Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim
Pelaksanaan Festival Nondoi (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Pelaksanaan Festival Budaya Belian Adat Paser Nondoi di Rumah Adat Rekan Tatau, di Penajam Paser Utara (PPU) tidak hanya dirangkai dengan ritual adat, tapi juga akan dimeriahkan berbagai perlombaan tradisional.
Perlombaan yang dipertandingkan adalah cinaboy, lari balok, gobak sodor hingga beturak.
“Kegiatan lomba dimulai di hari ketiga hingga akhir pelaksanaan Festival Nondoi, yaitu 5-8 November 2025,” ucap Ketua Komite Ekraf PPU, Sandry Ernamurti, Kamis (6/11/2025).
Komite Ekraf PPU telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp40 juta untuk para pemenang dalam ajang lomba tradisional tersebut.
Lomba tradisional digelar untuk memeriahkan pelaksanaan Festival Nondoi serta upaya melestarikan permainan tradisional.
Hingga kini antusias masyarakat PPU cukup tinggi untuk berpartisipasi dalam lomba tradisional, tercatat ada ratusan peserta dari kalangan pelajar hingga ASN.
“Kalau dari kalangan pelajar ada 830 orang tingkat sekolah SD dan SMP. Kami juga membuka pendaftaran bagi ASN untuk kategori dewasa,” jelasnya.
Ia menambahkan pelaksanaan lomba tradisional ini diharapkan dapat menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan kembali semangat kebersamaan yang mulai luntur di era modern.
“Permainan tradisional seperti ini bukan sekadar hiburan, tapi juga mengajarkan nilai-nilai sportivitas, kekompakan dan kerja sama,” ujarnya.
Selain itu, Komite Ekraf juga berupaya agar kegiatan tersebut dapat menjadi daya tarik wisata budaya lokal yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
“Festival Nondoi tidak hanya menampilkan ritual adat dan kesenian, tapi juga kami ingin menciptakan ruang ekonomi kreatif. Saat kegiatan berlangsung, banyak UMKM lokal yang ikut berjualan dan itu menjadi nilai tambah bagi masyarakat,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim

Pelaksanaan Festival Nondoi (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Pelaksanaan Festival Budaya Belian Adat Paser Nondoi di Rumah Adat Rekan Tatau, di Penajam Paser Utara (PPU) tidak hanya dirangkai dengan ritual adat, tapi juga akan dimeriahkan berbagai perlombaan tradisional.
Perlombaan yang dipertandingkan adalah cinaboy, lari balok, gobak sodor hingga beturak.
“Kegiatan lomba dimulai di hari ketiga hingga akhir pelaksanaan Festival Nondoi, yaitu 5-8 November 2025,” ucap Ketua Komite Ekraf PPU, Sandry Ernamurti, Kamis (6/11/2025).
Komite Ekraf PPU telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp40 juta untuk para pemenang dalam ajang lomba tradisional tersebut.
Lomba tradisional digelar untuk memeriahkan pelaksanaan Festival Nondoi serta upaya melestarikan permainan tradisional.
Hingga kini antusias masyarakat PPU cukup tinggi untuk berpartisipasi dalam lomba tradisional, tercatat ada ratusan peserta dari kalangan pelajar hingga ASN.
“Kalau dari kalangan pelajar ada 830 orang tingkat sekolah SD dan SMP. Kami juga membuka pendaftaran bagi ASN untuk kategori dewasa,” jelasnya.
Ia menambahkan pelaksanaan lomba tradisional ini diharapkan dapat menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan kembali semangat kebersamaan yang mulai luntur di era modern.
“Permainan tradisional seperti ini bukan sekadar hiburan, tapi juga mengajarkan nilai-nilai sportivitas, kekompakan dan kerja sama,” ujarnya.
Selain itu, Komite Ekraf juga berupaya agar kegiatan tersebut dapat menjadi daya tarik wisata budaya lokal yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
“Festival Nondoi tidak hanya menampilkan ritual adat dan kesenian, tapi juga kami ingin menciptakan ruang ekonomi kreatif. Saat kegiatan berlangsung, banyak UMKM lokal yang ikut berjualan dan itu menjadi nilai tambah bagi masyarakat,” tandasnya.
(Sf/Lo)