Cari disini...
Seputar Kaltim
Sejumlah mahasiswa Paser saat menggelar aksi di simpang lima tugu usuk bulau, Kecamatan Tanah Grogot. (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Sejumlah mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di simpang lima tugu usuk bulau, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Selasa (19/11/2024).
Para mahasiswa itu mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu di posko jaga hauling batu bara Dusun Muara Kate, Desa Muara Langon, Kecamatan Muara Komam.
Peristiwa kekerasan itu mengakibatkan dua korban dengan luka yang diduga senjata tajam (sajam). Satu korban meninggal dunia usai dilarikan ke rumah sakit, sedangkan korban lainnya kritis.
“Kami mendesak polras paser mengusut tuntas kasus ini agar segera dituntaskan terkait peristiwa kriminalitas di Muara Kate,” kata salah satu peserta aksi, Aditiya Pramesh.
Mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan, yakni mendesak agar mempercepat proses dari tuntutan pada aksi sebelumnya terkait aktivitas hauling batu bara menggunakan jalan umum.
Kemudian, mendesak Kapolres Paser untuk segera menuntaskan peristiwa di Muara Kate tersebut, serta meminta agar aparat kepolisian dapat memberikan jaminan terhadap masyarakat Muara Komam.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sejumlah mahasiswa Paser saat menggelar aksi di simpang lima tugu usuk bulau, Kecamatan Tanah Grogot. (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Sejumlah mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di simpang lima tugu usuk bulau, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Selasa (19/11/2024).
Para mahasiswa itu mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu di posko jaga hauling batu bara Dusun Muara Kate, Desa Muara Langon, Kecamatan Muara Komam.
Peristiwa kekerasan itu mengakibatkan dua korban dengan luka yang diduga senjata tajam (sajam). Satu korban meninggal dunia usai dilarikan ke rumah sakit, sedangkan korban lainnya kritis.
“Kami mendesak polras paser mengusut tuntas kasus ini agar segera dituntaskan terkait peristiwa kriminalitas di Muara Kate,” kata salah satu peserta aksi, Aditiya Pramesh.
Mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan, yakni mendesak agar mempercepat proses dari tuntutan pada aksi sebelumnya terkait aktivitas hauling batu bara menggunakan jalan umum.
Kemudian, mendesak Kapolres Paser untuk segera menuntaskan peristiwa di Muara Kate tersebut, serta meminta agar aparat kepolisian dapat memberikan jaminan terhadap masyarakat Muara Komam.
(Sf/By)