Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengenai lahan parkir di SCP. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Lahan parkir roda dua untuk pengunjung Samarinda Central Plaza (SCP) bisa menampung hingga 1.200 unit motor.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengatakan kapasitas parkir tersebut tak dimaksimalkan pengunjung untuk parkir di dalam SCP.
"Total yang terpakai rata-rata 700 pada hari biasa, sedangkan weekend hanya mencapai 800 unit saja," bebernya.
Dengan kapasitas tersebut, Manalu mengharapkan agar pengunjung untuk parkir motornya di dalam SCP demi menghindari laporan yang menyudutkan beberapa pihak.
"Masyarakat yang berkunjung bisa parkirkan di dalam SCP untuk menghindari kejadian tak diinginkan, jadi tidak lagi menyalahkan juru parkir, pemerintah dan manajemen SCP," tegasnya.
Setelah ditelusuri seputarfakta.com, kebanyakan orang yang parkir di luar karena lebih cepat dan ada yang mengatur kendaraannya. Dari pendapat beberapa pengunjung tersebut, Manalu menekankan harus membiasakan budaya antre.
"Inikan bicara soal budaya, masyarakat harus bisa membiasakan budaya antre, memang sangat sulit, tapi kalau mau aware terhadap keamanan," pungkasnya.
Pihaknya pada weekend ini akan melakukan penertiban kembali terhadap parkiran yang sampai bahu jalan.
"Kami minggu ini akan memantau kembali parkir yang ditepi jalan dan termasuk juga botlleneck pemberhentian dipinggir jalan," tutupnya.
(Sf/By)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengenai lahan parkir di SCP. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Lahan parkir roda dua untuk pengunjung Samarinda Central Plaza (SCP) bisa menampung hingga 1.200 unit motor.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hotmarulitua Manalu mengatakan kapasitas parkir tersebut tak dimaksimalkan pengunjung untuk parkir di dalam SCP.
"Total yang terpakai rata-rata 700 pada hari biasa, sedangkan weekend hanya mencapai 800 unit saja," bebernya.
Dengan kapasitas tersebut, Manalu mengharapkan agar pengunjung untuk parkir motornya di dalam SCP demi menghindari laporan yang menyudutkan beberapa pihak.
"Masyarakat yang berkunjung bisa parkirkan di dalam SCP untuk menghindari kejadian tak diinginkan, jadi tidak lagi menyalahkan juru parkir, pemerintah dan manajemen SCP," tegasnya.
Setelah ditelusuri seputarfakta.com, kebanyakan orang yang parkir di luar karena lebih cepat dan ada yang mengatur kendaraannya. Dari pendapat beberapa pengunjung tersebut, Manalu menekankan harus membiasakan budaya antre.
"Inikan bicara soal budaya, masyarakat harus bisa membiasakan budaya antre, memang sangat sulit, tapi kalau mau aware terhadap keamanan," pungkasnya.
Pihaknya pada weekend ini akan melakukan penertiban kembali terhadap parkiran yang sampai bahu jalan.
"Kami minggu ini akan memantau kembali parkir yang ditepi jalan dan termasuk juga botlleneck pemberhentian dipinggir jalan," tutupnya.
(Sf/By)