Seputar Kaltim

    Lebaran Tak Banyak Berpengaruh, Penumpang Transportasi Air di Penajam Menyusut

    Penulis:Cindy|Redaktur:Rusdianto
    02 Juni 2026 pukul 22:26 WITA

    Penyeberangan speedboat Penajam. (Foto: Cindy/Seputarfakta.com)

    Penajam - Lebaran Iduladha tak banyak membantu. Penumpang speedboat di Penajam tetap sepi dengan tingkat penggunaan armada yang kini hanya sekitar 60 persen, turun dari sebelumnya mencapai 80 persen.

    Ketua Solidaritas Speedboat Penajam, Kamaruddin, mengatakan sebagian penumpang memilih beralih menggunakan klotok. Kondisi itu sudah berlangsung cukup lama dan belum menunjukkan perubahan.

    "Speed lari semua penumpang ke klotok. Dari dulu 80 persen, sekarang 60 persen saja. Lebaran kemarin juga biasa saja. Hari pertama ada, setelah itu sepi lagi. Paling satu dua orang lewat," ujarnya.

    Kamaruddin menilai kondisi ekonomi masyarakat ikut memengaruhi daya beli dan pilihan transportasi. Di sisi lain, biaya operasional terus bergerak naik, terutama kebutuhan oli mesin.

    Meski biaya perawatan bertambah, tarif speedboat belum berubah. Penumpang masih dikenakan Rp25 ribu untuk perjalanan siang hari dan Rp30 ribu pada malam hari.

    "Harga masih kami pertahankan. Kalau mau naik harus dibahas dan dikoordinasikan dulu dengan Dinas Perhubungan," ucapnya.

    Soal keselamatan, operator tetap menyediakan jaket pelampung di setiap armada. Penggunaan life jacket juga terus diingatkan kepada penumpang, meski sebagian masih enggan mengenakannya.

    "Sudah disediakan, tapi ada saja yang tidak mau pakai dengan berbagai alasan," katanya.

    Kondisi serupa juga terjadi di Pelabuhan Klotok Penajam. Pengawas pelabuhan, Jamal, menyebut jumlah penumpang maupun kendaraan roda dua yang menyeberang turun sekitar 20 persen dibanding tahun lalu.

    "Lebaran hanya ramai di hari pertama. Setelah itu turun lagi," kata Jamal.

    Tarif penyeberangan klotok pun masih bertahan Rp10 ribu untuk pejalan kaki dan Rp35 ribu bagi pengguna sepeda motor.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Lebaran Tak Banyak Berpengaruh, Penumpang Transportasi Air di Penajam Menyusut

    Penulis:Cindy|Redaktur:Rusdianto
    02 Juni 2026 pukul 22:26 WITA

    Penyeberangan speedboat Penajam. (Foto: Cindy/Seputarfakta.com)

    Penajam - Lebaran Iduladha tak banyak membantu. Penumpang speedboat di Penajam tetap sepi dengan tingkat penggunaan armada yang kini hanya sekitar 60 persen, turun dari sebelumnya mencapai 80 persen.

    Ketua Solidaritas Speedboat Penajam, Kamaruddin, mengatakan sebagian penumpang memilih beralih menggunakan klotok. Kondisi itu sudah berlangsung cukup lama dan belum menunjukkan perubahan.

    "Speed lari semua penumpang ke klotok. Dari dulu 80 persen, sekarang 60 persen saja. Lebaran kemarin juga biasa saja. Hari pertama ada, setelah itu sepi lagi. Paling satu dua orang lewat," ujarnya.

    Kamaruddin menilai kondisi ekonomi masyarakat ikut memengaruhi daya beli dan pilihan transportasi. Di sisi lain, biaya operasional terus bergerak naik, terutama kebutuhan oli mesin.

    Meski biaya perawatan bertambah, tarif speedboat belum berubah. Penumpang masih dikenakan Rp25 ribu untuk perjalanan siang hari dan Rp30 ribu pada malam hari.

    "Harga masih kami pertahankan. Kalau mau naik harus dibahas dan dikoordinasikan dulu dengan Dinas Perhubungan," ucapnya.

    Soal keselamatan, operator tetap menyediakan jaket pelampung di setiap armada. Penggunaan life jacket juga terus diingatkan kepada penumpang, meski sebagian masih enggan mengenakannya.

    "Sudah disediakan, tapi ada saja yang tidak mau pakai dengan berbagai alasan," katanya.

    Kondisi serupa juga terjadi di Pelabuhan Klotok Penajam. Pengawas pelabuhan, Jamal, menyebut jumlah penumpang maupun kendaraan roda dua yang menyeberang turun sekitar 20 persen dibanding tahun lalu.

    "Lebaran hanya ramai di hari pertama. Setelah itu turun lagi," kata Jamal.

    Tarif penyeberangan klotok pun masih bertahan Rp10 ribu untuk pejalan kaki dan Rp35 ribu bagi pengguna sepeda motor.

    (Sf/Rs)