Lokasi CFD Tenggarong Disepakati Pindah ke Kawasan Budaya dan Kedaton Kesultanan Kutai

    Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -

    Seputar Kaltim

    14 Mei 2024 11:17 WIB

    Lokasi Car Free Day (CFD) pindah ke Jalan Diponegoro dan Jalan Sutoyo. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Lokasi Car Free Day (CFD) akhirnya disepakati pindah ke Jalan Diponegoro dan Jalan Sutoyo, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar).

    Kepastian pemindahan ini setelah Dinas Perhubungan (Dishub), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) menyepakati pemindahan tersebut dalam forum rapat, Senin (13/5/24) kemarin.

    Tujuan pemindahan lokasi CFD yang sebelumnya di Jalan KH Achmad Mukhsin agar lalu lintas dapat berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan keresahan pada masyarakat.

    Kepala Seksi (Kasi) Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kukar, Abror Sungudi mengatakan ada beberapa poin telah disepakati dalam forum rapat tersebut, termasuk pemindahan lokasi CFD ke Kawasan Budaya di sekitar Museum Mulawarman dan Kedaton Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura. 

    "Kami sudah sepakati pemindahan CFD ke Kawasan Budaya sekitaran Museum Mulawarman Tenggarong dan Kedaton," kata Abror Selasa (14/5/2024).

    Ia menyebut rekayasa lalu sudah dilakukan di depan Museum Mulawarman dan terdapat dua jalur. Jalur sebelah sungai tetap diaktifkan untuk pengguna kendaraan mobil dan motor sedangkan jalur lainnya untuk CFD.

    "Rekayasa jalan itu agar tidak mengganggu pengguna jalan yang melewati jembatan menuju Timbau," sebutnya.

    Sementara untuk lokasi parkir dibagi menjadi empat, yakni di kawasan Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Monumen Pancasila, Langgar An-nur dan Planetarium Jagad Raya. 

    "Ada emapt lokasi yang kami sediakan kalau parkirnya tidak cukup kami arahkan ke Planetarium, di sana lokasinya cukup besar," ucapnya.

    Sedangkan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan diatur oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Dinas Koperasi dan UKM serta Satpol PP.

    "Untuk pelaku UMKM diatur oleh dinas terkait, bisa di Jalan Sutoyo, depan museum dan kedaton. Kalau untuk depan pendopo, itu harus steril," pungkasnya.

    (Sf/By)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Lokasi CFD Tenggarong Disepakati Pindah ke Kawasan Budaya dan Kedaton Kesultanan Kutai

    Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -

    Seputar Kaltim

    14 Mei 2024 11:17 WIB

    Lokasi Car Free Day (CFD) pindah ke Jalan Diponegoro dan Jalan Sutoyo. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Lokasi Car Free Day (CFD) akhirnya disepakati pindah ke Jalan Diponegoro dan Jalan Sutoyo, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar).

    Kepastian pemindahan ini setelah Dinas Perhubungan (Dishub), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) menyepakati pemindahan tersebut dalam forum rapat, Senin (13/5/24) kemarin.

    Tujuan pemindahan lokasi CFD yang sebelumnya di Jalan KH Achmad Mukhsin agar lalu lintas dapat berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan keresahan pada masyarakat.

    Kepala Seksi (Kasi) Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kukar, Abror Sungudi mengatakan ada beberapa poin telah disepakati dalam forum rapat tersebut, termasuk pemindahan lokasi CFD ke Kawasan Budaya di sekitar Museum Mulawarman dan Kedaton Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura. 

    "Kami sudah sepakati pemindahan CFD ke Kawasan Budaya sekitaran Museum Mulawarman Tenggarong dan Kedaton," kata Abror Selasa (14/5/2024).

    Ia menyebut rekayasa lalu sudah dilakukan di depan Museum Mulawarman dan terdapat dua jalur. Jalur sebelah sungai tetap diaktifkan untuk pengguna kendaraan mobil dan motor sedangkan jalur lainnya untuk CFD.

    "Rekayasa jalan itu agar tidak mengganggu pengguna jalan yang melewati jembatan menuju Timbau," sebutnya.

    Sementara untuk lokasi parkir dibagi menjadi empat, yakni di kawasan Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Monumen Pancasila, Langgar An-nur dan Planetarium Jagad Raya. 

    "Ada emapt lokasi yang kami sediakan kalau parkirnya tidak cukup kami arahkan ke Planetarium, di sana lokasinya cukup besar," ucapnya.

    Sedangkan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan diatur oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Dinas Koperasi dan UKM serta Satpol PP.

    "Untuk pelaku UMKM diatur oleh dinas terkait, bisa di Jalan Sutoyo, depan museum dan kedaton. Kalau untuk depan pendopo, itu harus steril," pungkasnya.

    (Sf/By)