Seputar Kaltim

    Kutim Siap Jadi Pusat Agribisnis dan Agroindustri Kaltim: Wujudkan Pertanian Modern

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Sudirman Latif. (foto Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat komitmennya untuk menjadikan Kutim sebagai pusat pengembangan agribisnis dan agroindustri di Kalimantan Timur. Program Gerakan Daerah Pengembangan Agribisnis (GDPA), yang telah dirintis sejak awal pembentukan kabupaten, kembali diangkat sebagai arah utama pembangunan daerah.

    Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Sudirman Latif, menyampaikan bahwa Kutim memiliki potensi besar di sektor pertanian secara luas. Meskipun perkebunan kelapa sawit masih mendominasi, komoditas lain seperti hortikultura memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara maksimal.

    “Tidak semua lahan harus ditanami dengan tanaman yang sama. Kutai Timur memiliki keunggulan dan keragaman yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan agribisnis,” ujar Sudirman.

    Ia juga menekankan pentingnya pengembangan agroteknologi sebagai kunci peningkatan produktivitas dan efisiensi pertanian. Pemanfaatan teknologi dalam proses budidaya dinilai mampu menghasilkan produksi yang lebih optimal dan berdaya saing.

    Lebih lanjut, Sudirman menegaskan bahwa Bupati Kutai Timur memiliki komitmen kuat untuk menjadikan agribisnis dan agroindustri sebagai program prioritas daerah. Fokus utamanya adalah menjadikan Kutai Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian modern yang terintegrasi dengan sektor jasa dan industri penunjang

    “Beliau betul-betul berharap bahwa program utama di Kabupaten Kutai Timur adalah menjadikan daerah ini sebagai pusat pengembangan agribisnis dan agroindustri, yang pada akhirnya dapat mendorong pengembangan sektor jasa di Kalimantan Timur,” pungkas Sudirman.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Kutim Siap Jadi Pusat Agribisnis dan Agroindustri Kaltim: Wujudkan Pertanian Modern

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Sudirman Latif. (foto Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat komitmennya untuk menjadikan Kutim sebagai pusat pengembangan agribisnis dan agroindustri di Kalimantan Timur. Program Gerakan Daerah Pengembangan Agribisnis (GDPA), yang telah dirintis sejak awal pembentukan kabupaten, kembali diangkat sebagai arah utama pembangunan daerah.

    Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Sudirman Latif, menyampaikan bahwa Kutim memiliki potensi besar di sektor pertanian secara luas. Meskipun perkebunan kelapa sawit masih mendominasi, komoditas lain seperti hortikultura memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara maksimal.

    “Tidak semua lahan harus ditanami dengan tanaman yang sama. Kutai Timur memiliki keunggulan dan keragaman yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan agribisnis,” ujar Sudirman.

    Ia juga menekankan pentingnya pengembangan agroteknologi sebagai kunci peningkatan produktivitas dan efisiensi pertanian. Pemanfaatan teknologi dalam proses budidaya dinilai mampu menghasilkan produksi yang lebih optimal dan berdaya saing.

    Lebih lanjut, Sudirman menegaskan bahwa Bupati Kutai Timur memiliki komitmen kuat untuk menjadikan agribisnis dan agroindustri sebagai program prioritas daerah. Fokus utamanya adalah menjadikan Kutai Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian modern yang terintegrasi dengan sektor jasa dan industri penunjang

    “Beliau betul-betul berharap bahwa program utama di Kabupaten Kutai Timur adalah menjadikan daerah ini sebagai pusat pengembangan agribisnis dan agroindustri, yang pada akhirnya dapat mendorong pengembangan sektor jasa di Kalimantan Timur,” pungkas Sudirman.

    (Sf/Rs)