Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim
Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) akan meluncurkan program Sekolah Lansia pada tahun 2026.
Program ini menjadi yang pertama di Kutim dan akan dimulai dengan lokus percontohan di Kecamatan Sangatta Utara.
Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, menyampaikan hingga saat ini Sekolah Lansia belum pernah dilaksanakan di Kutim. Program tersebut baru dijalankan di beberapa daerah dan belum banyak dikenal masyarakat.
“Sekolah Lansia di Kutim itu belum ada. Makanya 2026 ini nanti akan kita launching, saya minta nanti dengan Kabid saya paling lambat nanti akhir Januari kita akan launching sekolah Lansia,” ujar Junaidi.
Ia menambahkan, Sangatta Utara dipilih sebagai lokasi awal karena jumlah penduduknya cukup besar dan akses wilayahnya mudah dijangkau. Meski idealnya satu kecamatan hanya memiliki satu Sekolah Lansia, namun khusus Sangatta Utara akan dibentuk lebih dari satu sekolah lansia.
“Kita lihat sebaran datanya cukup banyak. Supaya lansia tidak terlalu jauh datang ke lokasi, nanti diatur per desa dan kelurahan,” jelasnya.
Junaidi mengatakan, program ini akan dijalankan secara bertahap. Setelah percontohan di 2026, pihaknya menargetkan pembentukan Sekolah Lansia di kecamatan lain pada 2027, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan dukungan semua pihak.
“Harapan saya, minimal setiap kecamatan punya Sekolah Lansia, terutama di ibu kota kecamatan,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com-Lisda -
Seputar Kaltim

Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) akan meluncurkan program Sekolah Lansia pada tahun 2026.
Program ini menjadi yang pertama di Kutim dan akan dimulai dengan lokus percontohan di Kecamatan Sangatta Utara.
Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, menyampaikan hingga saat ini Sekolah Lansia belum pernah dilaksanakan di Kutim. Program tersebut baru dijalankan di beberapa daerah dan belum banyak dikenal masyarakat.
“Sekolah Lansia di Kutim itu belum ada. Makanya 2026 ini nanti akan kita launching, saya minta nanti dengan Kabid saya paling lambat nanti akhir Januari kita akan launching sekolah Lansia,” ujar Junaidi.
Ia menambahkan, Sangatta Utara dipilih sebagai lokasi awal karena jumlah penduduknya cukup besar dan akses wilayahnya mudah dijangkau. Meski idealnya satu kecamatan hanya memiliki satu Sekolah Lansia, namun khusus Sangatta Utara akan dibentuk lebih dari satu sekolah lansia.
“Kita lihat sebaran datanya cukup banyak. Supaya lansia tidak terlalu jauh datang ke lokasi, nanti diatur per desa dan kelurahan,” jelasnya.
Junaidi mengatakan, program ini akan dijalankan secara bertahap. Setelah percontohan di 2026, pihaknya menargetkan pembentukan Sekolah Lansia di kecamatan lain pada 2027, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan dukungan semua pihak.
“Harapan saya, minimal setiap kecamatan punya Sekolah Lansia, terutama di ibu kota kecamatan,” pungkasnya.
(Sf/Rs)