Seputar Kaltim

    Lahan di Desa Muser Terbakar,  Tim Gabungan Sigap Padamkan Sebelum Meluas ke Kebun Warga

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    13 September 2026 pukul 20:09 WITA

    Karhutla di Desa Muser. (Foto: Humas Polres Paser)

    Tana Paser - Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, pemadam kebakaran, dan warga setempat berhasil memadamkan kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Paser. Peristiwa tersebut melanda area semak belukar yang berlokasi di RT 06 Desa Muser, Kecamatan Muara Samu.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, sumber api berasal dari semak belukar yang berada di pinggir jalan raya. Angin dan kondisi wilayah yang kering membuat kobaran api cepat membesar dan merambat ke area sekitarnya.

    Api kemudian bergerak mendekati kawasan perkebunan warga yang berada tak jauh dari titik awal munculnya kebakaran. Lahan yang terdampak dalam insiden ini diperkirakan mencapai sekitar setengah hektare yang mayoritas merupakan kebun kelapa sawit.

    Menanggapi laporan tersebut, personel Polsek Muara Samu langsung menerjunkan anggotanya ke lokasi kejadian. Langkah cepat ini diambil guna mencegah kerusakan yang lebih luas pada lahan milik warga.

    "Setelah mendapatkan laporan kami segera menurunkan tim ke lapangan guna mencegah agar api tidak merambat ke wilayah lebih luas," kata Kapolsek Muara Samu Iptu Mar Eka Ariani, Minggu (13/9/2026).

    Pihaknya bersinergi dengan melibatkan dua personel BKO, satu anggota Koramil Muara Samu, serta lima petugas Damkar Kecamatan Muara Samu. Selain itu, lima anggota Masyarakat Peduli Api Desa Muser beserta warga setempat turut membantu menjinakan si jago merah.

    Dalam penanggulangan tersebut, tim gabungan mengarahkan sejumlah armada operasional ke lokasi penanganan. Peralatan yang dikerahkan meliputi satu unit armada R6 milik Damkar, satu unit kendaraan R4 Polsek Muara Samu sebagai pemasok air, serta enam unit kendaraan R2.

    Iptu Mar Eka Ariani menyebut, kerja keras tim di lapangan berhasil memadamkan seluruh titik api. Meski api utama telah padam, petugas tetap bersiaga di lokasi untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya titik api susulan.

    "Penyisiran tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada pemicu yang dapat kembali menyebabkan kebakaran," tambahnya.

    Polsek Muara Samu juga rutin memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Sinergi antara seluruh elemen masyarakat dan aparat dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Muara Samu.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Lahan di Desa Muser Terbakar,  Tim Gabungan Sigap Padamkan Sebelum Meluas ke Kebun Warga

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    13 September 2026 pukul 20:09 WITA

    Karhutla di Desa Muser. (Foto: Humas Polres Paser)

    Tana Paser - Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, pemadam kebakaran, dan warga setempat berhasil memadamkan kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Paser. Peristiwa tersebut melanda area semak belukar yang berlokasi di RT 06 Desa Muser, Kecamatan Muara Samu.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, sumber api berasal dari semak belukar yang berada di pinggir jalan raya. Angin dan kondisi wilayah yang kering membuat kobaran api cepat membesar dan merambat ke area sekitarnya.

    Api kemudian bergerak mendekati kawasan perkebunan warga yang berada tak jauh dari titik awal munculnya kebakaran. Lahan yang terdampak dalam insiden ini diperkirakan mencapai sekitar setengah hektare yang mayoritas merupakan kebun kelapa sawit.

    Menanggapi laporan tersebut, personel Polsek Muara Samu langsung menerjunkan anggotanya ke lokasi kejadian. Langkah cepat ini diambil guna mencegah kerusakan yang lebih luas pada lahan milik warga.

    "Setelah mendapatkan laporan kami segera menurunkan tim ke lapangan guna mencegah agar api tidak merambat ke wilayah lebih luas," kata Kapolsek Muara Samu Iptu Mar Eka Ariani, Minggu (13/9/2026).

    Pihaknya bersinergi dengan melibatkan dua personel BKO, satu anggota Koramil Muara Samu, serta lima petugas Damkar Kecamatan Muara Samu. Selain itu, lima anggota Masyarakat Peduli Api Desa Muser beserta warga setempat turut membantu menjinakan si jago merah.

    Dalam penanggulangan tersebut, tim gabungan mengarahkan sejumlah armada operasional ke lokasi penanganan. Peralatan yang dikerahkan meliputi satu unit armada R6 milik Damkar, satu unit kendaraan R4 Polsek Muara Samu sebagai pemasok air, serta enam unit kendaraan R2.

    Iptu Mar Eka Ariani menyebut, kerja keras tim di lapangan berhasil memadamkan seluruh titik api. Meski api utama telah padam, petugas tetap bersiaga di lokasi untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya titik api susulan.

    "Penyisiran tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada pemicu yang dapat kembali menyebabkan kebakaran," tambahnya.

    Polsek Muara Samu juga rutin memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Sinergi antara seluruh elemen masyarakat dan aparat dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Muara Samu.

    (Sf/Lo)