Cari disini...
Seputar Kaltim
Penertiban parkir liar di kawasan Teras Samarinda, Minggu (2/2/2025) malam. (Foto: Dokumentasi Dishub Samarinda/Seputarfakta.com)
Samarinda – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menyoroti maraknya juru parkir (jukir) liar di sekitar Teras Samarinda. Menurutnya, keberadaan jukir liar terjadi akibat masyarakat yang masih tidak tertib dalam memarkir kendaraan, termasuk di kawasan lainnya.
"Jika masyarakat tertib parkir di tempat yang sudah disediakan, maka dengan sendirinya oknum jukir liar akan hilang. Namun, ketidaktertiban ini justru memberi peluang bagi mereka untuk beroperasi," ujar Manalu, Minggu (2/2/2025) malam saat melakukan penertiban di Teras Samarinda.
Ia menegaskan bahwa pihaknya melarang parkir di seberang Teras Samarinda karena dapat menghambat arus lalu lintas. Selain itu, banyak pengendara yang memarkirkan kendaraannya di depan Teras Samarinda, tetapi tidak menyebrang di tempat yang telah disediakan.
Padahal, pemerintah kota telah menyediakan fasilitas pelican crossing agar masyarakat bisa menyebrang dengan aman. "Tapi masih banyak yang menyebrang sembarangan, sehingga makin memperburuk kondisi lalu lintas," jelasnya.
Dalam penertiban yang dilakukan malam tadi di kawasan Teras Samarinda, Dishub Samarinda melakukan penggembosan terhadap kendaraan roda dua yang parkir sembarangan. Banyak kendaraan yang terjaring dalam penertiban ini, jumlahnya bahkan tidak terhitung.
Ia terus mengimbau masyarakat agar lebih tertib dalam memarkir kendaraan demi kelancaran lalu lintas dan memberantas praktik jukir liar di kawasan tersebut.
"Kami harap ini bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih disiplin dalam mematuhi aturan parkir," tegas Manalu.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Penertiban parkir liar di kawasan Teras Samarinda, Minggu (2/2/2025) malam. (Foto: Dokumentasi Dishub Samarinda/Seputarfakta.com)
Samarinda – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menyoroti maraknya juru parkir (jukir) liar di sekitar Teras Samarinda. Menurutnya, keberadaan jukir liar terjadi akibat masyarakat yang masih tidak tertib dalam memarkir kendaraan, termasuk di kawasan lainnya.
"Jika masyarakat tertib parkir di tempat yang sudah disediakan, maka dengan sendirinya oknum jukir liar akan hilang. Namun, ketidaktertiban ini justru memberi peluang bagi mereka untuk beroperasi," ujar Manalu, Minggu (2/2/2025) malam saat melakukan penertiban di Teras Samarinda.
Ia menegaskan bahwa pihaknya melarang parkir di seberang Teras Samarinda karena dapat menghambat arus lalu lintas. Selain itu, banyak pengendara yang memarkirkan kendaraannya di depan Teras Samarinda, tetapi tidak menyebrang di tempat yang telah disediakan.
Padahal, pemerintah kota telah menyediakan fasilitas pelican crossing agar masyarakat bisa menyebrang dengan aman. "Tapi masih banyak yang menyebrang sembarangan, sehingga makin memperburuk kondisi lalu lintas," jelasnya.
Dalam penertiban yang dilakukan malam tadi di kawasan Teras Samarinda, Dishub Samarinda melakukan penggembosan terhadap kendaraan roda dua yang parkir sembarangan. Banyak kendaraan yang terjaring dalam penertiban ini, jumlahnya bahkan tidak terhitung.
Ia terus mengimbau masyarakat agar lebih tertib dalam memarkir kendaraan demi kelancaran lalu lintas dan memberantas praktik jukir liar di kawasan tersebut.
"Kami harap ini bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih disiplin dalam mematuhi aturan parkir," tegas Manalu.
(Sf/Rs)