Cari disini...
Seputar Kaltim
Wali Kota Samarinda, Andi Harun sampaikan mengenai hasil Kordinasi bersama OPD lainnya terkait banjir di Beberapa titik Kota Samarinda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun bersama OPD Pemerintah Kota akan melakukan pemantauan banjir yang terjadi 52 titik di Kota Samarinda, Rabu (3/5/2023) besok.
Andi Harun menyebut terjadinya banjir tersebut sudah menjadi program penanganan banjir dari Pemkot.
"Ini titik lama yang sudah kami masukkan dalam program penanganan banjir, yakni di Pasundan, Mugirejo, HAM Rifaddin dan Bung Tomo. Hanya saja masih dalam proses lelang," ungkapnya kepada seputarfakta.com, Selasa (2/5/2023) sore.
Ia menambahkan adapula kawasan yang sebelumnya tidak adanya genangan, kini banjir dan meninggalkan genangan air..
Semua perangkat Pemkot akan bertindak ke lapangan esok, Rabu (3/5) untuk meninjau. "Ada laporan di sungai Siring, ada galian 100 hektare, besok PUPR akan bertindak memastikan apakah ada izinnya atau tidak," tandasnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kota Samarinda, Suwarso mengaku timnya sudah melakukan evaluasi di beberapa titik.
"Kalau yang di Loa Bua kemarin malam kami komunikasikan dengan lurahnya dan memang melakukan evaluasi secara mandiri dengan towing untuk mobilitas warga setempat," jelasnya.
Untuk daerah longsor di Tegalrejo, ia mengharapkan segera mengevakuasi diri, ditakutkan ada longsor susulan.
"Untuk antisipasi longsor susulan, mereka yang di sekitar situ harus segera mengamankan diri, jangan ada yang disekitar situ, demi selamatkan jiwa," pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Wali Kota Samarinda, Andi Harun sampaikan mengenai hasil Kordinasi bersama OPD lainnya terkait banjir di Beberapa titik Kota Samarinda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun bersama OPD Pemerintah Kota akan melakukan pemantauan banjir yang terjadi 52 titik di Kota Samarinda, Rabu (3/5/2023) besok.
Andi Harun menyebut terjadinya banjir tersebut sudah menjadi program penanganan banjir dari Pemkot.
"Ini titik lama yang sudah kami masukkan dalam program penanganan banjir, yakni di Pasundan, Mugirejo, HAM Rifaddin dan Bung Tomo. Hanya saja masih dalam proses lelang," ungkapnya kepada seputarfakta.com, Selasa (2/5/2023) sore.
Ia menambahkan adapula kawasan yang sebelumnya tidak adanya genangan, kini banjir dan meninggalkan genangan air..
Semua perangkat Pemkot akan bertindak ke lapangan esok, Rabu (3/5) untuk meninjau. "Ada laporan di sungai Siring, ada galian 100 hektare, besok PUPR akan bertindak memastikan apakah ada izinnya atau tidak," tandasnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kota Samarinda, Suwarso mengaku timnya sudah melakukan evaluasi di beberapa titik.
"Kalau yang di Loa Bua kemarin malam kami komunikasikan dengan lurahnya dan memang melakukan evaluasi secara mandiri dengan towing untuk mobilitas warga setempat," jelasnya.
Untuk daerah longsor di Tegalrejo, ia mengharapkan segera mengevakuasi diri, ditakutkan ada longsor susulan.
"Untuk antisipasi longsor susulan, mereka yang di sekitar situ harus segera mengamankan diri, jangan ada yang disekitar situ, demi selamatkan jiwa," pungkasnya.
(Sf/By)