Seputar Kaltim

    Lebaran Diprediksi Jatuh pada 10 April, BMKG: Tinggi bulan sudah 6 derajat

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    09 April 2024 pukul 15:39 WITA

    Pantauan hilal di Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Samarinda, Sutrisno, memberikan informasi mengenai ketinggian bulan saat matahari terbenam yang menjadi faktor penting dalam penentuan 1 Syawal. 

    Menurutnya, ketinggian bulan saat matahari terbenam diperkirakan mencapai 6 derajat 21 menit pada Selasa, 9 April 2024.

    “Tinggi bulan sudah di atas 6 derajat,” ungkap Sutrisno saat dikonfirmasi lewat telepon oleh Seputarfakta.com.

    Penentuan 1 Syawal memiliki kriteria yang telah ditetapkan oleh Menteri Agama, Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura (MABIMS), yakni 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

    Dalam penanggalan Islam, penentuan awal bulan baru sering kali mengandalkan observasi bulan sabit. Ketinggian bulan saat matahari terbenam menjadi parameter penting dalam menentukan awal bulan baru tersebut. 

    Dengan ketinggian bulan yang diprediksi mencapai 6 derajat 21 menit saat matahari terbenam dengan sudut elongasi sebesar 9 derajat, hal ini memperkuat indikasi bahwa 1 Syawal bisa ditentukan pada Rabu, 10 April 2024.

    “Tapi tetap kita tunggu putusan dari Kementerian Agama, hasil sidang isbatnya bagaimana,” tuturnya. 

    Sutrisno juga menyampaikan bahwa waktu terbenamnya matahari di Samarinda terjadi pada pukul 18.16 WITA. 

    Berdasarkan hasil tersebut berpeluang besar bahwa Hari Raya Idulfitri akan dilaksanakan secara bersamaan. Di mana sebelumnya bila merujuk pada maklumat PP Muhammadiyah, menetapkan 1 Syawal jatuh pada 10 April 2024. 

    Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Samarinda, Maslehan melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Ikhwan Saputera, menegaskan agar dapat menunggu hasil keputusan sidang isbat kementerian Agama RI yang akan digelar sore nanti.

    “Di Samarinda kita akan melakukan pantauan di tempat yang sama seperti penentuan ramadan kemarin, di Hotel Five Premier Jalan Bhayangkara, sekitar jam 15.30 WITA,” tutup Ikhwan. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Lebaran Diprediksi Jatuh pada 10 April, BMKG: Tinggi bulan sudah 6 derajat

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    09 April 2024 pukul 15:39 WITA

    Pantauan hilal di Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Samarinda, Sutrisno, memberikan informasi mengenai ketinggian bulan saat matahari terbenam yang menjadi faktor penting dalam penentuan 1 Syawal. 

    Menurutnya, ketinggian bulan saat matahari terbenam diperkirakan mencapai 6 derajat 21 menit pada Selasa, 9 April 2024.

    “Tinggi bulan sudah di atas 6 derajat,” ungkap Sutrisno saat dikonfirmasi lewat telepon oleh Seputarfakta.com.

    Penentuan 1 Syawal memiliki kriteria yang telah ditetapkan oleh Menteri Agama, Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura (MABIMS), yakni 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

    Dalam penanggalan Islam, penentuan awal bulan baru sering kali mengandalkan observasi bulan sabit. Ketinggian bulan saat matahari terbenam menjadi parameter penting dalam menentukan awal bulan baru tersebut. 

    Dengan ketinggian bulan yang diprediksi mencapai 6 derajat 21 menit saat matahari terbenam dengan sudut elongasi sebesar 9 derajat, hal ini memperkuat indikasi bahwa 1 Syawal bisa ditentukan pada Rabu, 10 April 2024.

    “Tapi tetap kita tunggu putusan dari Kementerian Agama, hasil sidang isbatnya bagaimana,” tuturnya. 

    Sutrisno juga menyampaikan bahwa waktu terbenamnya matahari di Samarinda terjadi pada pukul 18.16 WITA. 

    Berdasarkan hasil tersebut berpeluang besar bahwa Hari Raya Idulfitri akan dilaksanakan secara bersamaan. Di mana sebelumnya bila merujuk pada maklumat PP Muhammadiyah, menetapkan 1 Syawal jatuh pada 10 April 2024. 

    Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Samarinda, Maslehan melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Ikhwan Saputera, menegaskan agar dapat menunggu hasil keputusan sidang isbat kementerian Agama RI yang akan digelar sore nanti.

    “Di Samarinda kita akan melakukan pantauan di tempat yang sama seperti penentuan ramadan kemarin, di Hotel Five Premier Jalan Bhayangkara, sekitar jam 15.30 WITA,” tutup Ikhwan. 

    (Sf/Rs)