Seputar Kaltim

    Landasan Pacu Bandara Paser Bakal Diperpanjang hingga 2,5 Km

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    26 Desember 2024 pukul 13:46 WITA

    Bangunan Bandara di Paser. (Istimewa)

    Tanah Grogot - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Paser, Inayatullah mengatakan ada perubahan pada panjang runway atau landasan pacu Bandar Udara (Bandara) Kabupaten Paser yang bakal dibangun.

    Untuk itu, penggunaan bandara di Paser bakal berubah dari semula yang direncakan hanya untuk model pesawat ATR 72 menjadi Bandara untuk model pesawat Boeing dan Airbus.

    Perubahan panjang landasan pacu disebabkan masih mengacu pada rencana induk 2008, sementara saat itu belum ada Ibu Kota Negara Nusantara (IKN), sehingga terdapat perubahan rencana induk.

    Hadirnya IKN dianggap berdampak terhadap pertumbuhan penduduk, ekonomi hingga perubahan lingkungan strategis, sehingga nantinya bandara di Paser bakal digunakan untuk jenis pesawat berbadan besar.

    “Semula dari rencana induk 2008 masih belum ada IKN dengan panjang runway 1,85 Kilometer (Km), kini dengan hadirnya IKN kami diarahkan untuk menambang panjang runway sampai 2,5 Km, jadi rencana induk dirubah,” kata Innayatullah, Kamis (26/12/2024).

    Ia menjelaskan, desain pembangunan bandara turut mengalami perubahan, tapi bangunan lama yang sempat didirikan tetap digunakan untuk bangunan penunjang.

    Innayatullah memastikan bangunan lama tidak menjadi hambatan dalam pembangunan bandara pada desain yang baru, sebab bangunan lama tetap dilakukan pengerjaan kembali untuk direnovasi.

    “Desain dari sisi daratnya berubah, tapi berdampingan dengan desain yang lama. Secara fungsi berubah, untuk bangunan lama tidak lagi sebagai bangunan utama, tapi hanya untuk penunjang,” tuturnya.

    Untuk tahun depan, pihaknya bakal kembali memenuhi satu dokumen untuk dipenuhi berupa studi pendahuluan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

    Setelah dokumen itu dipenuhi, diperkirakan bandara bakal segera dibangun pada pertengahan 2025 atau pada 2026. "Jadi itu harapan kita, semoga sejalan dengan Kementerian Peruhubungan,” tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Landasan Pacu Bandara Paser Bakal Diperpanjang hingga 2,5 Km

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    26 Desember 2024 pukul 13:46 WITA

    Bangunan Bandara di Paser. (Istimewa)

    Tanah Grogot - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Paser, Inayatullah mengatakan ada perubahan pada panjang runway atau landasan pacu Bandar Udara (Bandara) Kabupaten Paser yang bakal dibangun.

    Untuk itu, penggunaan bandara di Paser bakal berubah dari semula yang direncakan hanya untuk model pesawat ATR 72 menjadi Bandara untuk model pesawat Boeing dan Airbus.

    Perubahan panjang landasan pacu disebabkan masih mengacu pada rencana induk 2008, sementara saat itu belum ada Ibu Kota Negara Nusantara (IKN), sehingga terdapat perubahan rencana induk.

    Hadirnya IKN dianggap berdampak terhadap pertumbuhan penduduk, ekonomi hingga perubahan lingkungan strategis, sehingga nantinya bandara di Paser bakal digunakan untuk jenis pesawat berbadan besar.

    “Semula dari rencana induk 2008 masih belum ada IKN dengan panjang runway 1,85 Kilometer (Km), kini dengan hadirnya IKN kami diarahkan untuk menambang panjang runway sampai 2,5 Km, jadi rencana induk dirubah,” kata Innayatullah, Kamis (26/12/2024).

    Ia menjelaskan, desain pembangunan bandara turut mengalami perubahan, tapi bangunan lama yang sempat didirikan tetap digunakan untuk bangunan penunjang.

    Innayatullah memastikan bangunan lama tidak menjadi hambatan dalam pembangunan bandara pada desain yang baru, sebab bangunan lama tetap dilakukan pengerjaan kembali untuk direnovasi.

    “Desain dari sisi daratnya berubah, tapi berdampingan dengan desain yang lama. Secara fungsi berubah, untuk bangunan lama tidak lagi sebagai bangunan utama, tapi hanya untuk penunjang,” tuturnya.

    Untuk tahun depan, pihaknya bakal kembali memenuhi satu dokumen untuk dipenuhi berupa studi pendahuluan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

    Setelah dokumen itu dipenuhi, diperkirakan bandara bakal segera dibangun pada pertengahan 2025 atau pada 2026. "Jadi itu harapan kita, semoga sejalan dengan Kementerian Peruhubungan,” tandasnya.

    (Sf/By)