Cari disini...
Seputar Kaltim
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat meninjau proyek di Samarinda. Kini tetap menjadi unggulan di Pilwali 2024 mendatang. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dalam lanskap politik yang dinamis, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menunjukkan dominasi yang tak terbantahkan dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2024.
Survei terbaru yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network menempatkan Harun jauh di depan para pesaingnya.
Survei yang dirilis pada konferensi pers Rabu (17/4/2024) oleh peneliti LSI Denny JA, Fadli Fakhri Fauzan, mengungkapkan bahwa jika Andi Harun maju sebagai calon petahana, tidak ada satupun kandidat yang mampu menyaingi kepopulerannya.
Dengan perolehan suara mencapai 86,8 persen, Harun tampaknya akan dengan mudah memenangkan Pilwali mendatang, meninggalkan para pesaingnya dengan margin yang signifikan.
Dalam skenario survei yang mempertimbangkan tujuh kandidat lain, hasilnya tetap sama. Hadi Mulyadi, yang notabenenya pernah menjadi Wakil Gubernur periode 2018-2023, hanya mendapat 4,3 persen.
"Diikuti oleh rivalnya pada pemilu sebelumnya, yakni M Barkati dengan 2,5 persen, Rusmadi Wongso dengan 0,7 persen, Sarwono dengan 0,5 persen, Darlis Pattalongi dengan 0,2 persen, dan Zairin Zain yang tidak mendapatkan suara sama sekali," Jabar Fadli.
Lebih lanjut, survei tersebut juga menunjukkan bahwa dalam pemilihan yang hanya melibatkan dua calon, Andi Harun masih unggul dengan perolehan 89,8 persen, sementara Wakil Wali Kota saat ini, Rusmadi Wongso, hanya mendapat 2,7 persen.
"Perbedaan yang sangat besar ini mencerminkan kepercayaan masyarakat Samarinda terhadap kinerja Harun selama menjabat, sekaligus menandakan kurangnya dukungan terhadap Rusmadi," tambahnya.
Keberhasilan Harun dalam survei ini tidak lepas dari citranya sebagai pemecah masalah yang telah berhasil membawa perubahan positif bagi kota Samarinda. Sebanyak 39,9 persen responden mengakui kontribusi Harun dalam menyelesaikan berbagai isu di kota Samarinda.
Sementara itu, untuk posisi Wakil Wali Kota, Rusmadi Wongso masih menjadi pilihan utama masyarakat Samarinda dengan perolehan 11,6 persen, mengungguli ketua TWAP, Syaparuddin yang hanya mendapat 2,6 persen. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun dukungan terhadap Wongso sebagai Wali Kota tidak kuat, ia tetap dianggap sebagai sosok yang mampu mendampingi Harun dalam memimpin Samarinda ke depan.
"Kekuatan politiknya yang semakin kokoh ini menandakan era baru dalam pemerintahan kota yang lebih stabil dan progresif," tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat meninjau proyek di Samarinda. Kini tetap menjadi unggulan di Pilwali 2024 mendatang. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dalam lanskap politik yang dinamis, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menunjukkan dominasi yang tak terbantahkan dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2024.
Survei terbaru yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network menempatkan Harun jauh di depan para pesaingnya.
Survei yang dirilis pada konferensi pers Rabu (17/4/2024) oleh peneliti LSI Denny JA, Fadli Fakhri Fauzan, mengungkapkan bahwa jika Andi Harun maju sebagai calon petahana, tidak ada satupun kandidat yang mampu menyaingi kepopulerannya.
Dengan perolehan suara mencapai 86,8 persen, Harun tampaknya akan dengan mudah memenangkan Pilwali mendatang, meninggalkan para pesaingnya dengan margin yang signifikan.
Dalam skenario survei yang mempertimbangkan tujuh kandidat lain, hasilnya tetap sama. Hadi Mulyadi, yang notabenenya pernah menjadi Wakil Gubernur periode 2018-2023, hanya mendapat 4,3 persen.
"Diikuti oleh rivalnya pada pemilu sebelumnya, yakni M Barkati dengan 2,5 persen, Rusmadi Wongso dengan 0,7 persen, Sarwono dengan 0,5 persen, Darlis Pattalongi dengan 0,2 persen, dan Zairin Zain yang tidak mendapatkan suara sama sekali," Jabar Fadli.
Lebih lanjut, survei tersebut juga menunjukkan bahwa dalam pemilihan yang hanya melibatkan dua calon, Andi Harun masih unggul dengan perolehan 89,8 persen, sementara Wakil Wali Kota saat ini, Rusmadi Wongso, hanya mendapat 2,7 persen.
"Perbedaan yang sangat besar ini mencerminkan kepercayaan masyarakat Samarinda terhadap kinerja Harun selama menjabat, sekaligus menandakan kurangnya dukungan terhadap Rusmadi," tambahnya.
Keberhasilan Harun dalam survei ini tidak lepas dari citranya sebagai pemecah masalah yang telah berhasil membawa perubahan positif bagi kota Samarinda. Sebanyak 39,9 persen responden mengakui kontribusi Harun dalam menyelesaikan berbagai isu di kota Samarinda.
Sementara itu, untuk posisi Wakil Wali Kota, Rusmadi Wongso masih menjadi pilihan utama masyarakat Samarinda dengan perolehan 11,6 persen, mengungguli ketua TWAP, Syaparuddin yang hanya mendapat 2,6 persen. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun dukungan terhadap Wongso sebagai Wali Kota tidak kuat, ia tetap dianggap sebagai sosok yang mampu mendampingi Harun dalam memimpin Samarinda ke depan.
"Kekuatan politiknya yang semakin kokoh ini menandakan era baru dalam pemerintahan kota yang lebih stabil dan progresif," tutupnya.
(Sf/Rs)