Cari disini...
Seputar Kaltim
Penganugerahan Lomba Videografi Kewaspadaan 2025 yang digelar oleh Kesbangpol Kutai Timur di Gedung Meranti, Kantor Bupati Kutim. (Foto: Lisda/Seputarfakta. com)
Sangatta - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar penganugerahan Lomba Videografi Kewaspadaan 2025 di Gedung Meranti, Kantor Bupati Kutim, sebagai bentuk apresiasi kepada para pelajar yang telah menyalurkan ide kritis dan kreatif mereka melalui karya video.
Kegiatan ini diikuti oleh 57 peserta dari tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Kutai Timur (Kutim), baik secara individu maupun kelompok.
Kepala Badan Kesbangpol Kutim, Tejo Yuwono, menyampaikan lomba ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap isu Nasional, seperti bahaya narkoba, pergaulan bebas, radikalisme, intoleransi, kejahatan di dunia maya, dan pornografi.
“Lomba ini tidak hanya mengasah kreativitas, tapi juga menjadi ruang edukasi bagi pelajar untuk memahami dan peduli terhadap isu-isu penting yang mengancam masa depan bangsa,” ujar Tejo saat menyampaikan sambutannya pada Senin (6/10/2025).
Ia juga menambahkan bahwa karya-karya yang dibuat para pelajar menunjukkan kemampuan mereka dalam memahami media, berpikir kritis, dan peduli terhadap masalah sosial dikalangan pelajar.
Lomba ini mengusung tema “Membangun Kesadaran dan Ketahanan nasional melalui Videografi”, dengan dua subtema pilihan, yaitu Narkoba dan Pergaulan Bebas serta Kejahatan Siber dan Berita Hoaks. Melalui format video, peserta diajak menyampaikan pesan secara pribadi namun berdampak luas.
Daftar Pemenang Lomba Videografi Kewaspadaan 2025.
Juara 1. Penjara Sendiri – SMA Negeri 1 Sangatta Utara
Juara 2. Temen dalam Gelap – SMA Negeri 1 Bengalon
Juara 3. Tabur Tuai – SMA Negeri 2 Sangatta Utara
Juara Favorit. Jebakan Digital – SMA Negeri 2 Sangatta Utara.
Dalam penganugerahan tersebut, Kesbangpol memberikan penghargaan berupa uang tunai kepada empat kategori pemenang, yaitu Juara satu mendapatkan Rp7.000.000, Juara dua Rp6.500.000, juara tiga Rp6.000.000, dan juara favorit Rp5.000.000.
Tejo mengungkapkan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membina generasi muda agar tidak hanya sadar teknologi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan kebangsaan.
“Harapannya, ini menjadi langkah awal membentuk karakter pelajar yang peka, cerdas, dan mampu menggunakan media sebagai sarana perubahan positif,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Penganugerahan Lomba Videografi Kewaspadaan 2025 yang digelar oleh Kesbangpol Kutai Timur di Gedung Meranti, Kantor Bupati Kutim. (Foto: Lisda/Seputarfakta. com)
Sangatta - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar penganugerahan Lomba Videografi Kewaspadaan 2025 di Gedung Meranti, Kantor Bupati Kutim, sebagai bentuk apresiasi kepada para pelajar yang telah menyalurkan ide kritis dan kreatif mereka melalui karya video.
Kegiatan ini diikuti oleh 57 peserta dari tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Kutai Timur (Kutim), baik secara individu maupun kelompok.
Kepala Badan Kesbangpol Kutim, Tejo Yuwono, menyampaikan lomba ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap isu Nasional, seperti bahaya narkoba, pergaulan bebas, radikalisme, intoleransi, kejahatan di dunia maya, dan pornografi.
“Lomba ini tidak hanya mengasah kreativitas, tapi juga menjadi ruang edukasi bagi pelajar untuk memahami dan peduli terhadap isu-isu penting yang mengancam masa depan bangsa,” ujar Tejo saat menyampaikan sambutannya pada Senin (6/10/2025).
Ia juga menambahkan bahwa karya-karya yang dibuat para pelajar menunjukkan kemampuan mereka dalam memahami media, berpikir kritis, dan peduli terhadap masalah sosial dikalangan pelajar.
Lomba ini mengusung tema “Membangun Kesadaran dan Ketahanan nasional melalui Videografi”, dengan dua subtema pilihan, yaitu Narkoba dan Pergaulan Bebas serta Kejahatan Siber dan Berita Hoaks. Melalui format video, peserta diajak menyampaikan pesan secara pribadi namun berdampak luas.
Daftar Pemenang Lomba Videografi Kewaspadaan 2025.
Juara 1. Penjara Sendiri – SMA Negeri 1 Sangatta Utara
Juara 2. Temen dalam Gelap – SMA Negeri 1 Bengalon
Juara 3. Tabur Tuai – SMA Negeri 2 Sangatta Utara
Juara Favorit. Jebakan Digital – SMA Negeri 2 Sangatta Utara.
Dalam penganugerahan tersebut, Kesbangpol memberikan penghargaan berupa uang tunai kepada empat kategori pemenang, yaitu Juara satu mendapatkan Rp7.000.000, Juara dua Rp6.500.000, juara tiga Rp6.000.000, dan juara favorit Rp5.000.000.
Tejo mengungkapkan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membina generasi muda agar tidak hanya sadar teknologi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan kebangsaan.
“Harapannya, ini menjadi langkah awal membentuk karakter pelajar yang peka, cerdas, dan mampu menggunakan media sebagai sarana perubahan positif,” pungkasnya.
(Sf/Rs)