Seputar Kaltim

    Larang Pelajar Bawa Kendaraan ke Sekolah, Wali Kota Samarinda Sebut Manfaatnya Besar

    Penulis:Tria|Redaktur:Buniyamin
    20 Januari 2025 pukul 15:55 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Larangan pelajar di Kota Samarinda membawa kendaraan pribadi ke sekolah menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun menegaskan pentingnya kebijakan ini untuk menciptakan tatanan yang lebih baik, meski penerapannya membutuhkan waktu dan dukungan semua pihak.

    Menurutnya, kebijakan ini memiliki berbagai manfaat positif yang besar, antara lain mengurangi kemacetan, meningkatkan keselamatan pelajar dan mencegah pelajar terlibat dalam balap liar atau penyalahgunaan kendaraan.

    “Kita harus hindari asumsi bahwa jika ada larangan membawa kendaraan, pemerintah harus langsung menyediakan kendaraan. Pemerintah pasti memikirkan solusinya, tetapi aturan ini jangan ditunda karena manfaatnya banyak,” ujar Andi Harun. 

    Ia juga mengakui pemerintah sedang merencanakan pengaktifan transportasi massal. Nantinya, akan ada bus khusus untuk sekolah, tetapi ini dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran pemerintah. 

    Sebagai langkah awal, ia menyebut rencana itu akan dilaksanakan pertama di sekolah terpadu yang kini tengah dibangun di Kelurahan Loa Bakung, Sungai Kunjang sebagai percontohan.

    Sekolah tersebut akan menjadi role model untuk penerapan transportasi khusus bagi pelajar. 

    “Sekolah terpadu di Loa Bakung mulai menerima siswa pada Juni atau Juli, tetapi kendaraan kemungkinan baru tersedia setelah itu. Awalnya mungkin kami akan menyewa kendaraan karena pengadaan harus melalui perencanaan yang matang,” jelasnya. 

    Untuk itu, Andi Harun mengajak masyarakat untuk mendukung kebijakan ini. “Tidak semua kebijakan bisa langsung disertai solusi konkret pada hari itu juga. Mari bantu pemerintah mewujudkan tatanan yang lebih baik,” tutupnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Larang Pelajar Bawa Kendaraan ke Sekolah, Wali Kota Samarinda Sebut Manfaatnya Besar

    Penulis:Tria|Redaktur:Buniyamin
    20 Januari 2025 pukul 15:55 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Larangan pelajar di Kota Samarinda membawa kendaraan pribadi ke sekolah menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun menegaskan pentingnya kebijakan ini untuk menciptakan tatanan yang lebih baik, meski penerapannya membutuhkan waktu dan dukungan semua pihak.

    Menurutnya, kebijakan ini memiliki berbagai manfaat positif yang besar, antara lain mengurangi kemacetan, meningkatkan keselamatan pelajar dan mencegah pelajar terlibat dalam balap liar atau penyalahgunaan kendaraan.

    “Kita harus hindari asumsi bahwa jika ada larangan membawa kendaraan, pemerintah harus langsung menyediakan kendaraan. Pemerintah pasti memikirkan solusinya, tetapi aturan ini jangan ditunda karena manfaatnya banyak,” ujar Andi Harun. 

    Ia juga mengakui pemerintah sedang merencanakan pengaktifan transportasi massal. Nantinya, akan ada bus khusus untuk sekolah, tetapi ini dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran pemerintah. 

    Sebagai langkah awal, ia menyebut rencana itu akan dilaksanakan pertama di sekolah terpadu yang kini tengah dibangun di Kelurahan Loa Bakung, Sungai Kunjang sebagai percontohan.

    Sekolah tersebut akan menjadi role model untuk penerapan transportasi khusus bagi pelajar. 

    “Sekolah terpadu di Loa Bakung mulai menerima siswa pada Juni atau Juli, tetapi kendaraan kemungkinan baru tersedia setelah itu. Awalnya mungkin kami akan menyewa kendaraan karena pengadaan harus melalui perencanaan yang matang,” jelasnya. 

    Untuk itu, Andi Harun mengajak masyarakat untuk mendukung kebijakan ini. “Tidak semua kebijakan bisa langsung disertai solusi konkret pada hari itu juga. Mari bantu pemerintah mewujudkan tatanan yang lebih baik,” tutupnya.

    (Sf/By)