Cari disini...
Seputar Kaltim
Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik saat diwawancarai. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, menekankan pentingnya efisiensi anggaran yang tidak kaku dan tetap memprioritaskan layanan dasar bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan Akmal saat membahas mengenai efisiensi anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
"Efisiensi itu jangan terlalu kaku. Kita punya ruang untuk berkembang dan menghasilkan dampak positif bagi masyarakat," ujar Akmal Malik.
Ia menambahkan, efisiensi yang tidak menghasilkan apa-apa sama saja dengan tugas pemerintah yang tidak berjalan. Oleh karena itu, pemerintah harus mencari alternatif dan membuat skala prioritas yang jelas.
Menurut Akmal, penting untuk menentukan skala prioritas dalam penggunaan anggaran. "Apakah kebutuhan masyarakat di daerah ini penting? Kita harus sama-sama mendukung efisiensi, tetapi dengan skala prioritas yang jelas," tegasnya.
Terkait dengan isu perumahan non-ASN dan potensi dokter di Maratua, Akmal mengatakan akan segera mengkomunikasikannya.
Ia menegaskan bahwa arahan presiden terkait efisiensi tidak boleh mengganggu layanan dasar atau mengurangi hak masyarakat. "Jadi, kita harus duduk bersama untuk menerjemahkan efisiensi secara jelas," katanya.
Akmal mencontohkan, yang tidak berkepentingan untuk pelayanan publik, tetapi yang berkaitan seperti kesehatan dan pendidikan, itu mutlak harus diprioritaskan. Ia juga mengajak untuk berkolaborasi dengan rumah sakit dan puskesmas terdekat.
"Ketika ada daerah kelebihan tenaga medis, bisa ke sini. Kita duduk bersama, berbicara, dan bagi penerima, berikan insentif agar mereka mau datang ke sini," tukasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik saat diwawancarai. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, menekankan pentingnya efisiensi anggaran yang tidak kaku dan tetap memprioritaskan layanan dasar bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan Akmal saat membahas mengenai efisiensi anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
"Efisiensi itu jangan terlalu kaku. Kita punya ruang untuk berkembang dan menghasilkan dampak positif bagi masyarakat," ujar Akmal Malik.
Ia menambahkan, efisiensi yang tidak menghasilkan apa-apa sama saja dengan tugas pemerintah yang tidak berjalan. Oleh karena itu, pemerintah harus mencari alternatif dan membuat skala prioritas yang jelas.
Menurut Akmal, penting untuk menentukan skala prioritas dalam penggunaan anggaran. "Apakah kebutuhan masyarakat di daerah ini penting? Kita harus sama-sama mendukung efisiensi, tetapi dengan skala prioritas yang jelas," tegasnya.
Terkait dengan isu perumahan non-ASN dan potensi dokter di Maratua, Akmal mengatakan akan segera mengkomunikasikannya.
Ia menegaskan bahwa arahan presiden terkait efisiensi tidak boleh mengganggu layanan dasar atau mengurangi hak masyarakat. "Jadi, kita harus duduk bersama untuk menerjemahkan efisiensi secara jelas," katanya.
Akmal mencontohkan, yang tidak berkepentingan untuk pelayanan publik, tetapi yang berkaitan seperti kesehatan dan pendidikan, itu mutlak harus diprioritaskan. Ia juga mengajak untuk berkolaborasi dengan rumah sakit dan puskesmas terdekat.
"Ketika ada daerah kelebihan tenaga medis, bisa ke sini. Kita duduk bersama, berbicara, dan bagi penerima, berikan insentif agar mereka mau datang ke sini," tukasnya.
(Sf/Rs)