Cari disini...
Seputar Kaltim
Plt Kabid P3PL Kukar, Budy Setiawan (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) saat ini tengah menghadapi ancaman fenomena el nino godzilla atau cuaca ekstrem yang mengakibatkan kemarau dan kekeringan panjang, diperkirakan berlangsung mulai April hingga Oktober 2026 mendatang.
Kondisi ini tentu membuat Kementerian Kesehatan mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat terkait langkah-langkah antisipasi dampak kesehatan yang timbul akibat perubahan cuaca ekstrem.
Plt Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, Budy Setiawan menganjurkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup dengan konsep CERDIK, yakni Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan rokok, Rajin berolahraga, Diet yang seimbang dan Konsumsi makanan secara teratur.
“Dari Dinkes yang sering kita slogankan secara terus-menerus itu CERDIK,” ujar Budy, Sabtu (25/4/2026).
Selain menerapkan pola hidup CERDIK, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan perlindungan diri dengan menggunakan pelindung kepala, seperti topi ataupun payung saat berada di luar ruangan guna menghindari paparan matahari secara langsung, terutama di kondisi cuaca ekstrem saat ini.
Budy mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak.
Menurutnya, warga lebih baik tetap berada di rumah atau dalam ruangan demi menjaga kesehatan selama cuaca ekstrem berlangsung.
“Yang paling utama adalah self protections untuk diri sendiri dengan mengenakan pakaian lengkap dan kalau bisa pakai topi atau payung saat di luar. Jika tidak ada kepentingan, lebih baik stay safe di rumah,” jelasnya.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, masyarakat diharapkan tidak mudah terjangkit penyakit saat cuaca panas ekstrem melanda Kukar, seperti dehidrasi dan lainnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Plt Kabid P3PL Kukar, Budy Setiawan (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) saat ini tengah menghadapi ancaman fenomena el nino godzilla atau cuaca ekstrem yang mengakibatkan kemarau dan kekeringan panjang, diperkirakan berlangsung mulai April hingga Oktober 2026 mendatang.
Kondisi ini tentu membuat Kementerian Kesehatan mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat terkait langkah-langkah antisipasi dampak kesehatan yang timbul akibat perubahan cuaca ekstrem.
Plt Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, Budy Setiawan menganjurkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup dengan konsep CERDIK, yakni Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan rokok, Rajin berolahraga, Diet yang seimbang dan Konsumsi makanan secara teratur.
“Dari Dinkes yang sering kita slogankan secara terus-menerus itu CERDIK,” ujar Budy, Sabtu (25/4/2026).
Selain menerapkan pola hidup CERDIK, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan perlindungan diri dengan menggunakan pelindung kepala, seperti topi ataupun payung saat berada di luar ruangan guna menghindari paparan matahari secara langsung, terutama di kondisi cuaca ekstrem saat ini.
Budy mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak.
Menurutnya, warga lebih baik tetap berada di rumah atau dalam ruangan demi menjaga kesehatan selama cuaca ekstrem berlangsung.
“Yang paling utama adalah self protections untuk diri sendiri dengan mengenakan pakaian lengkap dan kalau bisa pakai topi atau payung saat di luar. Jika tidak ada kepentingan, lebih baik stay safe di rumah,” jelasnya.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, masyarakat diharapkan tidak mudah terjangkit penyakit saat cuaca panas ekstrem melanda Kukar, seperti dehidrasi dan lainnya.
(Sf/Rs)