Seputar Kaltim

    Lomba 17 Agustus di RT 32 Sangatta Gratis, Suprianto: Tak Pernah Pungut Biaya

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    11 Agustus 2026 pukul 20:44 WITA

    Ketua RT 32 Sangatta Utara, Suprianto, (Foto:Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Ketua RT 32 Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Suprianto memastikan pelaksanaan lomba 17 Agustus di lingkungannya tidak memungut biaya pendaftaran peserta.

    Suprianto mengatakan, selama dua periode menjabat sebagai Ketua RT 32, pihaknya tidak pernah menarik biaya kepada warga yang mengikuti perlombaan.

    “Alhamdulillah, selama saya jadi RT, ini sudah dua periode tidak pernah melakukan hal yang seperti itu,” ujar Suprianto.

    Pernyataan tersebut ia sampaikan menanggapi penjelasan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai hadiah lomba yang bersumber dari uang pendaftaran peserta.

    Wakil Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Abdul Muiz Ali, sebelumnya memberikan catatan terkait mekanisme penarikan biaya pendaftaran pada lomba berhadiah. Menurutnya, uang pendaftaran peserta tidak boleh dikumpulkan kemudian dijadikan sebagai sumber dana hadiah bagi pemenang.

    “Satu hal yang perlu dihindari adalah praktik judi. Artinya, panitia tidak diperbolehkan menggunakan uang pendaftaran peserta sebagai bagian dari biaya hadiah. Itu tidak benar secara ketentuan fiqih dan haram hukumnya,” tegas Abdul Muiz.

    Menanggapi hal tersebut, Suprianto memastikan mekanisme tersebut tidak diterapkan dalam pelaksanaan lomba di RT 32.

    Ia menyebut pembiayaan kegiatan berasal dari dukungan berbagai pihak yang diberikan secara sukarela, mulai dari warga, pemerintah, dinas, dewan, perusahaan hingga pihak lainnya.

    “Ini murni dari dana dari warga untuk warga, dari dana dari pemerintah, dari dinas, ya untuk warga, untuk kita senang, untuk meramaikan 17-an ini,” katanya.

    Selain warga dan pemerintah, Suprianto menyebut dukungan juga datang dari anggota dewan dan perusahaan.

    Dengan pembiayaan tersebut, Suprianto kembali menegaskan peserta lomba tidak dibebani biaya pendaftaran.

    “Alhamdulillah selama ini tidak ada. Sama sekali tidak ada,” tegasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Lomba 17 Agustus di RT 32 Sangatta Gratis, Suprianto: Tak Pernah Pungut Biaya

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    11 Agustus 2026 pukul 20:44 WITA

    Ketua RT 32 Sangatta Utara, Suprianto, (Foto:Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Ketua RT 32 Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Suprianto memastikan pelaksanaan lomba 17 Agustus di lingkungannya tidak memungut biaya pendaftaran peserta.

    Suprianto mengatakan, selama dua periode menjabat sebagai Ketua RT 32, pihaknya tidak pernah menarik biaya kepada warga yang mengikuti perlombaan.

    “Alhamdulillah, selama saya jadi RT, ini sudah dua periode tidak pernah melakukan hal yang seperti itu,” ujar Suprianto.

    Pernyataan tersebut ia sampaikan menanggapi penjelasan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai hadiah lomba yang bersumber dari uang pendaftaran peserta.

    Wakil Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Abdul Muiz Ali, sebelumnya memberikan catatan terkait mekanisme penarikan biaya pendaftaran pada lomba berhadiah. Menurutnya, uang pendaftaran peserta tidak boleh dikumpulkan kemudian dijadikan sebagai sumber dana hadiah bagi pemenang.

    “Satu hal yang perlu dihindari adalah praktik judi. Artinya, panitia tidak diperbolehkan menggunakan uang pendaftaran peserta sebagai bagian dari biaya hadiah. Itu tidak benar secara ketentuan fiqih dan haram hukumnya,” tegas Abdul Muiz.

    Menanggapi hal tersebut, Suprianto memastikan mekanisme tersebut tidak diterapkan dalam pelaksanaan lomba di RT 32.

    Ia menyebut pembiayaan kegiatan berasal dari dukungan berbagai pihak yang diberikan secara sukarela, mulai dari warga, pemerintah, dinas, dewan, perusahaan hingga pihak lainnya.

    “Ini murni dari dana dari warga untuk warga, dari dana dari pemerintah, dari dinas, ya untuk warga, untuk kita senang, untuk meramaikan 17-an ini,” katanya.

    Selain warga dan pemerintah, Suprianto menyebut dukungan juga datang dari anggota dewan dan perusahaan.

    Dengan pembiayaan tersebut, Suprianto kembali menegaskan peserta lomba tidak dibebani biaya pendaftaran.

    “Alhamdulillah selama ini tidak ada. Sama sekali tidak ada,” tegasnya.

    (Sf/Lo)