Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim
Kasi Humas Polres Paser, Iptu Iwan Suhariyanto (Foto: Humas Polres Paser)
Tana Paser - Polres Paser mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya penipuan online yang mengatasnamakan penjualan beras murah program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Kasi Humas Polres Paser, Iptu Iwan Suhariyanto menegaskan penipuan online yang terjadi saat ini memiliki modus yang beragam. Sehingga ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam melakukan transaksi di dunia digital.
"Penipuan online yang terjadi saat ini semakin beragam modusnya. Maka dari itu masyarakat harus waspada dan tidak mudah tergiur dengan penawaran yang menjanjikan," kata Iptu Iwan, Rabu (26/8/2025).
Selain itu, masyarakat juga diharapkan bijak dalam melakukan aktivitas di dunia digital. Masyarakat di Paser juga diminta untuk memberikan laporan yang jelas apabila terjadi kasus penipuan online.
"Laporkan kejadian penipuan ke kantor kepolisian terdekat atau melalui online lewat aplikasi pengaduan masyarakat," tambahnya.
Ia juga memberikan beberapa tips yang dapat dilakukan masyarakat agar terhindari dari penipuan online.
Pertama, kenali situs yang menawarkan transaksi, pastikan situs yang menawarkan SPHP merupakan situs yang terpercaya). Kedua, cek kebenaran program, lakukan pengecekan atas program penjualan via online tentang Gerakan Pangan Murah (GPM) tersebut.
Ketiga, berkoordinasi dengan instansi terkait, jika ragu, koordinasi dengan Bulog dan Polres Paser. Keempat, melaporkan kejadian jika menjadi korban.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim
Kasi Humas Polres Paser, Iptu Iwan Suhariyanto (Foto: Humas Polres Paser)
Tana Paser - Polres Paser mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya penipuan online yang mengatasnamakan penjualan beras murah program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Kasi Humas Polres Paser, Iptu Iwan Suhariyanto menegaskan penipuan online yang terjadi saat ini memiliki modus yang beragam. Sehingga ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam melakukan transaksi di dunia digital.
"Penipuan online yang terjadi saat ini semakin beragam modusnya. Maka dari itu masyarakat harus waspada dan tidak mudah tergiur dengan penawaran yang menjanjikan," kata Iptu Iwan, Rabu (26/8/2025).
Selain itu, masyarakat juga diharapkan bijak dalam melakukan aktivitas di dunia digital. Masyarakat di Paser juga diminta untuk memberikan laporan yang jelas apabila terjadi kasus penipuan online.
"Laporkan kejadian penipuan ke kantor kepolisian terdekat atau melalui online lewat aplikasi pengaduan masyarakat," tambahnya.
Ia juga memberikan beberapa tips yang dapat dilakukan masyarakat agar terhindari dari penipuan online.
Pertama, kenali situs yang menawarkan transaksi, pastikan situs yang menawarkan SPHP merupakan situs yang terpercaya). Kedua, cek kebenaran program, lakukan pengecekan atas program penjualan via online tentang Gerakan Pangan Murah (GPM) tersebut.
Ketiga, berkoordinasi dengan instansi terkait, jika ragu, koordinasi dengan Bulog dan Polres Paser. Keempat, melaporkan kejadian jika menjadi korban.
(Sf/Lo)