Seputar Kaltim

    Libatkan Seluruh Pihak, DLHK Berau Gelar Aksi Bersih Sampah Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    11 Juli 2025 pukul 15:45 WITA

    Suasana saat membersihkan tepian Ahmad Yani, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Berau menggelar kegiatan Aksi Bersih Sampah dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) Tahun 2025 di Kabupaten Berau, acara pembukaan tersebut berlokasi di Tepian Ahmad Yani pada Jumat, (11/7/2025).

    Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas serta turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, Kepala DLHK Berau, Mutakim Suharjana, termasuk perwakilan Forkopimda Berau serta para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat Kabupaten Berau.

    Kepala DLHK Berau, Mutakim Suharjana menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini adalah "Beat Plastic Pollution–Atasi Polusi Plastik". Ia pun menegaskan bahwa tema ini bukan sekadar slogan, namun merupakan seruan darurat bagi semua elemen, baik pemerintah maupun masyarakat. 

    "Tema tahun ini mengingatkan kita semua bahwa sampah plastik telah menjadi salah satu tantangan lingkungan terbesar, tidak hanya secara global, tetapi juga didaerah Kabupaten Berau," ungkap Mustakim.

    Selain itu, ia pun menjelaskan bahwa plastik yang tidak terkelola dengan baik dapat mencemari perairan, membunuh satwa, merusak pemandangan, dan mengancam kesehatan manusia.

    "Perlu diingat bahwa Sampah plastik tidak mudah terurai. Sampah ini bisa bertahan ratusan tahun di bumi. Jika dibiarkan, akan berserakan didarat, mengotori jalan dan halaman. Dan jika masuk ke laut atau sungai dapat mencemari semua ekosistem yang ada," ujarnya.

    Oleh karena itu, dirinya pun mengajak seluruh pihak untuk memulai dari masing-masing individu untuk dapat membiasakan diri memilah sampah sebelum dibuang. Ia pun mengingatkan bahwa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bukan tempat pembuangan segala sampah. Namun, TPA adalah tempat pemrosesan akhir, yang seharusnya hanya menerima residu.

    "Maka idealnya, sampah harus selesai ditingkat rumah tangga, RT, kelurahan, dan kampung. Kita galakkan gerakan Buang Sampah Terpilah (BST)," 

    Sehingga, ia pun mengatakan bahwa kegiatan pada hari ini juga menjadi momentum kepedulian dan merupakan bagian dari program bersama yang diisi dengan aksi bersih-bersih sampah, yang menyasar ke Sepanjang bantaran Sungai Segah, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pulau Sambit, dan Jalan Pulau Derawan.

    "Kegiatan hari ini melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, komunitas, Mahasiswa, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta dukungan dari berbagai pihak swasta dan instansi vertikal," tuturnya.

    Mustakim pun berharap melalui acara Aksi Bersih Sampah ini dapat mempererat tali silaturahmi masyarakat, khususnya di Kabupaten Berau. Sehingga, dirinya pun mengajak untuk semua elemen untuk dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan Berau Bebas Sampah Plastik, Berau yang bersih, sehat, dan lestari.

    "Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kita, siapa lagi?," tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Libatkan Seluruh Pihak, DLHK Berau Gelar Aksi Bersih Sampah Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    11 Juli 2025 pukul 15:45 WITA

    Suasana saat membersihkan tepian Ahmad Yani, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Berau menggelar kegiatan Aksi Bersih Sampah dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) Tahun 2025 di Kabupaten Berau, acara pembukaan tersebut berlokasi di Tepian Ahmad Yani pada Jumat, (11/7/2025).

    Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas serta turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, Kepala DLHK Berau, Mutakim Suharjana, termasuk perwakilan Forkopimda Berau serta para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat Kabupaten Berau.

    Kepala DLHK Berau, Mutakim Suharjana menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini adalah "Beat Plastic Pollution–Atasi Polusi Plastik". Ia pun menegaskan bahwa tema ini bukan sekadar slogan, namun merupakan seruan darurat bagi semua elemen, baik pemerintah maupun masyarakat. 

    "Tema tahun ini mengingatkan kita semua bahwa sampah plastik telah menjadi salah satu tantangan lingkungan terbesar, tidak hanya secara global, tetapi juga didaerah Kabupaten Berau," ungkap Mustakim.

    Selain itu, ia pun menjelaskan bahwa plastik yang tidak terkelola dengan baik dapat mencemari perairan, membunuh satwa, merusak pemandangan, dan mengancam kesehatan manusia.

    "Perlu diingat bahwa Sampah plastik tidak mudah terurai. Sampah ini bisa bertahan ratusan tahun di bumi. Jika dibiarkan, akan berserakan didarat, mengotori jalan dan halaman. Dan jika masuk ke laut atau sungai dapat mencemari semua ekosistem yang ada," ujarnya.

    Oleh karena itu, dirinya pun mengajak seluruh pihak untuk memulai dari masing-masing individu untuk dapat membiasakan diri memilah sampah sebelum dibuang. Ia pun mengingatkan bahwa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bukan tempat pembuangan segala sampah. Namun, TPA adalah tempat pemrosesan akhir, yang seharusnya hanya menerima residu.

    "Maka idealnya, sampah harus selesai ditingkat rumah tangga, RT, kelurahan, dan kampung. Kita galakkan gerakan Buang Sampah Terpilah (BST)," 

    Sehingga, ia pun mengatakan bahwa kegiatan pada hari ini juga menjadi momentum kepedulian dan merupakan bagian dari program bersama yang diisi dengan aksi bersih-bersih sampah, yang menyasar ke Sepanjang bantaran Sungai Segah, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pulau Sambit, dan Jalan Pulau Derawan.

    "Kegiatan hari ini melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, komunitas, Mahasiswa, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta dukungan dari berbagai pihak swasta dan instansi vertikal," tuturnya.

    Mustakim pun berharap melalui acara Aksi Bersih Sampah ini dapat mempererat tali silaturahmi masyarakat, khususnya di Kabupaten Berau. Sehingga, dirinya pun mengajak untuk semua elemen untuk dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan Berau Bebas Sampah Plastik, Berau yang bersih, sehat, dan lestari.

    "Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kita, siapa lagi?," tandasnya.

    (Sf/Rs)