Seputar Kaltim

    Listrik di PPU Padam Berjam-jam, Ini Penjelasan PLN

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:BUNIYAMIN
    08 Agustus 2024 pukul 17:03 WITA

    PLN ULP Petung mendeteksi gangguan dengan menggunakan panel coupler.(Dok.PLN ULP Petung)

    Penajam - Beberapa wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami pemadaman listrik secara serentak pada Kamis (8/8/2024) sejak pagi tadi.

    Ini dikarenakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Publik (ULP) Petung sejak tiga hari lalu menemukan adanya gangguan saat mendeteksi menggunakan Panel Coupler.

    “Tiga hari yang lalu kami mengecek dan didapati ada suara-suara kelainan. Setelah itu dilaporkan dan kemudian kami langsung survei kelapangan,” ucap Officer Kinerja PLN ULP Petung, Trie Mulyadi, Kamis (8/8/2024).

    Ia mengaku PLN harus melakukan permeliharaan karena jika tidak ditangani dengan cepat, maka akan berdampak luas terhadap lingkungan di sekitarnya.

    “Kalau ditunda, ini tidak lagi berkaitan dengan satu persoalan saja, tetapi banyak dampaknya dan bisa merembet secara luas. Persoalan ini sifatnya urgen (mendesak),” jelasnya.

    Akibatnya, pemadaman listrik menimpa wilayah Kelurahan Nenang, Pasar Induk Penajam, Samsat, Kelurahan Penajam, Kelurahan Gunung Seteleng, Pelabuhan Fery, Pertamina PHKT, PT Astra Port Eastkal, PT Masa dan sekitarnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Listrik di PPU Padam Berjam-jam, Ini Penjelasan PLN

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:BUNIYAMIN
    08 Agustus 2024 pukul 17:03 WITA

    PLN ULP Petung mendeteksi gangguan dengan menggunakan panel coupler.(Dok.PLN ULP Petung)

    Penajam - Beberapa wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami pemadaman listrik secara serentak pada Kamis (8/8/2024) sejak pagi tadi.

    Ini dikarenakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Publik (ULP) Petung sejak tiga hari lalu menemukan adanya gangguan saat mendeteksi menggunakan Panel Coupler.

    “Tiga hari yang lalu kami mengecek dan didapati ada suara-suara kelainan. Setelah itu dilaporkan dan kemudian kami langsung survei kelapangan,” ucap Officer Kinerja PLN ULP Petung, Trie Mulyadi, Kamis (8/8/2024).

    Ia mengaku PLN harus melakukan permeliharaan karena jika tidak ditangani dengan cepat, maka akan berdampak luas terhadap lingkungan di sekitarnya.

    “Kalau ditunda, ini tidak lagi berkaitan dengan satu persoalan saja, tetapi banyak dampaknya dan bisa merembet secara luas. Persoalan ini sifatnya urgen (mendesak),” jelasnya.

    Akibatnya, pemadaman listrik menimpa wilayah Kelurahan Nenang, Pasar Induk Penajam, Samsat, Kelurahan Penajam, Kelurahan Gunung Seteleng, Pelabuhan Fery, Pertamina PHKT, PT Astra Port Eastkal, PT Masa dan sekitarnya.

    (Sf/By)