Cari disini...
Seputar Kaltim
Replika rumah adat kutai di Kelurahan Guntung. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Wisata budaya Rumah Adat Guntung diharapkan dapat menjadi salah satu pusat keramaian baru di Kota Bontang.
Lurah Guntung, Denny Febrian mengatakan rumah adat tersebut sudah mulai digunakan untuk acara pertemuan dan acara adat seperti Erau Pelas Benua.
Tetapi pada hari-hari biasa, destinasi tersebut terbilang sepi dan jarang dikunjungi masyarakat, sehingga berharap ke depan acara-acara besar yang akan dilaksanakan bisa diselenggarakan di Rumah Adat Guntung.
“Kalau bisa acara-acara tingkat kota nanti diselenggarakan di sini (Rumah Adat Guntung, Red),” ujarnya, Jumat (28/3/2025).
Apalagi fasilitas yang di rumah adat tersebut sudah cukup lengkap dan siap digunakan untuk berbagai kegiatan.
Selain replika rumah adat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang juga telah membangun panggung seni hingga pujasera untuk melengkapi kawasan rumah adat.
“Secara fasilitas sebenarnya sudah cukup lengkap, tinggal bagaimana kedepan kita bisa menarik masyarakat untuk mau berkunjung, salah satunya mungkin melalui acara-acara tingkat kota misalnya,” tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Replika rumah adat kutai di Kelurahan Guntung. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Wisata budaya Rumah Adat Guntung diharapkan dapat menjadi salah satu pusat keramaian baru di Kota Bontang.
Lurah Guntung, Denny Febrian mengatakan rumah adat tersebut sudah mulai digunakan untuk acara pertemuan dan acara adat seperti Erau Pelas Benua.
Tetapi pada hari-hari biasa, destinasi tersebut terbilang sepi dan jarang dikunjungi masyarakat, sehingga berharap ke depan acara-acara besar yang akan dilaksanakan bisa diselenggarakan di Rumah Adat Guntung.
“Kalau bisa acara-acara tingkat kota nanti diselenggarakan di sini (Rumah Adat Guntung, Red),” ujarnya, Jumat (28/3/2025).
Apalagi fasilitas yang di rumah adat tersebut sudah cukup lengkap dan siap digunakan untuk berbagai kegiatan.
Selain replika rumah adat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang juga telah membangun panggung seni hingga pujasera untuk melengkapi kawasan rumah adat.
“Secara fasilitas sebenarnya sudah cukup lengkap, tinggal bagaimana kedepan kita bisa menarik masyarakat untuk mau berkunjung, salah satunya mungkin melalui acara-acara tingkat kota misalnya,” tandasnya.
(Sf/By)