Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menetapkan lima kawasan pembangunan dan pengembangan pertanin sebagai pilot project.
Kelima kawasan tersebut berada di Kecamatan Sebulu-Muara Kaman, Tenggarong Seberang I dan II, Tenggarong - Loa Kulu dan Marang Kayu.
Bupati Kukar, Edi Damanysah menyebut untuk melakukan pembangunan pertanian, pemerintah daerah bekerjasama dengan Kodim 0906 Kukar. Kerjasama itu telah dilakukan sejak 2022 lalu.
"Pembangunan di lima kawasan itu untuk mewujudkan kawasan pertanian semi modern. Kita bangun ekosistemnya, sehingga produktivitasnya meningkat dan melengkapi seluruh infrastrukturnya," katanya.
Ia menyebutkan luasan lahan pertanian di Kecamatan Muara Kaman - Sebulu sekitar 1.520 hektre, Kecamatan Tenggarong - Loa Kulu sekitar 1.216 hektare.
Kemudian Kecamatan Marang Kayu sekitar 1.082, Kecamatan Tenggarong Seberang I sekitar 1.650 hektare dan Tenggarong Seberang II sekitar 2.166 hektare.
Kata dia, kawasan tersebut existingnya sudah kuat. Sebab, sawahnya masih aktif dan petaninya juga siap. Kemudiam ada sektor perikanan dan peternakannya.
"Infrastruktur pertanian akan kita benahi, sehingga produktivitas terus meningkat," ucapnya.
Ia mengungkapkan dalam pembangunan pertanian, pemerintah daerah mendapat masukan dari TNI, yakni sumur bor bertenaga surya. Sumur bor tenaga surya merupakan teknologi yang sangat efektif dan efisien.
"Memang di beberapa titik ada sumur bor, tapi menggunakan diesel. Sedangkan diesel menggunakan solar dan solar susah didapat" sebutnya.
Inovasi tersebut bagian dari solusi karakteristik wilayah pertanian di Kukar, karena persentase air hujan di Kukar sedikit.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menetapkan lima kawasan pembangunan dan pengembangan pertanin sebagai pilot project.
Kelima kawasan tersebut berada di Kecamatan Sebulu-Muara Kaman, Tenggarong Seberang I dan II, Tenggarong - Loa Kulu dan Marang Kayu.
Bupati Kukar, Edi Damanysah menyebut untuk melakukan pembangunan pertanian, pemerintah daerah bekerjasama dengan Kodim 0906 Kukar. Kerjasama itu telah dilakukan sejak 2022 lalu.
"Pembangunan di lima kawasan itu untuk mewujudkan kawasan pertanian semi modern. Kita bangun ekosistemnya, sehingga produktivitasnya meningkat dan melengkapi seluruh infrastrukturnya," katanya.
Ia menyebutkan luasan lahan pertanian di Kecamatan Muara Kaman - Sebulu sekitar 1.520 hektre, Kecamatan Tenggarong - Loa Kulu sekitar 1.216 hektare.
Kemudian Kecamatan Marang Kayu sekitar 1.082, Kecamatan Tenggarong Seberang I sekitar 1.650 hektare dan Tenggarong Seberang II sekitar 2.166 hektare.
Kata dia, kawasan tersebut existingnya sudah kuat. Sebab, sawahnya masih aktif dan petaninya juga siap. Kemudiam ada sektor perikanan dan peternakannya.
"Infrastruktur pertanian akan kita benahi, sehingga produktivitas terus meningkat," ucapnya.
Ia mengungkapkan dalam pembangunan pertanian, pemerintah daerah mendapat masukan dari TNI, yakni sumur bor bertenaga surya. Sumur bor tenaga surya merupakan teknologi yang sangat efektif dan efisien.
"Memang di beberapa titik ada sumur bor, tapi menggunakan diesel. Sedangkan diesel menggunakan solar dan solar susah didapat" sebutnya.
Inovasi tersebut bagian dari solusi karakteristik wilayah pertanian di Kukar, karena persentase air hujan di Kukar sedikit.
(Sf/By)