Cari disini...
Seputar Kaltim
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) Thauhid Aprilian Noor. (Foto:M.anshori/seputarfakta).
Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan penerapan sekolah google di awal Januari 2024 mendatang.
Disdikbud Kukar telah menetapkan 16 sekolah sebagai pilot project sekolah google yang merupakan sistem pendidikan berbasis Teknologi Informasi (IT).
Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Aprilian Noor mengatakan dari 16 sekolah tersebut, baru lima sekolah yang siap untuk menerapkan sekolah google.
Sebab ada beberapa persyaratan yang belum lengkap.
Lima sekolah tersebut yakni SMP N 1 Tenggarong, SMP N 2 Tenggarong, SMP N 3 Tenggarong, SMP N 7 Muara Kaman, SMP N 10 Loa Kulu.
Kata dia, untuk menerapkan sekolah google perlu dilakukan pelatihan terlebih dahulu kepada guru dan pelajar dalam menggunakan Chromebook atau aplikasi yang tersemat di laptop.
"11 sekolah yang terlibat juga akan melakukan pelatihan pada November 2023 mendatang," kata Thauhid, Kamis (26/10/2023).
Syarat sekolah google harus melengkapi sarana dan prasarana seperti diperlukan listrik hingga internet yang bagus. "Itu sudah kita komunikasikan dengan telkomsel dan Diskominfo," ungkapnya.
Ia berharap sebagai wilayah yang bersentuhan langsung dengan IKN, Kukar harus memiliki sekolah yang mengacu kepada sistem transformasi digital.
"Ini terobosan baru, bupati berharap jangan sampai sekolah di Kukar tertinggal, makanya dibuatlah transformasi digital," pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) Thauhid Aprilian Noor. (Foto:M.anshori/seputarfakta).
Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan penerapan sekolah google di awal Januari 2024 mendatang.
Disdikbud Kukar telah menetapkan 16 sekolah sebagai pilot project sekolah google yang merupakan sistem pendidikan berbasis Teknologi Informasi (IT).
Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Aprilian Noor mengatakan dari 16 sekolah tersebut, baru lima sekolah yang siap untuk menerapkan sekolah google.
Sebab ada beberapa persyaratan yang belum lengkap.
Lima sekolah tersebut yakni SMP N 1 Tenggarong, SMP N 2 Tenggarong, SMP N 3 Tenggarong, SMP N 7 Muara Kaman, SMP N 10 Loa Kulu.
Kata dia, untuk menerapkan sekolah google perlu dilakukan pelatihan terlebih dahulu kepada guru dan pelajar dalam menggunakan Chromebook atau aplikasi yang tersemat di laptop.
"11 sekolah yang terlibat juga akan melakukan pelatihan pada November 2023 mendatang," kata Thauhid, Kamis (26/10/2023).
Syarat sekolah google harus melengkapi sarana dan prasarana seperti diperlukan listrik hingga internet yang bagus. "Itu sudah kita komunikasikan dengan telkomsel dan Diskominfo," ungkapnya.
Ia berharap sebagai wilayah yang bersentuhan langsung dengan IKN, Kukar harus memiliki sekolah yang mengacu kepada sistem transformasi digital.
"Ini terobosan baru, bupati berharap jangan sampai sekolah di Kukar tertinggal, makanya dibuatlah transformasi digital," pungkasnya.
(Sf/By)