Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim
Mahasiswa Unikarta saat melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati Kukar (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Belasan Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) menggeruduk kantor bupati di Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kamis (2/4/32026).
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyampaikan tuntutan terkait kondisi infrastruktur jalan di wilayah hulu dan hilir yang masih rusak, seperti Sebulu, Kota Bangun serta daerah pedesaan lainnya.
“Tuntutan yang kami bawa hari ini terkait kondisi infrastruktur jalanan, terutama yang berada di wilayah hulu dan hilir serta daerah desa tertinggal yang masih jelek jalanan,” ujar Koordinator Aksi, Ibnu Sayyaf Sabililhaq.
Ia mendesak pemerintah daerah dapat segera melakukan percepatan perbaikan pada kondisi jalan yang rusak.
Desakan ini disampaikan untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) akibat jalan rusak.
“Kami minta jalan rusak dapat segera diperbaiki karena banyak sekali laka lantas terjadi akibat jalan-jalan berlubang,” tegasnya.
Pada aksi ini para mahasiswa merasa kecewa terhadap pemerintah daerah, khususnya kepada Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri yang tidak dapat ditemui secara langsung karena disebut sedang melakukan kunjungan kerja di kementerian.
“Kami kecewa atas pernyataan dari perwakilan pemerintah yang mengatakan bapak bupati sedang tidak ada di kantor. Padahal kami telah melayangkan surat ajakan diskusi sejak 31 Maret 2026,” ungkap Ibnu.
Sebagai tindak lanjut, Mahasiswa Unikarta akan kembali melayangkan surat ajakan berdiskusi kepada kepala daerah pada hari ini untuk menyampaikan secara langsung aspirasi masyarakat, serta mendorong adanya komitmen nyata dari pemerintah daerah dalam percepatan perbaikan infrastruktur jalan di Kukar.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim

Mahasiswa Unikarta saat melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati Kukar (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Belasan Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) menggeruduk kantor bupati di Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kamis (2/4/32026).
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyampaikan tuntutan terkait kondisi infrastruktur jalan di wilayah hulu dan hilir yang masih rusak, seperti Sebulu, Kota Bangun serta daerah pedesaan lainnya.
“Tuntutan yang kami bawa hari ini terkait kondisi infrastruktur jalanan, terutama yang berada di wilayah hulu dan hilir serta daerah desa tertinggal yang masih jelek jalanan,” ujar Koordinator Aksi, Ibnu Sayyaf Sabililhaq.
Ia mendesak pemerintah daerah dapat segera melakukan percepatan perbaikan pada kondisi jalan yang rusak.
Desakan ini disampaikan untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) akibat jalan rusak.
“Kami minta jalan rusak dapat segera diperbaiki karena banyak sekali laka lantas terjadi akibat jalan-jalan berlubang,” tegasnya.
Pada aksi ini para mahasiswa merasa kecewa terhadap pemerintah daerah, khususnya kepada Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri yang tidak dapat ditemui secara langsung karena disebut sedang melakukan kunjungan kerja di kementerian.
“Kami kecewa atas pernyataan dari perwakilan pemerintah yang mengatakan bapak bupati sedang tidak ada di kantor. Padahal kami telah melayangkan surat ajakan diskusi sejak 31 Maret 2026,” ungkap Ibnu.
Sebagai tindak lanjut, Mahasiswa Unikarta akan kembali melayangkan surat ajakan berdiskusi kepada kepala daerah pada hari ini untuk menyampaikan secara langsung aspirasi masyarakat, serta mendorong adanya komitmen nyata dari pemerintah daerah dalam percepatan perbaikan infrastruktur jalan di Kukar.
(Sf/Lo)