Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim
IKN bakal jadi tempat sasaran wisatawan di libur lebaran ini. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memprediksi akan terjadi lonjakan pergerakan wisatawan yang signifikan pada masa libur Lebaran atau Idulfitri 2026.
Tingginya animo masyarakat ini sejalan dengan pesatnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta peningkatan fasilitas di berbagai destinasi wisata unggulan Kaltim.
Sekretaris Dispar Kaltim, R. Baihaqi atau yang akrab disapa Eki, mengungkapkan bahwa pihaknya memproyeksikan adanya kenaikan pergerakan wisatawan sekitar 5 hingga 10 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
"Jika peningkatan tersebut benar terjadi, maka jumlah pergerakan masyarakat diperkirakan berada di kisaran 470 ribu hingga 528 ribu orang. Pergerakan ini mencakup perjalanan menuju berbagai tujuan, baik untuk wisata maupun aktivitas lainnya," ungkap Eki ditemui di Samarinda, Kamis (12/3/2026).
Eki menjelaskan bahwa ada beberapa faktor utama yang menjadi pendorong kenaikan mobilitas tersebut. Daya tarik kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan masih menjadi magnet utama bagi wisatawan domestik maupun masyarakat lokal yang sekadar ingin berkunjung.
Banyak orang ingin melihat langsung progres ibu kota baru, yang juga memunculkan tren wisata edukasi pembangunan. Selain itu, peningkatan kualitas infrastruktur transportasi menjadi faktor pendukung yang vital.
"Akses perjalanan, termasuk dari Bandara Balikpapan menuju kawasan IKN, dinilai semakin baik sehingga mempermudah mobilitas masyarakat," tambahnya.
Kabar baiknya, tol Balikpapan menuju IKN direncanakan akan dibuka secara fungsional pada periode tanggal 13 hingga 29, yang diyakini akan semakin mengurai kepadatan lalu lintas.
Melihat potensi lonjakan pengunjung, Dispar Kaltim bersama pemerintah kabupaten/kota terus melakukan persiapan di lapangan.
Eki menekankan pentingnya memastikan ketersediaan fasilitas dan infrastruktur di destinasi wisata, seperti tempat parkir, toilet umum, dan pos kesehatan, agar siap menerima wisatawan.
"Belajar dari pengalaman saat periode Natal dan Tahun Baru, ketika sempat terjadi kemacetan yang cukup ramai diberitakan, pihak terkait kini telah menyiapkan berbagai skema antisipasi. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurai kepadatan kendaraan sehingga arus lalu lintas tetap lancar," jelasnya.
Mengingat tingginya volume kendaraan yang dapat memicu kemacetan, Dispar juga berkoordinasi erat dengan aparat Polri dan TNI guna menjaga kelancaran serta keamanan di kawasan wisata.
Terkait sebaran wisatawan, destinasi yang selama ini menjadi favorit diyakini akan kembali dibanjiri pengunjung. Di wilayah Penajam Paser Utara (PPU), Pantai Tanjung Jumlai tetap menjadi incaran masyarakat, terutama mereka yang berada di sekitar IKN. Sebagai catatan, tahun lalu pantai ini sukses menarik lebih dari 70 ribu kunjungan.
Di Kota Balikpapan, Pantai Manggar Segara Sari dan Pantai Lamaru diprediksi masih menempati posisi teratas. Pada periode libur sebelumnya, Pantai Manggar mencatat hampir 38 ribu pengunjung, sementara Pantai Lamaru mencapai lebih dari 12 ribu pengunjung.
"Popularitas Pantai Manggar dan Lamaru tidak hanya didorong oleh kunjungan masyarakat lokal, tetapi juga karena berbagai peningkatan fasilitas dan atraksi wisata yang kini semakin baik," tuturnya.
Saat ini, Pantai Manggar bahkan telah menyediakan fasilitas camping, di mana pengunjung cukup memesan terlebih dahulu dan tenda sudah disiapkan oleh pengelola saat mereka tiba.
Selain pantai, Hutan Lindung Sungai Wain di Balikpapan juga diyakini tetap ramai karena aksesnya yang sangat mudah dijangkau dari bandara.
Sementara itu, untuk wilayah Kutai Kartanegara, Pulau Kumala diprediksi akan tetap mempertahankan daya tariknya meski kawasan tersebut tengah dalam tahap pembenahan.
Adapun bagi wisatawan yang mencari pengalaman berkelas internasional, destinasi bahari unggulan di Kabupaten Berau seperti Kepulauan Derawan, Pulau Maratua, dan Danau Kakaban akan tetap menjadi magnet tak tergantikan selama libur Lebaran nanti.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim

IKN bakal jadi tempat sasaran wisatawan di libur lebaran ini. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memprediksi akan terjadi lonjakan pergerakan wisatawan yang signifikan pada masa libur Lebaran atau Idulfitri 2026.
Tingginya animo masyarakat ini sejalan dengan pesatnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta peningkatan fasilitas di berbagai destinasi wisata unggulan Kaltim.
Sekretaris Dispar Kaltim, R. Baihaqi atau yang akrab disapa Eki, mengungkapkan bahwa pihaknya memproyeksikan adanya kenaikan pergerakan wisatawan sekitar 5 hingga 10 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
"Jika peningkatan tersebut benar terjadi, maka jumlah pergerakan masyarakat diperkirakan berada di kisaran 470 ribu hingga 528 ribu orang. Pergerakan ini mencakup perjalanan menuju berbagai tujuan, baik untuk wisata maupun aktivitas lainnya," ungkap Eki ditemui di Samarinda, Kamis (12/3/2026).
Eki menjelaskan bahwa ada beberapa faktor utama yang menjadi pendorong kenaikan mobilitas tersebut. Daya tarik kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan masih menjadi magnet utama bagi wisatawan domestik maupun masyarakat lokal yang sekadar ingin berkunjung.
Banyak orang ingin melihat langsung progres ibu kota baru, yang juga memunculkan tren wisata edukasi pembangunan. Selain itu, peningkatan kualitas infrastruktur transportasi menjadi faktor pendukung yang vital.
"Akses perjalanan, termasuk dari Bandara Balikpapan menuju kawasan IKN, dinilai semakin baik sehingga mempermudah mobilitas masyarakat," tambahnya.
Kabar baiknya, tol Balikpapan menuju IKN direncanakan akan dibuka secara fungsional pada periode tanggal 13 hingga 29, yang diyakini akan semakin mengurai kepadatan lalu lintas.
Melihat potensi lonjakan pengunjung, Dispar Kaltim bersama pemerintah kabupaten/kota terus melakukan persiapan di lapangan.
Eki menekankan pentingnya memastikan ketersediaan fasilitas dan infrastruktur di destinasi wisata, seperti tempat parkir, toilet umum, dan pos kesehatan, agar siap menerima wisatawan.
"Belajar dari pengalaman saat periode Natal dan Tahun Baru, ketika sempat terjadi kemacetan yang cukup ramai diberitakan, pihak terkait kini telah menyiapkan berbagai skema antisipasi. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurai kepadatan kendaraan sehingga arus lalu lintas tetap lancar," jelasnya.
Mengingat tingginya volume kendaraan yang dapat memicu kemacetan, Dispar juga berkoordinasi erat dengan aparat Polri dan TNI guna menjaga kelancaran serta keamanan di kawasan wisata.
Terkait sebaran wisatawan, destinasi yang selama ini menjadi favorit diyakini akan kembali dibanjiri pengunjung. Di wilayah Penajam Paser Utara (PPU), Pantai Tanjung Jumlai tetap menjadi incaran masyarakat, terutama mereka yang berada di sekitar IKN. Sebagai catatan, tahun lalu pantai ini sukses menarik lebih dari 70 ribu kunjungan.
Di Kota Balikpapan, Pantai Manggar Segara Sari dan Pantai Lamaru diprediksi masih menempati posisi teratas. Pada periode libur sebelumnya, Pantai Manggar mencatat hampir 38 ribu pengunjung, sementara Pantai Lamaru mencapai lebih dari 12 ribu pengunjung.
"Popularitas Pantai Manggar dan Lamaru tidak hanya didorong oleh kunjungan masyarakat lokal, tetapi juga karena berbagai peningkatan fasilitas dan atraksi wisata yang kini semakin baik," tuturnya.
Saat ini, Pantai Manggar bahkan telah menyediakan fasilitas camping, di mana pengunjung cukup memesan terlebih dahulu dan tenda sudah disiapkan oleh pengelola saat mereka tiba.
Selain pantai, Hutan Lindung Sungai Wain di Balikpapan juga diyakini tetap ramai karena aksesnya yang sangat mudah dijangkau dari bandara.
Sementara itu, untuk wilayah Kutai Kartanegara, Pulau Kumala diprediksi akan tetap mempertahankan daya tariknya meski kawasan tersebut tengah dalam tahap pembenahan.
Adapun bagi wisatawan yang mencari pengalaman berkelas internasional, destinasi bahari unggulan di Kabupaten Berau seperti Kepulauan Derawan, Pulau Maratua, dan Danau Kakaban akan tetap menjadi magnet tak tergantikan selama libur Lebaran nanti.
(Sf/Rs)