Seputar Kaltim

    Lokasi Langganan Banjir di Balikpapan Mulai Ditangani, Halili Lakukan Pengerukan Sedimen

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Turunkan eksavator untuk lakukan pengerukan sedimentasi dan pelebaran drainase lingkungan warga Wonorejo. (Foto: tangkapan layar/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Warga Wonorejo, Balikpapan Utara, akhirnya bisa bernapas lega. Setelah bertahun-tahun langganan banjir, kawasan ini mulai dibenahi. Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Halili Adinegara, memulai proyek pelebaran saluran air (drainase) dan pengerukan sedimen di beberapa titik rawan banjir.

    Pekerjaan dimulai sejak Minggu (1/6/2025), fokus di tiga RT yaitu RT 34, RT 51, dan RT 56. Halili menjelaskan, langkah ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang ia terima saat reses pada April lalu.

    "Masalah banjir ini sudah terlalu lama. Kami mulai dari daerah paling rawan," ujar Halili saat ditemui media, Senin (2/6/2025).

    Menurut Halili, wilayah ini memang seperti cekungan air dari tujuh RT di sekitarnya mengalir dan mengumpul di RT 51. Itu sebabnya area ini sering tergenang saat hujan deras.

    Proyek drainase yang dikerjakan sepanjang sekitar 700 meter ini untuk sementara masih dilakukan secara gotong royong. 

    “Alat berat kami pinjam dari Dinas PU Balikpapan, dan warga setempat ikut membantu bersama Ketua RT,” akunya.

    Ke depan, ia juga berencana memperluas drainase hingga ke sekitar Perumahan Kelapa Gading, sesuai permintaan warga. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas PU agar proyek ini bisa masuk anggaran tahun 2026.

    Masalah lain yang dihadapi adalah soal lahan. Beberapa saluran air perlu melewati tanah milik pribadi. Namun ia mengatakan sudah menjalin komunikasi dengan para pemilik lahan dan berharap mereka memberi izin untuk kepentingan bersama.

    "Kalau akses dibuka, kami bisa lanjut kerja. Mudah-mudahan pemilik lahan mau membantu, karena ini untuk kebaikan warga semua," harapannya.

    Dengan langkah ini, dirinya berharap penanganan banjir di Balikpapan Utara bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Lokasi Langganan Banjir di Balikpapan Mulai Ditangani, Halili Lakukan Pengerukan Sedimen

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Turunkan eksavator untuk lakukan pengerukan sedimentasi dan pelebaran drainase lingkungan warga Wonorejo. (Foto: tangkapan layar/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Warga Wonorejo, Balikpapan Utara, akhirnya bisa bernapas lega. Setelah bertahun-tahun langganan banjir, kawasan ini mulai dibenahi. Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Halili Adinegara, memulai proyek pelebaran saluran air (drainase) dan pengerukan sedimen di beberapa titik rawan banjir.

    Pekerjaan dimulai sejak Minggu (1/6/2025), fokus di tiga RT yaitu RT 34, RT 51, dan RT 56. Halili menjelaskan, langkah ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang ia terima saat reses pada April lalu.

    "Masalah banjir ini sudah terlalu lama. Kami mulai dari daerah paling rawan," ujar Halili saat ditemui media, Senin (2/6/2025).

    Menurut Halili, wilayah ini memang seperti cekungan air dari tujuh RT di sekitarnya mengalir dan mengumpul di RT 51. Itu sebabnya area ini sering tergenang saat hujan deras.

    Proyek drainase yang dikerjakan sepanjang sekitar 700 meter ini untuk sementara masih dilakukan secara gotong royong. 

    “Alat berat kami pinjam dari Dinas PU Balikpapan, dan warga setempat ikut membantu bersama Ketua RT,” akunya.

    Ke depan, ia juga berencana memperluas drainase hingga ke sekitar Perumahan Kelapa Gading, sesuai permintaan warga. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas PU agar proyek ini bisa masuk anggaran tahun 2026.

    Masalah lain yang dihadapi adalah soal lahan. Beberapa saluran air perlu melewati tanah milik pribadi. Namun ia mengatakan sudah menjalin komunikasi dengan para pemilik lahan dan berharap mereka memberi izin untuk kepentingan bersama.

    "Kalau akses dibuka, kami bisa lanjut kerja. Mudah-mudahan pemilik lahan mau membantu, karena ini untuk kebaikan warga semua," harapannya.

    Dengan langkah ini, dirinya berharap penanganan banjir di Balikpapan Utara bisa dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

    (Sf/Rs)