Seputar Kaltim

    Lahan Seluas 15 Hektare  di Sangatta Utara Terbakar, Pemadaman Berlangsung 13 Jam

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    14 Oktober 2026 pukul 23:52 WITA

    Kobaran api membakar lahan semak belukar di Jalan Guru Besar, Desa Sangatta Utara, Kutai Timur. (Foto: Istimewa)

    Sangatta – Kebakaran lahan menghanguskan sekitar 15 hektare semak belukar di Jalan Guru Besar, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Selasa (13/10/2026). Petugas gabungan berjibaku memadamkan api selama hampir 13 jam, sejak pukul 11.10 Wita hingga tengah malam.

    Api membakar ilalang dan semak belukar yang mengering di kawasan lahan gambut. Angin kencang saat kejadian membuat api berpotensi menjalar ke area yang lebih luas.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim, Muhammad Naim, mengatakan laporan kebakaran diterima dari tim patroli kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Petugas kemudian dikerahkan untuk menangani kebakaran di lokasi tersebut.

    “Api membakar semak ilalang yang sudah kering. Lokasi juga merupakan lahan gambut dan kondisi angin cukup kencang sehingga api berpotensi melebar,” ujar Naim saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2026).

    Pemadaman melibatkan sejumlah unit, yakni Dalkarhutla BPBD Kutim wilayah utara dan selatan, Dalkarhutla Kecamatan Sangatta Utara, unit pemadam kebakaran KPC berkapasitas 15 ribu liter, serta Damkar Kutim.

    Sejumlah personel turut membantu penanganan, di antaranya tim infanteri, Polsek Sangatta Utara, Babinsa Sangatta Utara, Satpol PP, relawan LKK, dan tim Kecamatan Sangatta Utara. Kendaraan patroli roda dua juga dikerahkan untuk mendukung pemantauan di sekitar lokasi.

    Setelah proses pemadaman berlangsung hingga tengah malam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Berdasarkan pendataan BPBD Kutim, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare, dengan vegetasi berupa ilalang dan semak belukar.

    Naim mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan temuan titik api agar petugas dapat melakukan penanganan lebih awal dan mencegah kebakaran meluas.

    “Kami mengimbau masyarakat tidak membakar lahan dan segera melaporkan jika menemukan titik api,” tegasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Lahan Seluas 15 Hektare  di Sangatta Utara Terbakar, Pemadaman Berlangsung 13 Jam

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    14 Oktober 2026 pukul 23:52 WITA

    Kobaran api membakar lahan semak belukar di Jalan Guru Besar, Desa Sangatta Utara, Kutai Timur. (Foto: Istimewa)

    Sangatta – Kebakaran lahan menghanguskan sekitar 15 hektare semak belukar di Jalan Guru Besar, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Selasa (13/10/2026). Petugas gabungan berjibaku memadamkan api selama hampir 13 jam, sejak pukul 11.10 Wita hingga tengah malam.

    Api membakar ilalang dan semak belukar yang mengering di kawasan lahan gambut. Angin kencang saat kejadian membuat api berpotensi menjalar ke area yang lebih luas.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim, Muhammad Naim, mengatakan laporan kebakaran diterima dari tim patroli kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Petugas kemudian dikerahkan untuk menangani kebakaran di lokasi tersebut.

    “Api membakar semak ilalang yang sudah kering. Lokasi juga merupakan lahan gambut dan kondisi angin cukup kencang sehingga api berpotensi melebar,” ujar Naim saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2026).

    Pemadaman melibatkan sejumlah unit, yakni Dalkarhutla BPBD Kutim wilayah utara dan selatan, Dalkarhutla Kecamatan Sangatta Utara, unit pemadam kebakaran KPC berkapasitas 15 ribu liter, serta Damkar Kutim.

    Sejumlah personel turut membantu penanganan, di antaranya tim infanteri, Polsek Sangatta Utara, Babinsa Sangatta Utara, Satpol PP, relawan LKK, dan tim Kecamatan Sangatta Utara. Kendaraan patroli roda dua juga dikerahkan untuk mendukung pemantauan di sekitar lokasi.

    Setelah proses pemadaman berlangsung hingga tengah malam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Berdasarkan pendataan BPBD Kutim, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare, dengan vegetasi berupa ilalang dan semak belukar.

    Naim mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan temuan titik api agar petugas dapat melakukan penanganan lebih awal dan mencegah kebakaran meluas.

    “Kami mengimbau masyarakat tidak membakar lahan dan segera melaporkan jika menemukan titik api,” tegasnya.

    (Sf/Rs)