Cari disini...
Seputar Kaltim
Kunjungan DPRD Bontang diwakili Saeful Rizal ke SMPN 5 Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Bontang, Muhiddin meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk membangunkan pagar keliling.
Sebab di samping sekolah ada danau, mirisnya para pemancing kerap mengambil kursi sekolah untuk dipakai, khususnya saat libur atau tidak ada seseorang di sekolah.
“Jadi kami sering kehilangan kursi, rupanya ada di samping danau habis dipakai mancing,” ujarnya.
Muhiddin mengatakan ada sekitar 250 meter di sisi sekolah yang perlu dibangunkan pagar keliling guna mencegah kejadian pencurian kursi terus terulang.
“Ini salah satu masalah paling urgent bagi kami saat ini,” kata dia.
Selain itu, pihak sekolah juga tengah menghadapi masalah pinjam pakai lahan akses untuk masuk sekolah yang telah berakhir dan belum ada kejelasan dari PT Kaltim Nusa Etika (KNE) sebagai pemilik lahan untuk memperpanjang.
“Kami berharap baik pemkot dan DPRD bisa membantu agar kedua permasalahan ini segera dapat solusi,” kata dia.
Anggota Komisi A DPRD Bontang, Sarful Rizal mengatakan akan segera menyampaikan aspirasi tersebut dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus).
Setelah itu, pihaknya bersama Pemkot Bontang akan merumuskan solusi yang diperlukan. “Sudah kami tampung aspirasinya, dan akan segera kita bahas nanti bersama dengan anggota untuk solusi kedepannya,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kunjungan DPRD Bontang diwakili Saeful Rizal ke SMPN 5 Bontang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Bontang, Muhiddin meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk membangunkan pagar keliling.
Sebab di samping sekolah ada danau, mirisnya para pemancing kerap mengambil kursi sekolah untuk dipakai, khususnya saat libur atau tidak ada seseorang di sekolah.
“Jadi kami sering kehilangan kursi, rupanya ada di samping danau habis dipakai mancing,” ujarnya.
Muhiddin mengatakan ada sekitar 250 meter di sisi sekolah yang perlu dibangunkan pagar keliling guna mencegah kejadian pencurian kursi terus terulang.
“Ini salah satu masalah paling urgent bagi kami saat ini,” kata dia.
Selain itu, pihak sekolah juga tengah menghadapi masalah pinjam pakai lahan akses untuk masuk sekolah yang telah berakhir dan belum ada kejelasan dari PT Kaltim Nusa Etika (KNE) sebagai pemilik lahan untuk memperpanjang.
“Kami berharap baik pemkot dan DPRD bisa membantu agar kedua permasalahan ini segera dapat solusi,” kata dia.
Anggota Komisi A DPRD Bontang, Sarful Rizal mengatakan akan segera menyampaikan aspirasi tersebut dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus).
Setelah itu, pihaknya bersama Pemkot Bontang akan merumuskan solusi yang diperlukan. “Sudah kami tampung aspirasinya, dan akan segera kita bahas nanti bersama dengan anggota untuk solusi kedepannya,” pungkasnya.
(Sf/By)