rabu (19/6/2024).
Kemudian terkait beberapa kawasan yang memang masih belum terpasang LPJU, seperti Kecamatan Loa Janan Ilir, ia menegaskan bahwa tidak ada wilayah yang dianaktirikan dalam proses pemasangan LPJU.
Semua wilayah hanya perlu menunggu giliran karena tidak mungkin dilaksanakan secara bersamaan.
"Tidak ada wilayah yang dianaktirikan, hanya saja menunggu waktunya karena tidak mungkin bersamaan, karena kita berbicara persoalan uang juga," tambahnya.
Markaca berharap masyarakat dapat memahami situasi ini dan bersabar hingga semua kendala dapat diatasi.
"Misal dananya ada, tapi kapasitasnya tidak memadai, ya tidak bisa juga," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Markaca, menyatakan bahwa pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Samarinda masih menghadapi beberapa kendala. Masalah utama yang dihadapi adalah pendanaan.
"Pertama, masalah pendanaan kemudian kapasitas listrik kota Samarinda, itu yang menjadi kendala. Kalau keduanya siap, bisa terang semua Samarinda," ujar Markaca, Rabu (19/6/2024).
Kemudian terkait beberapa kawasan yang memang masih belum terpasang LPJU, seperti Kecamatan Loa Janan Ilir, ia menegaskan bahwa tidak ada wilayah yang dianaktirikan dalam proses pemasangan LPJU.
Semua wilayah hanya perlu menunggu giliran karena tidak mungkin dilaksanakan secara bersamaan.
"Tidak ada wilayah yang dianaktirikan, hanya saja menunggu waktunya karena tidak mungkin bersamaan, karena kita berbicara persoalan uang juga," tambahnya.
Markaca berharap masyarakat dapat memahami situasi ini dan bersabar hingga semua kendala dapat diatasi.
"Misal dananya ada, tapi kapasitasnya tidak memadai, ya tidak bisa juga," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)