Cari disini...
Seputar Kaltim
Persiapan Festival Mahakam di Teras Samarinda, Rabu (13/11/2024) sore. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda tengah bersiap mematangkan segala kesiapan menyambut malam pembukaan Festival Mahakam ke-23 pada Kamis (14/11/2024) malam. Acara ini akan berlangsung hingga 17 November mendatang di berbagai tempat dan kegiatan.
Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Disporapar Samarinda, Nur Asikin mengatakan, festival tahunan Samarinda ini kembali hadir dengan sentuhan baru, yang mengusung tema “Musik dan Budaya Nusantar.”
Ia menyebut bahwa festival tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Salah satu perbedaan utama adalah pemindahan lokasi acara. Teras Samarinda, ruang publik yang diresmikan pada bulan September lalu, kini menjadi pusat dari rangkaian kegiatan festival.
"Biasanya festival diadakan di Gor Segiri atau Taman Bebaya. Namun, tahun ini kami memilih Teras Samarinda sebagai hub utama untuk menggelar berbagai pagelaran seni," ujar Asikin saat ditanya, Rabu (13/11/2024) sore di Teras Samarinda.
Selain Teras Samarinda, Taman Bebaya dan Dermaga Samarinda Ilir juga menjadi bagian dari festival dengan masing-masing kegiatan di dalamnya. Dikatakan, Taman Bebaya akan menghadirkan panggung budaya serta stand UMKM yang mempromosikan produk lokal.
Sedangkan Dermaga Samarinda Ilir akan menjadi pusat atraksi olahraga air jet ski. Tak hanya itu, lomba perahu naga dan perahu jukung, khas Samarinda, juga akan digelar di Sungai Karang Mumus (SKM).
Seiring dengan Samarinda yang dinobatkan sebagai Kota Musik, pemerintah juga memberi ruang kepada para musisi lokal dari berbagai genre, mulai dari tradisional hingga modern, untuk tampil di panggung yang telah disediakan.
"Kami ingin menonjolkan kekayaan musik lokal dan memberi wadah bagi komunitas musik di Samarinda untuk berkreasi dan tampil di depan masyarakat luas," tambahnya.
Ia berharap, Festival Mahakam tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan tetapi juga momen kebanggaan masyarakat Samarinda, mempromosikan budaya lokal, dan mendukung perkembangan industri kreatif di kota ini.
Dengan terselenggaranya festival tahunan ini di Teras Samarinda, Disporapar mengimbau masyarakat untuk datang menikmati festival ini dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan.
"Fasilitas di Teras Samarinda sudah lengkap, termasuk tempat sampah yang memadai. Kami berharap pengunjung dapat turut menjaga kebersihan selama festival berlangsung agar Teras Samarinda tetap nyaman bagi semua," kata Asikin.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Persiapan Festival Mahakam di Teras Samarinda, Rabu (13/11/2024) sore. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda tengah bersiap mematangkan segala kesiapan menyambut malam pembukaan Festival Mahakam ke-23 pada Kamis (14/11/2024) malam. Acara ini akan berlangsung hingga 17 November mendatang di berbagai tempat dan kegiatan.
Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Disporapar Samarinda, Nur Asikin mengatakan, festival tahunan Samarinda ini kembali hadir dengan sentuhan baru, yang mengusung tema “Musik dan Budaya Nusantar.”
Ia menyebut bahwa festival tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Salah satu perbedaan utama adalah pemindahan lokasi acara. Teras Samarinda, ruang publik yang diresmikan pada bulan September lalu, kini menjadi pusat dari rangkaian kegiatan festival.
"Biasanya festival diadakan di Gor Segiri atau Taman Bebaya. Namun, tahun ini kami memilih Teras Samarinda sebagai hub utama untuk menggelar berbagai pagelaran seni," ujar Asikin saat ditanya, Rabu (13/11/2024) sore di Teras Samarinda.
Selain Teras Samarinda, Taman Bebaya dan Dermaga Samarinda Ilir juga menjadi bagian dari festival dengan masing-masing kegiatan di dalamnya. Dikatakan, Taman Bebaya akan menghadirkan panggung budaya serta stand UMKM yang mempromosikan produk lokal.
Sedangkan Dermaga Samarinda Ilir akan menjadi pusat atraksi olahraga air jet ski. Tak hanya itu, lomba perahu naga dan perahu jukung, khas Samarinda, juga akan digelar di Sungai Karang Mumus (SKM).
Seiring dengan Samarinda yang dinobatkan sebagai Kota Musik, pemerintah juga memberi ruang kepada para musisi lokal dari berbagai genre, mulai dari tradisional hingga modern, untuk tampil di panggung yang telah disediakan.
"Kami ingin menonjolkan kekayaan musik lokal dan memberi wadah bagi komunitas musik di Samarinda untuk berkreasi dan tampil di depan masyarakat luas," tambahnya.
Ia berharap, Festival Mahakam tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan tetapi juga momen kebanggaan masyarakat Samarinda, mempromosikan budaya lokal, dan mendukung perkembangan industri kreatif di kota ini.
Dengan terselenggaranya festival tahunan ini di Teras Samarinda, Disporapar mengimbau masyarakat untuk datang menikmati festival ini dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan.
"Fasilitas di Teras Samarinda sudah lengkap, termasuk tempat sampah yang memadai. Kami berharap pengunjung dapat turut menjaga kebersihan selama festival berlangsung agar Teras Samarinda tetap nyaman bagi semua," kata Asikin.
(Sf/Rs)