Seputar Kaltim

    Lowboy Truk Pengangkut Dozer Masuk Jurang di Poros Lamin, Dua Orang Meninggal Dunia

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    04 Desember 2025 pukul 17:22 WITA

    Proses evakuasi sebuah Lowboy truck pengangkut alat berat jenis dozer masuk ke dalam jurang, di Jalan Poros Lamin, Kecamatan Teluk Bayur, Rabu malam (3/12/2025). (Foto: Dok. BPBD Berau)

    Tanjung Redeb - Sebuah Lowboy truck pengangkut alat berat jenis dozer masuk ke dalam jurang hingga menewaskan dua orang dan melukai satu orang lainnya. Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Poros Lamin, Kecamatan Teluk Bayur, Rabu malam (3/12/2025). 

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, saat dikonfirmasi mengatakan benar adanya peristiwa kecelakaan tersebut yang terjadi sekitar pukul 22.00 Wita pada Rabu malam (3/12/2025). Atas peristiwa tersebut pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi para korban yang terjebak dalam kabin truk.

    "Lowboy truck itu membawa Dozer dari arah long ayap yang akan menuju ke bulungan terguling di jurang jalan poros lamin Kecamatan Teluk Bayur. Peristiwa itupun mengakibatkan dua orang meninggal ditempat dan satu orang sopir tersebut selamat," ujar Nofian.

    Proses evakuasi berjalan cukup sulit karena posisi truk yang berada di dasar jurang dan kabin yang ringsek. BPBD Berau juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengevakuasi para korban.

    "Kami berkoordinasi dengan Polri untuk melakukan metode evakuasi khusus karena korban terjepit," katanya.

    Sementara itu, Kanit Laka Polres Berau, Ipda Thamrin, mengatakan bahwa dari tiga korban dua diantaranya adalah penumpang yang duduk di samping sopir namun tidak berhasil selamat. Sementara sopir yang selamat, saat ini berada di rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan.

    "Sopir sudah kami bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan. Setelah itu, baru kami ambil keterangan lengkap dari yang bersangkutan," tutur Thamrin.

    Ia menyampaikan berdasarkan pengakuan sementara sopir, lowboy truck diduga tidak kuat saat menanjak akibat membawa beban dozer yang cukup besar.

    "Tetapi pihak kami belum dapat memastikan apakah penyebabnya murni karena beban berat atau ada faktor lain yang turut memicu kecelakaan," Katanya.

    Thamrin pun menyampaikan untuk saat ini sejumlah kemungkinan masih diperiksa dan didalami, termasuk dugaan rem blong maupun kondisi kendaraan.

    "Indikasi rem blong atau kendaraan kurang fit masih dalam penyidikan. Kalau truk kuat menanjak lalu mesin mati, remnya bisa tidak berfungsi. Ini semua masih kami dalami," tandasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Lowboy Truk Pengangkut Dozer Masuk Jurang di Poros Lamin, Dua Orang Meninggal Dunia

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    04 Desember 2025 pukul 17:22 WITA

    Proses evakuasi sebuah Lowboy truck pengangkut alat berat jenis dozer masuk ke dalam jurang, di Jalan Poros Lamin, Kecamatan Teluk Bayur, Rabu malam (3/12/2025). (Foto: Dok. BPBD Berau)

    Tanjung Redeb - Sebuah Lowboy truck pengangkut alat berat jenis dozer masuk ke dalam jurang hingga menewaskan dua orang dan melukai satu orang lainnya. Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Poros Lamin, Kecamatan Teluk Bayur, Rabu malam (3/12/2025). 

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, saat dikonfirmasi mengatakan benar adanya peristiwa kecelakaan tersebut yang terjadi sekitar pukul 22.00 Wita pada Rabu malam (3/12/2025). Atas peristiwa tersebut pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi para korban yang terjebak dalam kabin truk.

    "Lowboy truck itu membawa Dozer dari arah long ayap yang akan menuju ke bulungan terguling di jurang jalan poros lamin Kecamatan Teluk Bayur. Peristiwa itupun mengakibatkan dua orang meninggal ditempat dan satu orang sopir tersebut selamat," ujar Nofian.

    Proses evakuasi berjalan cukup sulit karena posisi truk yang berada di dasar jurang dan kabin yang ringsek. BPBD Berau juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengevakuasi para korban.

    "Kami berkoordinasi dengan Polri untuk melakukan metode evakuasi khusus karena korban terjepit," katanya.

    Sementara itu, Kanit Laka Polres Berau, Ipda Thamrin, mengatakan bahwa dari tiga korban dua diantaranya adalah penumpang yang duduk di samping sopir namun tidak berhasil selamat. Sementara sopir yang selamat, saat ini berada di rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan.

    "Sopir sudah kami bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan. Setelah itu, baru kami ambil keterangan lengkap dari yang bersangkutan," tutur Thamrin.

    Ia menyampaikan berdasarkan pengakuan sementara sopir, lowboy truck diduga tidak kuat saat menanjak akibat membawa beban dozer yang cukup besar.

    "Tetapi pihak kami belum dapat memastikan apakah penyebabnya murni karena beban berat atau ada faktor lain yang turut memicu kecelakaan," Katanya.

    Thamrin pun menyampaikan untuk saat ini sejumlah kemungkinan masih diperiksa dan didalami, termasuk dugaan rem blong maupun kondisi kendaraan.

    "Indikasi rem blong atau kendaraan kurang fit masih dalam penyidikan. Kalau truk kuat menanjak lalu mesin mati, remnya bisa tidak berfungsi. Ini semua masih kami dalami," tandasnya. 

    (Sf/Rs)