Cari disini...
Seputar Kaltim
Kecelakaan terjadi di Turunan Rapak, Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan Utara, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 06.50 WITA. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)
Balikpapan - Sebuah truk pengangkut sembako mengalami kecelakaan di Turunan Rapak, Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan Utara, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 06.50 WITA. Kecelakaan diduga terjadi setelah sistem pengereman truk bermasalah saat melintasi jalan menurun.
Truk bernopol E 9089 HE itu melaju dari arah Batu Ampar menuju Pelabuhan. Saat berada di kawasan dekat Strat 1, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga masuk ke jalur berlawanan.
Kanit Laka Gakum Satlantas Polresta Balikpapan, Iptu Danang Suparman mengatakan, berdasarkan keterangan awal, gangguan pengereman terjadi ketika truk melintasi turunan.
“Menurut saksi yang mengalami kejadian berupa pengemudi, rem mengalami blong mendadak. Kemudian pengemudi dengan membanting setir ke kanan dan masuk ke jalur sebelah atau jalur berlawanan,” ucap Danang saat ditemui awak media.
Di jalur berlawanan, truk kemudian menabrak sepeda motor Yamaha Jupiter Z bernopol KT 2556 ZM. Pengendara motor yang merupakan seorang laki-laki mengalami luka dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Kanudjoso Djatiwibowo untuk mendapatkan perawatan.
“Tak hanya sepeda motor, kecelakaan tersebut juga menyebabkan sebuah Honda Brio putih mengalami kerusakan. Mobil itu tidak tertabrak langsung oleh truk,” lanjutnya.
Menurut polisi, truk terlebih dahulu menabrak tiang listrik atau penerangan jalan umum (PJU) hingga roboh. Tiang tersebut kemudian menimpa Honda Brio yang berada di sekitar lokasi.
“Tiang listrik atau PJU yang ditabrak oleh truk mengakibatkan rebah, kemudian menimpa pada mobil tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, pengemudi truk, Selamet (51), mengaku telah berusaha memperlambat kendaraan saat memasuki turunan. Namun, menurut dia, pedal rem yang diinjak tidak mampu menghentikan laju truk.
“Turunan ini pelan, saya rem. Ada remnya, tapi sedikit. Remnya mentok,” akui Selamet.
Selamet mengatakan, kondisi tersebut membuatnya membanting setir untuk menghindari kendaraan di depannya. Ia juga mengaku sempat mematikan mesin kendaraan dalam upaya menghentikan truk.
“Mesin mati, Pak. Jadi masih konsentrasi,” tuturnya.
Ia membantah mengantuk saat mengemudi. Dikatakan, truk sebelumnya berangkat dari arah Samarinda menuju Balikpapan.
Setelah kecelakaan, warga bersama pengemudi truk membantu mengevakuasi pengendara motor. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit.
Polisi masih meminta keterangan dari pengemudi dan saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Kondisi sistem pengereman kendaraan serta rangkaian kejadian juga masih dalam proses penyelidikan.
Petugas bersama warga selanjutnya mengevakuasi kendaraan yang terlibat dan mengatur lalu lintas di sekitar lokasi agar arus kendaraan di kawasan Turunan Rapak tetap berjalan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kecelakaan terjadi di Turunan Rapak, Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan Utara, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 06.50 WITA. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)
Balikpapan - Sebuah truk pengangkut sembako mengalami kecelakaan di Turunan Rapak, Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan Utara, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 06.50 WITA. Kecelakaan diduga terjadi setelah sistem pengereman truk bermasalah saat melintasi jalan menurun.
Truk bernopol E 9089 HE itu melaju dari arah Batu Ampar menuju Pelabuhan. Saat berada di kawasan dekat Strat 1, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga masuk ke jalur berlawanan.
Kanit Laka Gakum Satlantas Polresta Balikpapan, Iptu Danang Suparman mengatakan, berdasarkan keterangan awal, gangguan pengereman terjadi ketika truk melintasi turunan.
“Menurut saksi yang mengalami kejadian berupa pengemudi, rem mengalami blong mendadak. Kemudian pengemudi dengan membanting setir ke kanan dan masuk ke jalur sebelah atau jalur berlawanan,” ucap Danang saat ditemui awak media.
Di jalur berlawanan, truk kemudian menabrak sepeda motor Yamaha Jupiter Z bernopol KT 2556 ZM. Pengendara motor yang merupakan seorang laki-laki mengalami luka dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Kanudjoso Djatiwibowo untuk mendapatkan perawatan.
“Tak hanya sepeda motor, kecelakaan tersebut juga menyebabkan sebuah Honda Brio putih mengalami kerusakan. Mobil itu tidak tertabrak langsung oleh truk,” lanjutnya.
Menurut polisi, truk terlebih dahulu menabrak tiang listrik atau penerangan jalan umum (PJU) hingga roboh. Tiang tersebut kemudian menimpa Honda Brio yang berada di sekitar lokasi.
“Tiang listrik atau PJU yang ditabrak oleh truk mengakibatkan rebah, kemudian menimpa pada mobil tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, pengemudi truk, Selamet (51), mengaku telah berusaha memperlambat kendaraan saat memasuki turunan. Namun, menurut dia, pedal rem yang diinjak tidak mampu menghentikan laju truk.
“Turunan ini pelan, saya rem. Ada remnya, tapi sedikit. Remnya mentok,” akui Selamet.
Selamet mengatakan, kondisi tersebut membuatnya membanting setir untuk menghindari kendaraan di depannya. Ia juga mengaku sempat mematikan mesin kendaraan dalam upaya menghentikan truk.
“Mesin mati, Pak. Jadi masih konsentrasi,” tuturnya.
Ia membantah mengantuk saat mengemudi. Dikatakan, truk sebelumnya berangkat dari arah Samarinda menuju Balikpapan.
Setelah kecelakaan, warga bersama pengemudi truk membantu mengevakuasi pengendara motor. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit.
Polisi masih meminta keterangan dari pengemudi dan saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Kondisi sistem pengereman kendaraan serta rangkaian kejadian juga masih dalam proses penyelidikan.
Petugas bersama warga selanjutnya mengevakuasi kendaraan yang terlibat dan mengatur lalu lintas di sekitar lokasi agar arus kendaraan di kawasan Turunan Rapak tetap berjalan.
(Sf/Rs)