Seputar Kaltim

    Manfaatkan Hasil Pertanian Lokal, BUMDes Sidorejo Hadirkan Produk 'Beras Sido Langgeng'

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    12 Februari 2025 pukul 14:09 WITA

    Jajaran Pemkab PPU saat memperkenalkan produk beras lokal bernama 'Beras Sido Langgeng'.(Istimewa)

    Penajam – Badan Usaha Milik Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi meluncurkan produk unggulan beras lokal dengan merek ‘Beras Sido Langgeng’.

    Produk premium yang berasal dari hasil panen petani lokal ini dikemas secara profesional dan akan dipasarkan ke instansi pemerintahan, mitra swasta, pasar tradisional hingga forum digital.

    Kepala Desa Sidorejo, Dari Sugi mengatakan inovasi ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan, sekaligus membuka peluang bagi para petani untuk meningkatkan perekonomian mereka.

    “Kami ingin beras hasil jerih payah petani desa memiliki nilai tambah dan jangkauan yang lebih luas. Tidak hanya untuk masyarakat desa, tetapi juga untuk pasar di tingkat kabupaten hingga luar daerah,” ungkap Dari Sugi, Rabu (12/02/2025).

    Pemerintah Desa (Pemdes) Sidorejo berencana menjalin kerjasama dengan pihak swasta dan pemerintah daerah untuk produk lokal ini memiliki daya saing dengan produk luar.

    “Ini salah satu langkah kita untuk mendorong kemandirian pangan dan membawa perubahan besar bagi daerah, terutama untuk para petani yang sejak lama telah menjadi tulang punggung perekonomian suatu daerah,” tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Manfaatkan Hasil Pertanian Lokal, BUMDes Sidorejo Hadirkan Produk 'Beras Sido Langgeng'

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    12 Februari 2025 pukul 14:09 WITA

    Jajaran Pemkab PPU saat memperkenalkan produk beras lokal bernama 'Beras Sido Langgeng'.(Istimewa)

    Penajam – Badan Usaha Milik Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi meluncurkan produk unggulan beras lokal dengan merek ‘Beras Sido Langgeng’.

    Produk premium yang berasal dari hasil panen petani lokal ini dikemas secara profesional dan akan dipasarkan ke instansi pemerintahan, mitra swasta, pasar tradisional hingga forum digital.

    Kepala Desa Sidorejo, Dari Sugi mengatakan inovasi ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan, sekaligus membuka peluang bagi para petani untuk meningkatkan perekonomian mereka.

    “Kami ingin beras hasil jerih payah petani desa memiliki nilai tambah dan jangkauan yang lebih luas. Tidak hanya untuk masyarakat desa, tetapi juga untuk pasar di tingkat kabupaten hingga luar daerah,” ungkap Dari Sugi, Rabu (12/02/2025).

    Pemerintah Desa (Pemdes) Sidorejo berencana menjalin kerjasama dengan pihak swasta dan pemerintah daerah untuk produk lokal ini memiliki daya saing dengan produk luar.

    “Ini salah satu langkah kita untuk mendorong kemandirian pangan dan membawa perubahan besar bagi daerah, terutama untuk para petani yang sejak lama telah menjadi tulang punggung perekonomian suatu daerah,” tandasnya.

    (Sf/By)