Seputar Kaltim

    Lokasi Debat Ketiga Belum Ditetapkan, Pengamanan Tak Rekomendasikan di Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    KPU Kota Balikpapan gelar rapat koordinasi persiapan debat ketiga. Berbagai masukkan akan jadi pertimbangan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Menjelang pelaksanaan debat publik ketiga Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan 2024, KPU Kota Balikpapan menggelar rapat koordinasi persiapan debat di Hotel Maxone Balikpapan, Selasa (12/11/2024).

    Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono mengatakan, persiapan debat ketiga ini sangat diperlukan untuk mendapatkan masukkan dari berbagai pihak, agar debat dapat berjalan aman dan tertib.

    “Maka ketika ada yang kurang akan kami tambahkan, dan jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki akan kami perbaiki,” ucap Yudho sapaan akrabnya kepada media usai rapat.

    Dirinya berharap tahapan debat ketiga ini dapat berjalan dengan sukses, terutama perihal keamanan dan ketertiban di dalam ruang debat maupun diluar lokasi debat.

    Selain itu, ada beberapa hal yang masih belum menemukan kesepakatan, salah satunya lokasi penyelenggaraan debat. Apalagi dari pihak pengamanan tidak merekomendasaikan debat ketiga digelar di Balikpapan.

    “Tentu pertimbangan ini berdasarkan pengalaman dari debat pertama dan kedua. Melihat adanya indikasi hingga potensi yang terjadi. Bahkan regulasi yang ditetapkan KPU pun tidak dijalankan,” jelasnya.

    Dari rekomendasi itu, kata dia, ada dua tim Paslon meminta agar debat ketiga tetap dilaksanakan di Balikpapan yakni Paslon nomor urut satu dan dua. Sehingga hal ini masih menjadi pertimbangan.

    Lanjutnya, semua masukkan yang disampaikan dalam rapat ini akan menjadi pertimbangan KPU Balikpapan, untuk menetapkan satu keputusan dimana debat ketiga dilaksanakan.

    “Untuk waktu pelaksanaan tetap sama yakni 18 November 2024, hanya tersisa lokasinya yang belum ditetapkan,” akunya.

    Sedangkan untuk tema yang diambil mengenai ekonomi, lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Lokasi Debat Ketiga Belum Ditetapkan, Pengamanan Tak Rekomendasikan di Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    KPU Kota Balikpapan gelar rapat koordinasi persiapan debat ketiga. Berbagai masukkan akan jadi pertimbangan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Menjelang pelaksanaan debat publik ketiga Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan 2024, KPU Kota Balikpapan menggelar rapat koordinasi persiapan debat di Hotel Maxone Balikpapan, Selasa (12/11/2024).

    Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono mengatakan, persiapan debat ketiga ini sangat diperlukan untuk mendapatkan masukkan dari berbagai pihak, agar debat dapat berjalan aman dan tertib.

    “Maka ketika ada yang kurang akan kami tambahkan, dan jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki akan kami perbaiki,” ucap Yudho sapaan akrabnya kepada media usai rapat.

    Dirinya berharap tahapan debat ketiga ini dapat berjalan dengan sukses, terutama perihal keamanan dan ketertiban di dalam ruang debat maupun diluar lokasi debat.

    Selain itu, ada beberapa hal yang masih belum menemukan kesepakatan, salah satunya lokasi penyelenggaraan debat. Apalagi dari pihak pengamanan tidak merekomendasaikan debat ketiga digelar di Balikpapan.

    “Tentu pertimbangan ini berdasarkan pengalaman dari debat pertama dan kedua. Melihat adanya indikasi hingga potensi yang terjadi. Bahkan regulasi yang ditetapkan KPU pun tidak dijalankan,” jelasnya.

    Dari rekomendasi itu, kata dia, ada dua tim Paslon meminta agar debat ketiga tetap dilaksanakan di Balikpapan yakni Paslon nomor urut satu dan dua. Sehingga hal ini masih menjadi pertimbangan.

    Lanjutnya, semua masukkan yang disampaikan dalam rapat ini akan menjadi pertimbangan KPU Balikpapan, untuk menetapkan satu keputusan dimana debat ketiga dilaksanakan.

    “Untuk waktu pelaksanaan tetap sama yakni 18 November 2024, hanya tersisa lokasinya yang belum ditetapkan,” akunya.

    Sedangkan untuk tema yang diambil mengenai ekonomi, lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

    (Sf/Rs)