Seputar Kaltim

    Mahasiswa Paser di Malaysia Ciptakan Anvus Project, Sistem Keamanan Siber yang Kini Dipakai 50 Industri

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    01 Desember 2025 pukul 22:05 WITA

    Pemberian Penghargaan Kepada Fawwas Mustafa (Foto: Dok Pribadi)

    Tana Paser - Seorang mahasiswa asal Paser berhasil menciptakan dua inovasi yang mampu memperkuat keamanan di bidang siber.

    Fawwas Mustafa, seorang mahasiswa Cyber Security Asia Pacific University (APU) Malaysia berhasil menerbitkan portal edukasi (Cyber Awareness) dan Anvus bersama teman-temannya. Ia menciptakan inovasi itu guna memperkuat keamanan digital yang dapat mendeteksi aktivitas tidak wajar dalam sistem.

    Dengan inovasi itu, ia menerima penghargaan International Battle Of Hacker (IBOH) dari Kementerian dan Perdana Menteri Malaysia pada 7 November lalu.

    "Anvus Project merupakan inovasi dari ZerosecID yang dirancang untuk memperkuat keamanan sistem," kata Fawwas, Senin (1/12/2025).

    Ia menambahkan sistem tersebut mampu mendeteksi aktivitas berbahaya, injeksi script, file berbahaya serta konfigurasi rentan yang berpotensi dieksploitasi. Dengan menggabungkan signature, heuristik dan deteksi anomali, Anvus menjadi sistem pertahanan yang responsif terhadap aktivitas mencurigakan.

    Selain itu, sistem yang diterbitkan itu sudah digunakan sebanyak 50 industri yang ada di Malaysia. Ia menilai sistem tersebut sangat relevan untuk digunakan di Paser yang merupakan tempat domisilinya saat ini.

    "Saat liburan nanti rencananya kami akan bertemu DKISP Paser untuk menerapkan Anvus di sana," ujarnya.

    Fawwas tidak sendirian, ia bekerja sama bersama teman-temannya, yaitu Dandy Arnaldo, Sqeful Alam, Farhan Syihab, Akhmad Fauzan Fathurokman, Muhammad Jaenal Abidin, Evelyn Angelica Lie dan Faiz Ahmad Habibi yang dibimbing oleh dosen APU Malaysia Noris Ismail dan Nor Azlina Abd Rahman.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Mahasiswa Paser di Malaysia Ciptakan Anvus Project, Sistem Keamanan Siber yang Kini Dipakai 50 Industri

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    01 Desember 2025 pukul 22:05 WITA

    Pemberian Penghargaan Kepada Fawwas Mustafa (Foto: Dok Pribadi)

    Tana Paser - Seorang mahasiswa asal Paser berhasil menciptakan dua inovasi yang mampu memperkuat keamanan di bidang siber.

    Fawwas Mustafa, seorang mahasiswa Cyber Security Asia Pacific University (APU) Malaysia berhasil menerbitkan portal edukasi (Cyber Awareness) dan Anvus bersama teman-temannya. Ia menciptakan inovasi itu guna memperkuat keamanan digital yang dapat mendeteksi aktivitas tidak wajar dalam sistem.

    Dengan inovasi itu, ia menerima penghargaan International Battle Of Hacker (IBOH) dari Kementerian dan Perdana Menteri Malaysia pada 7 November lalu.

    "Anvus Project merupakan inovasi dari ZerosecID yang dirancang untuk memperkuat keamanan sistem," kata Fawwas, Senin (1/12/2025).

    Ia menambahkan sistem tersebut mampu mendeteksi aktivitas berbahaya, injeksi script, file berbahaya serta konfigurasi rentan yang berpotensi dieksploitasi. Dengan menggabungkan signature, heuristik dan deteksi anomali, Anvus menjadi sistem pertahanan yang responsif terhadap aktivitas mencurigakan.

    Selain itu, sistem yang diterbitkan itu sudah digunakan sebanyak 50 industri yang ada di Malaysia. Ia menilai sistem tersebut sangat relevan untuk digunakan di Paser yang merupakan tempat domisilinya saat ini.

    "Saat liburan nanti rencananya kami akan bertemu DKISP Paser untuk menerapkan Anvus di sana," ujarnya.

    Fawwas tidak sendirian, ia bekerja sama bersama teman-temannya, yaitu Dandy Arnaldo, Sqeful Alam, Farhan Syihab, Akhmad Fauzan Fathurokman, Muhammad Jaenal Abidin, Evelyn Angelica Lie dan Faiz Ahmad Habibi yang dibimbing oleh dosen APU Malaysia Noris Ismail dan Nor Azlina Abd Rahman.

    (Sf/Lo)